
![]() |
|||||
![]() |
|||||
| "Menyelami Hati-Memaknai Diri-Meresapi Hidup" | |||||
Khayalan Tingkat Tinggi ![]() Bercermin pada sebutir debu
Berharap tak ada celah lagi diwajahku Berharap tak ada lagi sebuah pribahasa yang berlaku Buruk muka cermin dibelah Ah…sudah biasa Wahai debu yang aku pungut Yang menempel ditelapak kakiku Kuambil dan kupakai kau untuk bercermin Sebab kaca benggala sudah tak berguna lagi Terlalu banyak membiaskan fakta dan tragedi Wahai debu, tunjukkan padaku, rupa yang pasti Agar tak ada lagi bias-bias yang menyelubungi Wahai debu…. Darimanakah asalmu Hingga kau bisa dipakai untuk bersuci Apakah engkau lebih mulia dari intan dan emas? 2008-04-23 03:41:21 GMT
|
|||||