b_atas.jpg (47700 bytes)
Islam is rahmatan lil aalamiin

Jihad sabiluna wa al mautu fii sabiilillaah asma' amanina

 

PRESIDEN SETUJUI TERIMA GUBERNUR, PANGDAM DAN KAPOLDA
Wednesday, May 17, 2000/12:48:55 PM

Ambon, 17/5 (ANTARA)- Presiden Gus Dur menyetujui permintaan Gubernur Maluku guna menerimanya bersama Pangdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI. Max Tamaela dan Kapolda, Brigjen Pol. Dewa Astika guna melaporkan perkembangan terakhir daerah ini sehubungan kerusuhan yang masih berlangsung.

Karo Humas Setwilda Maluku, Drs. Cak Saimima kepada ANTARA di Ambon, Rabu mengatakan, kesediaan Kepala Negara menerima ketiga pimpinan di atas berdasarkan surat Gubernur Latuconsina tertanggal 12 Mei lalu yang memohon bertemu, sekaligus meminta petunjuk.

"Jadi Gubernur, Pangdam dan Kapolda dijadwalkan bertemu Presiden Gus Dur, Rabu siang (17/5) sekitar pukul 14.00 WIT," katanya menambahkan.

Tentang ketidaksertaan Ketua DPRD Maluku, Etty Sahuburua,SH, ia menjelaskan tidak tahu menahu alasannya. "Yang pastinya, Gubernur Latuconsina telah berkoordinasi dengan Ketua DPRD untuk maksud di atas,"tutur Saimima.

Data ANTARA pertemuan Gubernur, Pangdam dan Kapolda bedasarkan surat tertangal 12 Mei yang meminta bertemu, sekaligus petunjuk Presiden Gus Dur berkaitan dengan kedatangan laskar jihad ke Maluku sejak 6 Mei lalu.

Jumlah laskar jihad yang telah berada di Ambon saat ini sekitar 2.000-an orang. Berdasarkan keterangan pimpinannya tujuan laskar jihad ke Ambon dalam rangka bakhti sosial, kegiatan kesehatan dan tenaga kerja sukarela.

Hanya saja, kehadiran mereka menimbulkan keresahan di masyarakat, baik Kristen maupun Muslim karena khawatirkan terjadi pertikaian baru.

Nyatanya, pertikaian terjadi kembali, Selasa(16/5) yang berawal dari Nyong Ferdinandus(18) meninggal akibat korban tabrak lari di Larier, Desa Passo(Kecamatan Baguala) oleh salah satu truk dari arah Tulehu yang ditumpangi sejumlah personil TNI.

Insiden ini berbuntut dengan lolosnya truk dari kejaran masyarakat di Larier, sedangkan satu penumpang terjatuh dan hingga kini belum diketahui nasibnya di Larier. Mereka yang lolos selanjutnya menginformasikan mobil dan dua orang penumpangnya dibakar sehingga menyulut emosi masyarakat Muslim dengan berkonsetrasi di Batumerah.

Akibat mobil kijang milik Polda Maluku dengan supirnya Kapten Pol. Johanis Sainyakit, personil sipil Anthon Patty mengalami luka serius karena saat melintasi perbatasan Batumerah-Mardika dilempari sehingga kepala bocor dan kenderaan tidak bisa dikendalikan sehingga menabrak trotoar dan terbalik bersama enam penumpang lainnya.

Insiden ini memicu terjadinya konflik di perbatasan Batumerah- Mardika, depan Pos Kota Ambon sehingga sedikitnya tiga warga meninggal dunia dan 14 lainnya terluka.

Hingga berita ini diturunkan masih terdengar tembakan aparat keamanan di kawasan Mardika- Batumerah disusul sejumlah bom dengan ledakan cukup besar. (U.ABN-02/ABN-03/PK04/PK02)

1705001245 NNNN

Hosted by www.Geocities.ws

1