![]() |
||
|
KORBAN BERJATUHAN, KETEGANGAN DI TERNATE MEMUNCAK
Friday, May 05, 2000/10:41:31 AM
Ternate, 5/5 (ANTARA) - Konflik antarwarga kembali terjadi di desa Tedeng, kecamatan Jailolo, Ternate, Maluku Utara, melibatkan "kelompok putih" dengan "kelompok merah".
Konflik itu terjadi sekitar pukul Jumat dini hari sekitar pukul 05.00 WIT menewaskan empat orang dan puluhan luka-luka di pihak putih, sementara korban di pihak merah hingga kini belum dapat dipastikan jumlahnya.
Wartawan ANTARA melaporkan, ke-empat korban yang tewas itu akibat tembakan aparat keamanan Batalyon 401 Banteng Raiders yang bertugas di lokasi kejadian.
Seorang saksi bernama Sarif Mohdar mengatakan, korban tewas dihantam peluruh aparat yang saat itu berdiri berhadapan dengan Laskar Jihad.
Arif juga bersaksi, penembakan yang dilakukan aparat tanpa melalui prosedur, namun langsung senjata aparat diarahkan ke sasaran.
Saksi yang sempat menyelamatkan beberapa rekannya itu harus melarikan diri dari serangan beruntun tembakan aparat.
Sementara beberapa temannya yang terkepung itu disiksa oleh aparat, mereka masing-masing, Samsul Sulai, Ikram Mukarem, Hasym serta Basrah Kuyo, dan saat ini masih dirawat di Rumah Sakit Umum (RSU) Ternate.
Aparat keamanan yang enggan menyebut namanya membenarkan kejadian tersebut. Kepada ANTARA ia mengatakan bahwa penyiksaan terhadap Laskar Jihad oleh aparat Batalyon 401 merupakan unsur kesengajaan sehubungan dengan bisnis mereka yang terhalang pergerakan Laskar Jihad.
Kondisi itu ternyata tidak hanya terjadi di Kecamatan Jailolo, sebab beberapa kecamatan di mana aparat tersebut bertugas memiliki praktek-praktek yang sama, yakni memanfaatkan kondisi yang ada untuk berbisnis.
Tanggapan orang tua korban terhadap kasus penembakan itu adalah mereka menuntut agar kasus tersebut harus diselesaikan sesuai hukum yang berlaku. Mereka juga menuntut agar pasukan batalyon 401 diganti.
Peristiwa penembakan itu juga bersamaan dengan konflik aparat-Laskar Jihad dan warga di Kota Ternate Selatan.
Setidaknya enam korban tewas dan 16 korban luka-luka. Konflik yang terjadi di Kelurahan Toboko diduga melibatkan aparat Batalyon 732 Ternate dan Armed. (F.ABN-AD/B/ 5/05/:0 10:25/ND08/RND01/ 5/05/:0 10:35)
0505001034 NNNN