Family's Dental Health
  • Home
  • Fasilitas
    • Perawatan
    • Fashion
  • Gallery
  • Dokter
  • Tentang Kami

Perawatan

Tambal Gigi

      Penambalan gigi adalah satu cara untuk memperbaiki kerusakan gigi, agar gigi bisa kembali ke bentuknya semula, dan berfungsi dengan baik. Lubang pada gigi yang dibiarkan terbuka akan jadi jalan masuk bakteri, sehingga menutupnya dengan tambalan akan menghentikan proses kerusakan gigi sampai di situ saja. Ada beberapa jenis tambalan yang digunakan oleh dokter gigi.

Berikut adalah jada beberapa jenis tambalan gigi :

  1. Tambalan Amalgam

  2.       Tambalan amalgam telah dipakai selama lebih dari 150 tahun. Tambalan amalgam terbuat dari percampuran merkuri cair (43-54%) dan beberapa bubuk logam (46-57%) yang terdiri dari perak, timah, tembaga, seng dan sedikit logam lainnya. Tambalan ini biasa digunakan untuk menambal bagian permukaan kunyah pada gigi karena memang amalgam memiliki kekuatan yang besar di bandingkan tambalan yang lain namun warna dari tambalan amalgan tidak sewarna gigi,sehingga mengurangi keindahan gigi, terkadang tambalan ini juga menimbulkan alergi.Oleh karena itu,Saat ini tambalan amalgam juga sudah jarang digunakan oleh dokter gigi.

  3. Resin komposit
  4.       Resin komposit adalah tambalan dengan bahan dasar polimer dan ditambahkan dengan partikel anorganik sebagai penguat. Bahan tambal ini umumnya mengalami reaksi pengerasan dengan bantuan sinar (sinar UV, atau bisa juga dengan visible light). Secara estetik tambalan komposit sangat memuaskan karena warnanya menyerupai gigi asli.Namun tentu membutuhkan keterampilan dan keahlian dari dokter gigi. Karena kelebihannya ini, resin komposit adalah bahan tambal yang paling sering digunakan oleh dokter gigi saat ini. Kekuatan tambalan komposit pun tak kalah dengan tambalan amalgam.

  5. Glass Ionomer Cement (GIC)

  6.      Glass ionomer cement adalah bahan tambal hampir sewarna gigi yang komponen utamanya adalah Likuid yang merupakan gabungan air dengan polyacid (asam poliakrilat, maleat, itakonat, tartarat) dan bubuk yang berupa fluoroaluminosilicate glass. Bahan tambal ini meraih popularitas karena sifatnya yang dapat melepas fluor yang sangat berperan sebagai antikaries. Dengan adanya bahan tambal ini, resiko kemungkinan untuk terjadinya karies sekunder di bawah tambalan jauh lebih kecil dibanding bila menggunakan bahan tambal lain. Biokompatibilitas bahan ini terhadap jaringan juga sangat baik (tidak menimbulkan reaksi merugikan terhadap tubuh).

      Material ini melekat dengan baik ke struktur gigi karena mekanisme perlekatannya adalah secara kimia yaitu dengan pertukaran ion antara tambalan dan gigi. Oleh karena itu pula, gigi tidak perlu diasah terlalu banyak seperti halnya bila menggunakan bahan tambal lain. Pengasahan perlu dilakukan untuk mendapatkan bentuk kavitas yang dapat memegang bahan tambal ini.

         










© 2015 Family's Dental Health