|
Is, Idot, Pijot dan Linot (Buat adik-adik angkatku yang entah di mana kini)
Suatu masa dulu Kita pernah ketawa riang Berlari bagai anak-anak kecil Merentasi larian masa Terkumpul dalam kotak-kotak peristiwa Bahagia.
Is... Realisasikan impianmu Badai dan gelora hanya seketika Biarkan segala keluhan silam Mengajar kedewasaan hidupmu.
Idot... Gurauanmu segar di ingatanku Pergimu ke medan jaya Ku titip dengan sejuta kurnia Yakinlah pada suratan-Nya Setiap yang bertemu terpisah jua.
Pijot... Senyumanmu tidak ku lupa Tiga tahun berlalu tanpa berita Ketemu kembali membangkitkan nostalgia Teruskan langkah gemilangmu Semoga bertemu di pintu menara.
Linot... Utuskan pada sang bayu Khabarmu padaku Rindu... Puisiku berseru padamu "Tenda biru menjadi saksi bisu" Masih ingatkah ?
Kini Kita berjuang di arena berbeza Namun tujuannya tetap sama Memburu sebuah kejayaan Tatanglah, cengkam dalam genggaman Jangan lepaskan.
Coretan :
Awangku Khairil bin Awangku Shamsuddin, Mukah, Sarawak (4 Ogos 1999) |
|