![]() |
||
|
Republika Online Edisi : 25 Februari 2000
Sejak Kerusuhan BAZIS Maluku tak Punya Pemasukan
Padahal, kata Abdullah yang juga ketua Yayasan Al Fatah itu, permintaan bantuan kepada BAZIS semakin banyak, terutama untuk program peningkatan SDM seperti pemberian beasiswa untuk program S1, S2, dan S3.
''Sebelum terjadi kerusuhan kami mendapat pemasukan rata-rata Rp 5 juta,'' katanya. Ia berharap kegiatan orientasi yang dilaksanakan dapat meningkatkan pengelolaan BAZIS sebagai lembaga yang mampu mencari dana dari umat. run