![]() |
||
|
Kamis Sore, Polwil Bogor Minta
Laskar Jihad
Bubarkan Diri
Reporter: Lukmanul Hakim
detikcom - Jakarta, Laskar Jihad latihan, Polwil Bogor kalang kabut.
Sore ini, Kamis (13/4/2000), Polwil Bogor beri deadline pada Laskar
Jihad untuk membubarkan diri. Kalau tidak, polisi akan bertindak tegas.
Bakal ramai?
Demikian ditegaskan Kepala Kepolisian Wilayah (Kapolwil) Bogor,
Kolonel Edi Darnadi di kantornya, Mapolwil Bogor, Jl. Kapten Muslihat,
Bogor, Jabar, Kamis (13/4/2000).
Edi merasa perlu mengultimatum Laskar Jihad yang menggelar latihan di
kawasan Kayumanis untuk segera membubarkan diri karena banyaknya
keluhan masyarakat terhadap aktivitas mereka. “Banyak anggota
masyarakat sekitar yang ketakutan karena mereka membawa senjata
kemana-mana,” tukas Edi.
Edi meminta laskar yang dipimpin oleh Ustad Jafar Umar Thalib itu untuk
meninggalkan lokasi latihannya di sana, terhitung Kamis sore ini. “Mereka
juga dengan semena-mena memblokir jalan, jadi masyarakat sekitar harus
memutar untuk mencari jalan altenatif. Sanitasi daerah itu sudah terganggu
karena kalinya sudah terkontaminasi,” papar dia.
Kalau menolak bubar apa akan ditindak tegas? tanya wartawan. “Saya
yakin nggak, tidak akan terjadi yang tidak diinginkan. Bismillah tidak
terjadi apa-apa. Kalau mereka warga negara Indonesia yang baik dan
cinta tanah air, saya yakin mereka mau membubarkan diri. Mereka kan
masyarakat agamis,” jelas Edi lebih lanjut.
Mengenai senjata yang mereka bawa, Edi sebenarnya tidak
mempermasalahkan. “Yang jadi masalah buat apa mereka bawa senjata.
Kalau cuma untuk buat motong daging tidak apa-apa. Kalau untuk tujuan
lain ya kita cegah,” tegas Edi.
Sementara itu, menurut sebuah sumber dari Polda Jabar, hingga kini pihak
Polda Jabar sudah mengirim pasukan 2 SSK Brimob, 3 unit panser dan 2
unit water cannon sejak pukul 21.00 WIB, Rabu (12/4/2000).