b_atas.jpg (47700 bytes)
Islam is rahmatan lil aalamiin

Jihad sabiluna wa al mautu fii sabiilillaah asma' amanina

 

Laskar Jihad Latihan Semi Militer di Munjul
Kapolwil Bogor: Belum Berizin, Baru Pemberitahuan

BOGOR, (PR).-
Sekitar 3.000 orang yang menamakan diri Pasukan Laskar Jihad, sejak Kamis (6/4) lalu terkonsentrasi di sebuah lembah di Kamp. Munjul RT 06/05 Kel. Kayumanis Kec. Tanah Sareal Kota Bogor. Mereka berkumpul untuk melakukan latihan semi militer di atas lahan seluas tujuh hektar milik Hilal Umar Tholib.

Di lokasi latihan terdapat 300 tenda, yang terdiri dari posko penjagaan, tempat istirahat dan dapur umum. Tidak sembarang orang dapat masuk ke lokasi tersebut. Hanya orang-orang tertentu yang diizinkan masuk dan harus melalui pemeriksaan yang cukup ketat.

Seorang anggota Laskar yang mengaku petugas "Provos", dengan tegas menjaga pintu masuk lokasi. Rombongan wartawan yang berusaha menemui panglima pasukan diperiksa identitasnya. Setelah mereka betul-betul yakin tamu tidak membahayakan, baru diizinkan bertemu dengan salah seorang yang berwenang memberikan keterangan. Yang diperiksa ternyata bukan hanya tamu, anggotanya sendiri yang akan keluar-masuk tak luput diperiksa satu persatu.

Pimpinan Pasukan Khusus (Pasus) Pengawal Ustadz, Hendro Trisetyono mengatakan, Laskar Jihad dipimpin Ustad Jafar Umar Thalib yang oleh anggotanya disebut panglima. Maksud dan tujuan latihan, untuk membantu umat Islam yang dibantai di Maluku. "Laskar Jihad akan dilatih selama sepuluh hari dan 23 April mendatang akan diberangkatkan ke Maluku," ungkap Hendro Trisetyono yang ditemui wartawan di tendanya, Sabtu (7/4) kemarin.

Anggota pasukan yang mengaku berasal dari organisasi induk Forum Komunikasi Ahlus Sunnah Wal Jamaah pimpinan Ayip Syafrudin, sebagian besar santri yang berasal dari 24 provinsi. Selebihnya mahasiswa yang simpati pada gerakan tersebut. "Latihan sekarang merupakan latihan tingkat nasional, sebelumnya anggota telah dilatih di daerah asal masing-masing," jelas Hendro.

Mereka berkumpul di Kayu Manis, setelah sebelumnya mendatangi Istana Negara untuk menyampaikan tuntutan masalah Maluku kepada Presiden Gus Dur, Kamis (6/4) lalu. Menurut penilaian Laskar Jihad, pembantaian umat Islam di Maluku masih berlangsung terus. Sedangkan pemerintahan Gus Dur belum menunjukan ketegasan dalam menyelesaikan masalah tersebut. Sehingga mereka memandang perlu untuk memberi bantuan secara langsung kepada umat Islam yang teraniaya di Maluku.

"Anggota Laskar seluruhnya lebih dari 10.000. Untuk tahap awal, kami latih sebanyak 3.000 orang. Sementara 150 anggota lainnya sedang ke Jakarta untuk bertemu dengan Presiden," katanya.

Latihan yang diberikan meliputi latihan fisik seperti lari, bela diri dan panjat tebing. Selain itu, Laskar dilatih pengetahuan medis dan pembekalan ilmu-ilmu agama.

"Jihad kami bukan berarti perang, namun untuk membantu dengan memberikan dakwah dan menolong kesehatan umat Islam di sana. Senjata hanya sebagai penyemangat perjuangan, bukan sebagai alat," kilahnya..

belum ada izin

Menanggapi pembiayaan latihan, Hendro mengatakan seluruh biaya ditanggung anggota dan partisan-partisan gerakan. Sedangkan untuk makan selama latihan, Hendro mengaku banyak menerima bantuan dari warga sekitar.

Menurutnya, kegiatan tsb telah mendapat izin dari Muspika setempat. Namun ketika hal itu dikonfirmasikan kepada Dandim 0606 Suryakencana, Letkol CZI Soeratmo dan Kapolwil Bogor, Kolonel (Pol) Drs. H. Edi Darnadi menyatakan pihaknya belum menerimapemberitahuan mengenai adanya kegiatan tersebut. Namun ia mengakui sudah mengetahui adanya kegiatan latihan tersebut. "Kami baru menerima surat pemberitahuan kegiatan, bukan permohonan izin. Kerena itu, kami mengharapkan bertemu langsung dengan pimpinannya," tutur Dandim.

Sementara itu, Kapolwil Bogor mengatakan, selama ini belum ada laporan dari warga setempat yang merasa terganggu kegitan tersebut. Selama kegiatan masih bersipat positif, pihak kepolisian tidak akan melakukan tindakan. Kapolwil bahkan menilai dengan latihan itu anggota laskar akan sehat dan semakin menambah wawasan agama anggotanya.***

Hosted by www.Geocities.ws

1