b_atas.jpg (47700 bytes)
Islam is rahmatan lil aalamiin

Jihad sabiluna wa al mautu fii sabiilillaah asma' amanina

 

Ambon Masih Panas, 4 Tewas

Reporter: Titis W

 

detikcom - Jakarta, Ambon masih panas. Tercatat empat orang tewas ditembak aparat keamanan sementara 14 warga sipil luka berat ringan ketika terjadi kerusuhan antar kelompok di Desa Hattu dengan Desa Laha, Kecamatan Teluk Ambon Baguala, Ambon.

Seperti dikutip Antara, Sabtu (20/5/2000), pertikaian di desa Hattu dan Laha itu terjadi sejak pagi hari dan sampai saat ini kerusuhan masih terjadi. Penyebab kerusuhan di kawasan berjarak 35 km arah barat Ambon menuju Bandara Pattimura itu diduga akibat terbantainya Is Renyaan (50) karyawan PT. Merpati Mandala Nusantara Airlines (MNA) Ambon dan rekannya Paulus Helaha (14) di kawasan Bandara pada Jumat pagi (19/5/2000) sekitar pukul 07.30 WIT.

Korban tewas itu, menurut Chris Kapresi, STh, Kepala Jemaat Hattu adalah Leo Tupalessy (27) dan Yohanis Talakua (33), sementara tujuh orang menderita luka berat ringan akibat tertembak dan sedang diupayakan pengevakuasian mereka ke RSUD DR. Haulussy Ambon.

Sementara itu, Sekretaris Eksekutif Posko Majelis Ulama Indonesia (MUI) Wilayah Maluku, Malik Selang, SH menjelaskan bahwa dari dua korban tewas baru satu yang teridentifikasi yakni Alwi Manilet, sedangkan satu korban lainnya belum diketahui namanya, sementara tujuh lainnya. Korban luka berat umumnya terkena tembakan di bahagian kepala, dada dan perut sementara yang menderita luka ringan hanya terkena kaki dan tangan.

Hingga saat ini, rentetan tembakan aparat keamanan disertai senjata rakitan dan dentuman bom rakitan maupun granat tangan masih terdengar sementara titik api terlihat pada beberapa lokasi di kawasan konflik itu.(tis)

Hosted by www.Geocities.ws

1