b_atas.jpg (47700 bytes)
Islam is rahmatan lil aalamiin

Jihad sabiluna wa al mautu fii sabiilillaah asma' amanina

KABAR-KABARI DARI AMBON

LAHA BERGEJOLAK

tanggal 21 Mei 2000

Kerusuhan hari keempat berlangsung di desa Laha 50 km (jalur darat) dari pusat Kodya Ambon. Pertikaian berlangsung sekitar jm 10.00 BTWI. Serangan yang dilakukan oleh pihak kristen dari dua penjuru, satu dari arah AURI serta satu dari arah Desa Hatu dan Tawiri. Serangan ini rupanya telah disiasati oleh pihak kristen saat umat islam melaksanakan sholat jum'at. Saat penyerangan pihak kristen diantar dengan tembakan-tembakan beruntun sehingga mengakibatkan pasukan muslim kewalahandalam menghalau serangan mereka. Namun karena perang telah berjalan selama tiga hari di kotamadya Ambon maka pasukan jihad yang berada di pesisir Ambon maupun luar kota juga telah bersiap-siap.

Dalam  mengantipasi serangan lawan (obet), juga karena pasukan mujahidin yang telah mengantuk dan sebagian sholat  jumat selain itu juga ada yang siaga mengantisipasi saat masuknya sholat jum'at, sehingg serangan pasukan obet yang datang dari dua penjuru ini dapat dihalau dengan mudah oleh pasukan mujahidin desa Laha, dan hanya melukai dua orang mujahidin, yakni  la Rusu (25 Th) tertembak pada lengan kanan dan Sangaji (24 Th) tertembak pada lengan kanan. Menurut keterangan yang didapat dari korban, para penyerang menggunakan senjata organik karena tembakan yang dilancarkan sangat beruntun dan  mengakibatkan para mujahidin harus merayap dan tidak bisa mengangkat kepala lanjut La Rusu. Andaikan bukan senjata organik yang dipakai pasukan obet berarti serangan diantar oleh oknum aparat yang menggunakan senjata yang diperkirakan dari kesatuan  Brimob obet. Kondisi desa Laha sejak kemarin tanggal 19/5/00 hingga berita ini diturunkan kondisi dilapangan masih berperang.

Sementara itu di jantung kota pasukan mulim melakukan konsentrasi penuh di daerah Pardes Tengah sekitar 300 meter   dari masjid Al-Fatah, pasukan mujhidin yang sementara siaga satu, mengantisipasi serangan pasukan obet saat umut mulslim melakukan sholat Jum'at  ini tiba-tiba ditersentak dengan bunyi tembakan yang melintan ke arah mujahidin yang tengah bersiaga, dan tanpa sadar ditengah-tengah pasukan, dua orang personil terlihat terkapar di tnah akibat tembakan sniper yang baru terlintas yang datang dari beberapa gedung bertingkat dari daerah obet. Personil itu adalah Fadli Rahayaan (19) dan hamba Allah yang keduanya kemudian dilarikan ke rumah sakit Al-fatah. Tim medis telah berusaha semaksimal mungkin tetapi hujahidin itu akhirnya menghembuskan nafas terakhir   di ruang rawat Al-fatahJelang beberapa menit kemudian saat mujahidin diperintahkan untuk menepi di pinggir jalan untuk berlindung, tiba-tiba tembakan beruntun kembali terjadi , yang mengibatkan empat orang mujahidin mengalami luka-luka akibat tembakan tersebut. Melihat pasuhan jihat berjatuhan, Pasukan TNI gabungan (SEKTOR) yang bermarkat di sekitar Jl. Ay. Patty  yang berjarak 20 meter dari TKP segera mengambil tindakan penyisiran (pengledahan) di beberapa gedung bertingkat yang dicurigai diantaranya Planet 2000, Kantor Kotamadya, kantor Depnaker yang semuanya terletak di daerah merah. Dari hasil penyisiran arah tembakan terhadap gedung-gedung yang dicurigai, TNI gabungan berhasil menangkap seorang penembak gelap (Sniper) yang bersembunyi di kantar Depnaker. Diketahui bahwa Sniper itu  berasal dari Reserse POLRES Pulau-Pulau Ambon yang bernama Seda Ricky Souhuat, yang diduga menembak Prada Gempur Warsito dari Brigif III Kostrat yang bermarkas disektor A pada kawasan Jl. AY. Patty .

Prada Gempur Warsito tertembak pada bagian dada dan sempat dirawat oleh Tiem Medis dari KRI Teluk Banten namun nyawanya tak tertolong. Selain itu juga terdapat korban Sniper lainya yaitu Letda Syamsir (Danton) 405 Diponegora  yang tertembak  pada lengan bagian kiri . Kejadian ini terjadi pada pukul 08.00. WBTI . Sniper ini memakai pakain "Jubah Hitam" dan pakaian TNI dengan topi Hitam. Sampai Saai ini kondisi kota ambon mulai agak tenang, tetapi kedua pikan yang bertika masih tetap siaga. Sementara di desa Laha Suasana masih tegang.  

 

Sekilas info Minggu, 21 Mei 2000

 

1. La Kiman (60 thn) warga desa Laha ditemukan meninggal sekitar jam 07.00 pagi. Kejadiannya : saat dia pergi ke kebun dihadang oleh sekawanan obet lalu dibantai. Kepalanya dipenggal dan paha sebelah kanan dibakar.

2. Sampai dengan pagi ini pukul 09.00 btwi korban dari laskar jihad ahlu sunnah wal jamaah adalah : luka : 5 orang; syahid : 2 orang.

 

tim investigasi

pkpu ambon

h.rahawarin&r.kaisupi

Hosted by www.Geocities.ws

1