aku oh aku...........
aku oh aku : aku yang pasrah. Selama ada “aku”, kewaspadaan dan kepasrahan itu hanyalah suatu cara untuk memperoleh sesuatu. Aku adalah ingatan, aku adalah nafsu dan aku selamanya berkeinginan, berpamrih. Kalau nafsu yang memegang kemudi, apa pun yang kita lakukan hanya merupakan cara untuk mencapai sesuatu yang kita inginkan, dan karenanya mendatangkan pertentangan dan kesengsaraan. Senang susah bersilih ganti, puas kecewa saling berkejaran, rasa takut atau khawatir selalu membayangi hidup. Takut kehilangan, takut gagal, takut menderita takut sakit, takut mati. Gelisah menghantui pikiran. Kepasrahan yang wajar, bukan dibuat-buat oleh si-aku, bukan kepasrahan berpamrih, kepasrahan akan segala yang sudah, sedang dan akan terjadi, menyerah dengan tawakal sabar dan ikhlas terhadap kekuasaan ALLAH, inilah kepasrahan sejati hanya memasrahkan segala perbuatan siaku atas petunjuk NYA da Hidayath NYa dan selalu memohon kepada ALLAH pengampunan dan kasih sayang NYA ............................................
bagi para pembaca doakan lah si aku agar dapat jalan yang terang dan selalu di bimbing oleh yang Maha Penguasa sesungguhnya yang Maha Penguasa suka mendengar permintaan hambanNYA dan mengabulkanya.... amin ya robbal aalamin..