b_atas.jpg (47700 bytes)
Islam is rahmatan lil aalamiin

Jihad sabiluna wa al mautu fii sabiilillaah asma' amanina

Polri Kirim Brimob Ke Maluku

Jakarta (indonesiamu)--Kapolri Letjen Pol Rusdihardjo mengatakan anggota Brimob Polri yang dikirim ke Maluku harus mengerti situasi dan kondisi lapangan selam bertugas. ''Sikap tenang, santun, tidak ceroboh, serta menjaga kehormatan diri serta kesatuannya adalah hal yang penting,'' kata Rusdihardjo.

''Sebagai penjaga perdamaian diharapkan untuk tidak berpihak disebabkan konflik bernuansa SARA ini bisa melibatkan emosi anggota Brimob,'' kata Kapolri Letjen Rusdihardjo usai memberikan pembekalan 851 personil Brimob yang akan bertugas di Maluku,(22/5).

Dicontoh Kapolri dengan ditangkapnya anggota serse yang menjadi 'Sniper' di Maluku yang menembak seorang anggota TNI itu telah merusak wibawa Polisi.

Dijelaskan Kapolri, pihkanya tidak dapat mencegah laskar jihad yang datang ke Maluku, tidak juga dapat mencegah laskar jihad yang akan pergi.

''Kalau itu dicegah artinya melanggar HAM,''ujar Kapolri.

Dtambahkan Kapolri setiap orang berhak bepergian kemanapun dia suka, kecuali mereka melanggar hukum dengan membawa senjata tajam, katanya.

Sementara saat ditanya apakah ada indikasi pertemuan dan membawa senjata pada bulan lalu di Senayan oleh laskar jihad, bagi Kapolri tidak menjadi dasar untuk dapat dilakukan suatu tindakan.

Dalam kesempatan itu juga Komandan Brimob Brigjen (Pol) Firman Gani mengatakan dikirim ke Maluku merupakan satu kesatuan, bukan dari polda-polda.

''Mereka telah dilatih selama satu bulan, materi-materi penting termasuk materi tentang Hak Azasi Manuasia, selain itu mereka diperintahkan bersikap netral dan profesional dalam bertindak cepat bila terjadi hal-hal genting,''kata Firman

Pasukan ini akan diberangkatkan pada 27 Mei mendatang ke Maluku.

Hosted by www.Geocities.ws

1