b_atas.jpg (47700 bytes)
Islam is rahmatan lil aalamiin

Jihad sabiluna wa al mautu fii sabiilillaah asma' amanina

PERS DIMINTA IKUT BANTU SELESAIKAN KONFLIK MALUKU UTARA
Thursday, April 20, 2000/6:39:46 PM

Ternate, 20/4 (ANTARA) - Gubernur Maluku Utara Muhyi Effendie, minta agar pers ikut membantu pemerintah menyelesaikan konflik antarkelompok yang terjadi di Pulau Halmahera, Morotai, dan Bacan, Propinsi Maluku Utara.

"Dengan menulis berita sesuai fakta yang terjadi dan tidak membuat opini yang menimbulkan konflik baru, berarti wartawan telah ikut membantu pemerintah," kata Gubernur kepada ANTARA di sela-sela acara pertemuan dengan para perwira TNI/Polri yang terlibat dalam operasi pemulihan keamanan di Maluku Utara di Ternate, Kamis.

Menurut Gubernur, berkaitan dengan masalah keamanan, maka kepada para wartawan yang mengadakan peliputan, diharapkan dapat menjaga dirinya.

Meski demikian, katanya, aparat keamanan yang tergabung dalam Sektor Pemulihan Keamanan di Maluku Utara, akan membantu keamanan dan keselamatan wartawan.

Mantan staf Depdagri itu mengatakan, dalam penyelesaian konflik di daerah ini, peranan pers cukup besar. "Kalau pers tidak satu visi dengan pemerintah dalam menyelesaikan masalah kedua kelompok yang bertikai, yang telah menimbulkan banyak korban jiwa, maka masalah ini akan berlarut-larut," ujar Muhyi.

Pers harus ikut pula mensponsori upaya rekonsiliasi pasca kerusuhan di Maluku Utara, katanya.

Situasi dan kondisi keamanan di Maluku Utara beberapa pekan terakhir ini semakin kondusif, dan kondisi ini diharapkan akan lebih baik bila pers ikut berperan menenangkan situasi masyarakat.

Komandan Sektor Pemulihan Keamanan Maluku Utara Kolonel Inf Sutrisno menjelaskan, situasi dan keamanan di Maluku Utara mulai pulih. Kondisi keamanan di beberapa kecamatan di Halmahera yang rawan konflik seperti Galela, Jailolo dan Pulau Morotai, semakin kondusif.

Kalau kondisi itu dipertahankan, kata Sutrisno, diyakini keamanan di propinsi hasil pemekaran itu akan kembali terkendali.

"Yang ada sekarang hanya isu-isu yang sengaja dihembuskan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab," ujar Sutrisno yang juga Komandan Brigade Infantri (Brigif-13) Kostrad. (F.ABN-PK03/ABN-AD/SU04/B/ND07/20/04/:0 18:30)

2004001832 NNNN

Hosted by www.Geocities.ws

1