b_atas.jpg (47700 bytes)
Islam is rahmatan lil aalamiin

Jihad sabiluna wa al mautu fii sabiilillaah asma' amanina

Republika Online edisi: 16 Apr 2000

Surat-Surat dari Remaja Maluku di Pengungsian

 

Ternate 1 April '00

Buat Smita di Tempat

Assalammualaikum Wr.Wb.

Hallo Smita apa kabar? Tentu baik-baik saja bukan. Oh

ya Smita sebelum Ila menceritakan tentang keadaan di

sini, terlebih dulu Ila akan memperkenalkan diri.

Namaku Fadila Zaiid Aziz. Di rumah aku biasa dipanggil

Ila. Umurku sekarang 14 tahun. Aku sekarang masih

sekolah di SLTPN 1 Ternate (kelas III-1).

Dulunya Ila sekolah di SLTPN 1 Jailolo. Tapi karena

kerusuhan Ila mengungsi ke Ternate yang sekarang jadi

kota madya sekaligus propinsi termuda kita. Smita, Ila

sangat berterima kasih sama kamu, karena walau pun

kamu jauh tetapi masih mau kirim surat pada kami di

sini. Smita Ila memang ingin sekali berteman dengan

kamu. Tapi gimana yach!. Smita, Ila juga ingin curhat

sama kamu berbagi suka dan duka, Itu juga kalau kamu

mau.

Smita, sekarang Ila akan mulai menceritakan situasi

yang ada di daerah Ila sekarang. Begini Smita, pada

tanggal 1 Januari 2000 terjadi kerusuhan di desa Tuada

Kecamatan Jailolo, Maluku Utara. Di sana itu pasukan

merah (kristen) membantai penduduk dan membakar

rumah-rumah penduduk di desa itu. Dan dalam keadaan

gawat itu Ila bersama keluarga dan orang-orang di

sekitarnya lari mengungsi ke Ternate. Tapi pada waktu

itu Ila tidak langsung ke Ternate karena motor laut

yang kami tumpangi itu hanya sampai di Pulau Hiri

(dekat Ternate).

Terpaksa saja kami bermalam di situ (Hiri). Berkat

kuasa Allah SWT, esok harinya kami sampai di Ternate.

Oh iya, Ila lupa menceritakan perjalanan Ila ke Hiri.

Ila melihat dari jauh di desa Tuada sudah habis

terbakar. Apinya melambung tinggi ke udara dan banyak

sekali korban berjatuhan.

Smita, udah dulu yach! Nanti kalah ada kesempatan baru

Ila ceritakan lagi masalah yang terjadi di sini.

..................................................................

Assalammualaikum Wr. Wb.

Nama Saya adalah Suriyati. Ketika kami diserang pada

pukul 05.00 pagi, dan hari itu orang tua saya belum

lari ke kecamatan Galela. Mereka yang menyerang banyak

sekali, termasuk di dalamnya ada ABRI. Saya hari itu

terpaksa ikut mengungsi. Tapi rumah kami terbakar

habis. Semua orang lari dengan menangis tersedu-sedu.

Ketika diserang oleh kelompok orang itu, saya hampir

kena tembak. Untung saya sempat berjongkok, sehingga

tidak terkena peluru asli. Waktu saya lihat ke

belakang, ternyata ada orang yang terkena tembakan di

kaki. Orang itu lalu digendong untuk dibawa ke

kecamatan untuk diobati. Selanjutnya ada orang kampung

yang meninggal dunia akibat terkena tembakan peluru

asli. Saya berlari di atas aspal panas tanpa alas

kaki. Tidak ada satu pun mobil yang lewat. Saya dan

keluarga saya tidak membawa pakaian kecuali yang ada

di badan.

Saya sempat melihat seorang ibu yang sedang berlari

menggendong anak bayinya tidak lagi kuat berlari. Saya

lalu membantu menggendong anak ibu itu. Kami sampai ke

tempat yang aman pada pukul 12.00 siang. Saya hanya

bisa menangis dan tidak bisa tertawa. Saya dan

keluarga tinggal di gudang dan baru bisa mengungsi ke

Ternate setelah kapal perang datang. Saya di atas

kapal hanya berdiri saja tidak bisa tidur. Saya tidak

makan satu hari satu malam. Saya baru makan setelah

tiba di Ternate ada orang yang memberi makanan.

Saya dan keluarga sekarang tinggal di rumah Obet.

Rumahnya besar tapi makanan masih kurang. Kami hanya

harap dari pemerintah. Tapi saya punya kakak punya

kerja sedikit untuk cari makan dan membiaya sekolah

saya yang tidak bayar BP3. Saya sekarang rajin belajar

dan rajin sekolah. Saya minta doa agar Tuhan

melindungi kita semua dari musibah yang kita hadapi

bersama. Sudah dulu yah, sampai di ini dulu. Terima

kasih atas Putri yang sudah kirim surat sama saya.

Wassalamualaikum Wr.Wb.

Sekolah Sanawia Galela

Di Pengungsian (SLTP Alternatif)

Dengan Alamat SLTP Negeri 6

Jln Raden Saleh Efendi Ternate, Maluku Utara

(SURIYATI)

....................................................

Ternate (Maluku Utara), 1 April 2000

Buat rekan-rekanku yang baik di seberang!

Saat saya menerima surat dari rekan-rekan di Jakarta,

saya sangat terkejut dan bahagia sekali, karena saya

tak menyangka ada rekan-rekan yang turut merasakan dan

peduli atas penderitaan yang kami alami di sini.

Temanku, sebenarnya kejadian seperti tidak perlu

terjadi. Namun begitulah, apa mau dikata... nasi sudah

menjadi bubur. Saya menganggap kejadian ini merupakan

cobaan dari Yang Maha Kuasa. Mudah-mudahan kejadian

tidak terulang kembali, Insya Allah..... Amien.

Temanku! Ingin rasanya saya menceritakan semua

kejadian yang terjadi di kota Ternate ini dari awal.

Tapi ........ rasanya saya tak sanggup

mengutarakannya. Mungkin rekan-rekan sudah melihat

lewat TV semua kejadian itu terjadi begitu cepat.

Pembantaian terjadi di mana-mana. Ada ibu yang

kehilangan suami dan anak-anak. Begitu pula

sebaliknya. Tempat-tempat ibadah habis dibakar,

gedung-gedung sekolah pun demikian.

Teman-temanku! Alhamdulillah saya sekarang sudah

bersekolah seperti biasa. Dan mudah-mudahan saya bisa

hidup damai dan tentram seperti sedia kala. Temanku!

Saya sadar akan semua ini. Mudah-mudahan Allah

memberikan ketabahan dan kesabaran kepada kita semua.

Dan kami di sini tidak menyimpan dendam sedikitpun.

Yang sudah terjadi biarlah berlalu. Anggaplah itu satu

cobaan dari Tuhan. Mudah-mudahan kami bisa hidup

bersama berdampingan seperti dulu lagi.

Temanku!, Saya sangat berterima kasih kepada kalian

semua atas simpati dan peduli kalian kepada kami di

sini. Mudah-mudahan dengan perantaraan surat ini, kita

bisa menjadi sahabat yang baik, dan dapat mencurahkan

isi hati masing-masing.

Temanku! Mudah-mudahan dengan surat dari teman-teman

di Jakarta, dapat membantu semangat saya untuk lebih

tabah dan tawakal dalam menghadapi semua cobaan ini.

Terimakasih ya teman-teman!

Insya Allah doa dan peduli kalian diterima dan dibalas

oleh Allah yang Maha Kuasa. Amien .......!

d/a: SLTP Negeri I Ternate, Kls III-3

Jl. Ais Nasution No. 26 Ternate (Maluku Utara)

(Rini Apriany)

Hosted by www.Geocities.ws

1