![]() |
||
|
APARAT-PASUKAN JIHAD BENTROK DI TERNATE, EMPAT TEWAS
Thursday, May 04, 2000/10:31:23 AM
Jakarta, 4/5 (ANTARA) - Sebanyak empat warga tewas dan 17 luka berat
dan ringan akibat bentrokan antra aparat TNI dan pasukan Laskar Jihad
di tengah ibukota Maluku Utara, Ternate, Rabu (3/5) malam.
Gubernur Maluku Utara Muhyi Effendi, yang dihubungi ANTARA, Kamis,
menyebutkan, para korban luka-luka saat ini dirawat di rumah sakit
setempat secara intensif.
Peristiwa yang membuat aktivitas Ternate pada Kamis lumpuh total itu
bermula ketika pasukan TNI berupaya mencegah rombongan laskar jihad
yang hendak berangkat ke Halmahera.
Himbauan pasukan keamanan tampak tidak dihiraukan laskar, sehingga
pada Rabu malam, sekitar pukul 22.30 WIT, bentrokan tidak dapat
dihindarkan.
Suasana pusat kota Ternate saat itu seperti perang, karena bunyi
senjata rakitan dan senjata aparat terdengar saling menyalak.
Keadaan menjadi tenang ketika sekitar pukul 02.00 WIT dinihari,
komandan pasukan jihad, H Abubakar Wahid menyerukan agar bentrokan
dihentikan.
Tetapi keadaan kembali mencekam menjelang tengah hari, ketika pasukan
jihad kembali berupaya mendekat ke markas Pemulihan Keamanan Maluku
Utara, Kamis.
Suasana tengah hari di Ternate makin mencekam kembali ketika suara
tembakan peringatan dari aparat mulai kembali berbunyi.
Akibat peristiwa itu, kapal penumpang Ciremai, yang seharusnya
merapat di Ternate setelah berlayar dari Sorong, batal merapat di
kota itu.
Sementara itu, Gubernur Maluku Utara menyatakan agar masyarakat
mengambil sikap tetap tenang dan jangan terpancing berbagai macam
isu.
(L.ABN-PK03/KPU03/ND-05/ 4/05/:0 10:16)
0405001023 NNNN
source : ANTARA 04/05/00