Paragraf Definisi
Enzim merupakan salah satu partikel kecil yang ada di dalam tubuh dan mempunyai peran penting dalam segala sesuatu yang berhubungan dengan reaksi yang terjadi pada makhluk hidup, khusunya manusia. Enzim merupakan protein. Pengertian dari protein itu sendiri ialah, rangkaian molekul yang panjang dan mempunyai beragam bentuk. Fungsi dari Enzim adalah untuk mempercepat laju dari reaksi kimia. Reaksi kimia ini terjadi di “Active Site”. Enzim mempunyai tiga cara untuk mempercepat laju reaksi kimia dalam tubuh, seperti : Mengubah molekul yang besar menjadi bagian-bagian molekul yang lebih kecil lagi, Mengkombinasikan molekul-molekul yang kecil menjadi satu kesatuan yang besar, dan menghilangkan atau mengganti molekul yang ikut berpatisipasi dalam reaksi kimia di tubuh kita. Laju reaksi kimia akan semakin cepat dari suhu yang rendah hingga mencapai temperatur maksimal atau “Optimum Temperature”. Contoh-contoh dari Enzim dan fungsinya yaitu : Enzim lipase yang mengubah protein menjadi asam lemak dan gliserol, Enzim amylase yang mengubah zat tepung menjadi glukosa.
Paragraf Perbandingan
Setiap makhluk hidup rata-rata mempunyai reaksi kimia dalam tubuhnya, khususnya manusia. Reaksi kimia yang terjadi di dalam tubuh dibantu oleh berbagai macam enzim. Sebenarnya, reaksi kimia tetap akan terjadi walaupun tanpa bantuan dari Enzim. Namun, reaksi kimia akan lebih cepat dan efektif apabila dibantu oleh enzim. Reaksi kimia yang dipercepat oleh Enzim berlangsung di “Active Site”. Di “Active Site”, molekul-molekul yang masuk kedalamnya akan membelah menjadi dua, atau bergabung menjadi satu kesatuan molekul yang besar. Reaksi kimia ini mempunyai dua teori, yaitu : “Lock and Key Theory” dan “Induced Fit Theory”. “Lock and Key Theory” menjelaskan bahwa, enzim mempunyai “Active Site” yang diibaratkan sebagai lubang untuk kunci yang bersifat kaku dan hanya akan membantu percepatan reaksi kepada “Substrate” yang di ibaratkan sebagai kunci yang harus benar-benar sesuai dengan bentuk “Active Site” yang ada pada enzim tersebut.Ini sangat berbeda halnya dengan, “Induced Fit Theory” yang menjelaskan bahwa, enzim mempunyai “Active Site” yang fleksibel dan tidak kaku, seperti apa yang telah disebutkan dalam “Lock And Key Theory” dan setiap Enzim mampu mengubah bentuknya sesuai dengan “Substrate” yang mendekatinya.