|
BAGAIMANA TUMBUHAN BISA TUMBUH? |
Semua mahkluk hidup membutuhkan air. Tumbuh-tumbuhan bisa hidup karena ada air. Tumbuh-tumbuhan akan layu dan mati, kalau tidak mendapatkan air. Akar tumbuhan menyerap air dari dalam tanah untuk dibawa ke batang, ranting, sampai daun. Apakah air saja sudah cukup? Tentu saja belum. Selain air, tumbuhan juga membutuhkan mineral yang didapat dari bawah permukaan tanah. Mineral tersebut diserap oleh akar, untuk disalurkan ke batang, ranting, sampai daun. Zat-zat mineral tersebut untuk pertumbuhan, untuk pembentukan bunga, dan untuk membuat buah. Zat mineral yang dibutuhkan tumbuhan antara lain zat yang bernama nitrogen. Mengapa tanaman mesti dipupuk? Pupuk kandang atau pupuk buatan mengandung zat-zat yang dibutuhkan oleh tumbuhan. Misalnya, nitrogen tadi. Dengan dipupuk, tumbuhan memperoleh makanan untuk kelangsungan hidupnya. Tahukah kalian, tumbuhan hijau bisa membuat makanannya sendiri? Apa bisa? Coba simak penjelasan berikut ini. Tumbuhan hijau bisa membuat makanannya sendiri dengan bantuan sinar matahari, air, dan garam mineral yang diserap dari dalam tanah, serta karbondioksida dari udara. Daun tanaman menyerap cahaya matahari. Nah, cahaya matahari dimanfaatkan oleh daun tumbuhan untuk menyerap karbondiaksida dari udara. Dan air yang diserap dari dalam tanah diubah menjadi makanan yang mengandung gula. Daun tumbuhan lalu mengeluarkan oksigen. Proses ini disebut fotosintesis. Hasil fotosintesis berupa makanan tadi lalu disalurkan ke seluruh bagian tumbuhan, termasuk batang, bunga, dan buah. |
|
Mengapa Kita Perlu Makan? |
|
Makanan yang kita makan harus mengandung karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, dan serat. Karbohidrat diperoleh dari beras, jagung, ubi kayu. Protein diperoleh dari daging, ayam, ikan, dan telur, juga dari kacang-kacangan. Lemak diperoleh dari minyak goreng, susu, mentega, dan ikan. Sedangkan vitamin diperoleh dari sayuran dan buah-buahan. Mineral seperti kalsium diperoleh dari susu, tempe, tahu. Serat bisa diperoleh dari sayur-sayuran, buah-buahan dan agar-agar. Mengapa kita perlu makan? Setiap hari kita melakukan kegiatan, misalnya bekerja, belajar, berolahraga, dan lain-lain. Untuk melakukan kegiatan butuh energi atau tenaga. Nah, kita makan makanan yang mengandung karbohidrat untuk sumber tenaga. Makanan yang mengandung protein diperlukan untuk pertumbuhan, perkembangan badan, pembentukan jaringan-jaringan baru, dan pemeliharaan tubuh. Kalau kalian ingin meningkatkan konsentrasi dalam belajar atau ingin pikiran jernih, maka kalian mesti makan makanan yang mengandung protein. Lalu, kalau kita makan makanan yang mengandung lemak, apa gunanya? Lemak berguna sebagai cadangan energi, pelarut vitamin A, D, E, dan K, pelumas persendian, pertumbuhan dan pencegahan peradangan kulit. Sedangkan vitamin untuk menjaga keseimbangan cairan tubuh. Mineral sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan. Misalnya, kalsium diperlukan untuk pertumbuhan tulang dan otot-otot. Sedangkan serat berfungsi untuk memudahkan proses buang air besar, membuang racun-racun dalam tubuh, dan mencegah kegemukan. |
|
MENGAPA KITA BERMIMPI? |
Mimpi ialah proses dari bayangan, perasaan, pergerakan dan pikiran yang kita alami saat tertidur. Mimpi tidak hanya dialami oleh manusia tapi juga hewan. Mimpi tidak disebabkan karena memakan makanan tertentu sebelum tidur, atau rangsangan tertentu dari lingkungan sekitarnya selama tidur. Mimpi disebabkan oleh proses biologis internal dalam tubuh. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa sel otak besar pada bagian belakang otak secara periodik pecah dalam selang waktu sekitar 90 menit, dan mengirimkan rangsangan (stimuli) yang bersifat acak (random) ke bagian korteks (cortex) pada otak. Sebagai akibatnya, bagian memori, sensorik, kontrol saraf, dan kesadaran pada otak ter-stimulasi secara acak yang berdampak adanya rangsangan pada puncak bagian korteks pada otak. Menurut penelitian ini, proses di atas mengakibatkan kita mengalami apa yang kita sebut sebagai mimpi. Ketika kita tidur, tidur kita melewati beberapa fase atau tahap, yaitu fase awal, fase REM, dan fase lanjut. Mimpi dapat dialami pada setiap fase. Salah satu fase dalam tidur disebut fase REM (Rapid Eye Movement). Pada fase ini bola mata bergerak cepat secara periodik, dalam keadaan kelopak mata tertutup. Hasil penelitian peneliti Nathaniel Kleitman pada tahun 1953, menunjukkan bahwa manusia diketahui mengalami mimpi pada setiap malam. Pada manusia dewasa, mimpi biasanya berlangsung pada sekitar 90 menit setelah mulai tertidur dan terjadi lagi setiap 90 menit dengan durasi yang lebih lama, selama total 2 jam fase REM dalam tidur malam. Saat mengalami mimpi dalam fase REM, manusia mengalami peningkatan pada detak jantung, pernapasan, tekanan darah, konsumsi oksigen, dan pengeluaran getah lambung. Nah, soal mimpi ini, walaupun telah lama dipelajari dan diteliti dengan peralatan modern, tampaknya masih banyak rahasia mimpi yang masih jauh terpendam di dalam alam tidur. (Dari Berbagai Sumber) Professional Translation |