![]() |
||
|
Perwakilan Pemuda Islam-Kristen Ambon Bertemu Gus Dur Kamis, 20 April 2000, @12:16 WIBhttp://www.berpolitik.com/article.pl?sid=100/04/20/1216255
Jakarta---Tim Pencari Solusi Rekonsiliasi Masyarakat Maluku versi arus
bawah hari ini menyodorkan kepada Presiden Abdurrahman Wahid formula
untuk menyelesaikan konflik di Maluku. Mereka terdiri dari lima pemuda
Islam dan lima pemuda Kristen.
Sepuluh perwakilan mereka itu diterima Gus Dur di Bina Graha. Usai
pertemuan selama 25 menit ketuanya Ali Salam Pessy menyatakan bahwa
mereka mengajukan formula penyelesaian kasus Aceh. "Dari penyelesaian
darurat sampai jangka panjang."
Program darurat yang kini tengah dijalankan mereka adalah dengan
mengintensifkan pertemuan antara kedua penganut agama yang berbeda.
Terutama kelompok kaum muda. "Kami membangun secara bersama-sama masjid
atau gereja yang telah rusak, kata Ali. Di samping itu, mereka juga
membagikan sembako kepada kedua kelompok yang bertikai ini secara adil.
Sekretaris tim rekonsiliasi Rerry Mainasi menambahkan, selain itu mereka
menjalankan program pemulihan. Caranya, dengan mengintensifkan dialog
antar kedua kelompok di kalangan bawah.
Ferry optimis program ini ampuh untuk mencari penyelesaian. Pasalnya,
program yang dijalankan menyentuh masyarakat bawah dan tim
rekonsiliasinya memiliki basis yang kuat di arus bawah.
Ferry juga menjelaskan bahwa pernyataan kaum elite di Jakarta tidak
mampu menyadarkan mereka yang bertikai di Ambon. "Kami lebih percaya
untuk bisa menyelesaikan masalah sendiri," ungkapnya yakin. ***(Ati)
< Pengadilan Koneksitas Bisa Diterapkan untuk Kasus Timtim | AA
Baramuli: Gus Dur Lebih Mendengarkan Saya Ketimbang Habibie >
Link-link Terkait
Yang terhubung dengan Berita
Tulisan lain oleh Saikhu
Komentar-komentar adalah milik Pelansir. BerPolitik.com tidak
bertanggungjawab atas isi dari komentar-komentar tersebut.
Untuk menanggapi tulisan di atas klik Di Sini!
Toleransi Antar Umat Beragama (Skor: 1)
Tuptup [202.158.31.3], Kamis, 20 April 2000, @14:45 WIB
Indonesia mempunyai 5 agama yang diakui pemerintah, untuk itu toleransi
diantara umat beragama memang sangat perlu untuk terus dikembangkan,
tidak hanya antar umat beragama yang bertikai, tetapi harus oleh seluruh
umat beragama di Indonesia, termasuk umat kepercayaan terhadap Tuhan
Yang Maha Esa.
Agama yang mayoritas, jangan mentang - mentang, dan mau menang sendiri,
tetapi....
Agama yang minoritas harus tahu diri, jangan ekspansi
Dalam salah satu ketetapan mentri agama disebutkan jangan menyebarkan
agama ditempat orang yang telah beragama.
Ketetapan tersebut memang sangat cocok untuk dikembangkan di Indonesia,
mengingat negeri ini sangat beragam dalam sosial, budaya, agama dan
lainnya.
Untuk itu teruslah pupuk rasa persaudaraan antar umat beragama, mari
kita membangun agar kita dapat mencapai apa yang kita cita - citakan
bersama, untuk membangun masyarakat adil dan makmur, agar terjamin hidup
anak cucu kita Amien