![]() |
||
|
AMBON TEGANG KARENA FERDINANDUS MENINGAL KORBAN TABRAK LARI LARI
Tuesday, May 16, 2000/3:37:39 PM
Ambon,16/5(ANTARA)- Kota Ambon dan sekitar, Selasa sore kembali tegang karena berawal dari insiden Nyong Ferdindus (18) meninggal akibat korban tabrak lari salah satu truk di kawasan Larier, Desa Passo dan adanya informasi satu mobil dan dua penumpangnya dibakar di Passo, selanjutnya diperuncing pelemparan satu mobil milik Polda Maluku di perbatasan Batumerah- Mardika.
ANTARA yang menghimpun data di Tempat Kejadian Perkara(TKP) melaporkan, pelemparan mobil dinas Polda Maluku tipe kijang dengan No Pol.2400 XVI yang berakibat Kapten Pol. Joseph Sainyakit(46) dan seorang PNS, Anthon Patty (50) mengalami luka cukup serius sehingga menjalani perawatan intensif di rumah sakit memicu kedua kelompok massa terkonsentrasi di perbatasan Batumerah - Mardika.
Ketegangan ini, berawal dari insiden di Larier, Kawasan Desa Passo yang mana Ferdindus ditabrak salah satu truk. Masyarakat sekitar lokasi kejadian mengejar mobil tersebut. Namun, diberondong tembakan oknum TNI yang menumpang truk tersebut yang diduga datang dari arah Desa Tulehu, Kecamatan Salahutu(Pulau Ambon).
Penumpang truk yang ternyata terdapat sejumlah personil TNI itu berhasil lolos dan melaporkan peristiwa tersebut, sedangkan satu penumpang sipil terjatuh dan belum diketahui nasibnya sehingga massa Muslim terkonsetrasi di Batumerah. Konsentrasi massa pun terjadi di kawasan Mardika, sehingga aparat keamanan berusaha melerainya.
Ferdinaus dilarikan ke ke rumah sakit terdekat. Namun, sayang jiwanya tidak tertolong.
Lettu Pol. Noke Sahumena, salah satu penumpang kijang menuturkan, saat dari Tantui dalam rangka arisan melewati kawasan Galungggung dan Batumerah memang ada konsentrasi massa. Namun, setelah di perbatasan Batumerah- Mardika barulah ada teriakan dan dibarengi lemparan batu.
Kapten Johanis terkena kepalanya sehingga tidak konsentrasi mengemudikan mobil sehingga akhirnya menabrak trotoar dan terbalik.
Sejumlah tokoh Muslim di Desa Batumerah mengatakan, kelompok massa Muslim terkonsentrasi karena adanya informasi mobil dan dua penumpang dibakar di Larier, Passo.
Konsentrasi massa di perbatasan Batumerah- Mardika ini tengah dilerai aparat keamanan yang didukung empat unit panser.
Ketegangan ini diselingi dengan adanya sejumlah ledakan bom dan tembakan senjata yang belum jelas milik aparat keamanan atau rakitan.
Data sementara, Dedy Parinussa dilarikan ke RRSU GPM karena terkena tembakan di bagian ubun-ubun kepala, sedangkan dua lainnya, di mana satu tercatat aparat keamanan yang belum diketahui identitasnya juga tertembak dan dilarikan ke Rumah Sakit Alfatah.
Hingga berita ini diturunkan, masih terdengar tembakan aparat keamanan guna melerai pertikaian lebih besar.
Sementara itu, Pangdam XVI/Pattimura, Brigjen TNI. Max Tamaela selaku Dansat Banmil Maluku dan Maluku Utara belum bisa dikonfirmasi karena tengah berada di Jakarta.
Kapolda Maluku, Brigjen Pol. Dewa Astika pun belum bisa dikonfirmasi.
(U.ABN-02/ABN-03/PK02/PK04/ABN-01)
1605001535 NNNN