b_atas.jpg (47700 bytes)
Islam is rahmatan lil aalamiin

Jihad sabiluna wa al mautu fii sabiilillaah asma' amanina

SEPULUH WARGA LUKA TEMBAK DALAM INSIDEN BATUMERAH-MARDIKA
Tuesday, May 16, 2000/8:07:26 PM

Ambon, 16/5 (ANTARA) - Sedikitnya sepuluh warga sipil dan satu aparat keamanan menderita luka tembak ketika terjadi konflik di kawasan perbatasan desa Batumerah dan Mardika, Kecamatan Sirimau (Kodya Ambon), Selasa petang.

Para korban yang terkena tembak telah dilarikan ke rumah sakit bersalin Al Fatah dan RSU Gereja Protestan Maluku (GPM) Ambon. Di antara korban adalah bocah usia lima tahun yang terkena tembakan ketika melintasi kawasan Mardika.

Bocah itu sedang dibonceng ayahnya bersama dua saudaranya dengan motor. Ayah korban menghentikan kendaraannya di tengah jalan karena panik akibat aadanya tembakan beruntun tiga kali.

Konflik bermula dari kecelakaan lalu lintas di Larier, Kecamatan Baguala (kodya Ambon) yang mengakibatkan Nyong Ferdinandus (18) tewas, sementara truk yang menabrak korban lari namun satu penumpangnya diduga terjatuh dan belum diketahui nasibnya.

Lolosnya truk menuju arah Kota Ambon itu sekaligus membawa isu bahwa satu mobil di kawasan Passo dibakar bersama dua penumpangnya.

Selanjutnya terjadi konsentrasi massa di kawasan perbatasan Batu Merah - Mardika dan melempari mobil dinas polisi yang dikemudikan Kapten Pol Yoseph Sainyakit (46). Mobil tersebut memuat delapan penumpang termasuk seorang Polwan dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polda Maluku.

Yoseph menderita luka lempar pada pelipis kanan membuat penglihatannya kabur sehingga mobil masuk selokan dan Anthon Patty (50) juga terkena lemparan batu di kepala dan mengalami luka robek sehingga dirawat di RSUD Dr. Haulussy Ambon.

Ratusan warga turun jalan memenuhi kawasan Mardika disertai letusan senapan dan bom rakitan, sementara dua rumah di kawasan Mardika dibakar massa.

Keluar daerah

Sementara itu puluhan warga yang sedang berupaya mengungsi dari kawasan Kelurahan Amantelu (berbatasan dengan Batumerah) ketika ditemui menyatakan kekesalannya dan bertanya-tanya kenapa kerusuhan selalu muncul saat para pejabat daerah seperti Pangdam, Kapolda dan Gubernur sedang keluar daerah.

"Menjadi tanda tanya besar dalam benak kami, kenapa kerusuhan selalu terjadi di saat para pejabat sedang tidak berada di tempat, wartawan harus mencek secara detail permasalahan ini," kata seorang warga.

Pangdam XVI/Pattimura Brigjen TNI M Tamaela mengikuti Rapim TNI di Jakarta.

Sebelum ke Jakarta, Pangdam Tamaela pada Senin (15/5) mengakui ada dugaan kuat masuknya KM Tanto Permai II dari Surabaya (Jatim) menuju pelabuhan Yos Sudarso Ambon mengangkut 210 kontanier dan sembilan di antaranya dicurigai terdapat senjata.

"Kontainer yang dicuragi telah dipisahkan sesuai nomor serinya tapi pembongkarannya bisa dilakukan bila pemilik yang dituju telah hadir," tandasnya.

Tapi sampai berita ini diturunkan, pihak kepolisian telah membongkar lima kontainer namun belum menemukan benda yang dicurigai sebagai barang selundupan dan satu peti kemas di antaranya kosong.

Informasi yang dihimpun ANTARA juga bahwa konflik baru di perbatasan Batumerah-Mardika dan konsentrasi massa di kawasan Jalan Sultan Hairun dimanfaatkan sekelompok massa masuk pelabuhan Yos Sudarso Ambon dan berupaya membongkar lima kontainer sisa yang belum diperiksa. (U.ABN03/ABN02/ABNPK02/ABN01/ND03/16/05/:0 20:08)

1605002005 NNNN

Hosted by www.Geocities.ws

1