Terminal    Musik    Indonesia
Membawa : Tantowi Yahya, Sayang Bang Charles Sudah Tiada
Perasaan sesal melanda Tantowi Yahya setelah kepergian Charles Hutagalung, anggota grup musik legendaris tahun 70-an, The mercy`s.
Kepada sejumlah wartawan dalam acara peluncuran album perdananya " Country Breeze " di Jakarta, pria kelahiran palembang 29 oktober 1960 ini mengatakan sangat sedih ketika menyadari kepergian Charles membuat aksi peluncuran albumnya terasa kurang menarik. " Soalnya, sejak lama saya ingin menghadirkan beliau dalam acara peluncuran album saya. Kehadiran Charles sangat penting karena lagu-lagu yang saya luncurkan merupakan lagu-lagu hits Charles saat bersama Mercy`s," ujarnya.
Album yang diproduserinya bersama Danny Jozal lewat bendera CeePee Production ini memang menjagokan lagu " Hidupku Sunyi " ciptaan Charles.
" Lagu ini adalah kenangan saya waktu kecil," tutur Tantowi kemudian. Lewat lagu ini, ia ingin memberikan penghargaan kepada Charles, seperti halnya ia melakukan kepada Rinto Harahap tahun lalu lewat singlenya " Gone Gone Gone ". Tak heran, penyesalan datang menghinggap perasaannya setelah kepergian Charles yang menderita strike tiga tahun belakangan ini. " Sebenarnya saya ingin memperlihatkan dan memberikan kepada almarhum kaset dan video klip saya. Sayang, dia sudah terlanjur pergi, " papar suami Dewi Andayani.

Untuk mengenang almarhum, Tantowimengadakan malam khusus Charles Hutagalung di Bugs Cafe. Tantowi pun menyanyikan beberapa lagu termasuk lagu ciptaan almarhum. Pembuatan video klip Hidupku Sunyi yang disutradarai Naratama ini beberapa waktu lalu sempat menjadi berita mengingat Tantowi mengusung 20 MC kondang dari Aom Kusman. Ebet Kadarusman, Koes hendratmo, hingga Charles Bonar Sirait, Farhan, Nico Siahaan, Ferdy Hasan hingga Eko Patrio. " Saya sengaja melibatkan mereka karena sampai kapan pun saya tetap merasa bagian dari mereka, " jelasnya.

Selain Hidupku Sunyi, terdapat lagu yang telah dikenal masyarakat luas seperti "Aryati", "Pusara Cinta", "Nusantara," dan "Patah Hati". Lagu Aryati karya Ismail Marzuki adalah kali pertamanya digarap country yang populer lewat Vince Gill, Collin Raye dan lain-lainnya yang bisa dijual di Indonesia karena musiknya popnya agak kental," jelas Tantowi. Rencananya, album berisi 12 lagu (enam barat dan enam Indonesia) yang diproduksi awal sebanyak nya 13.000 buah dalam bentuk kaset juga akan dijual ke negara-negara Eropa, khususnya Belanda. Pertimbangannya, dinilai Tantowi, karena Belanda merupakan negara itu salah satu negara yang suka akan musik country.
" Selain itu masih banyak orang Indonesia yang tinggal disana," tambah Danny seraya menambahlan bahwa penjualan di Belanda baru bisa dilakukan dari bulan Agustus.

Album Country Breeze dari Tantowi Yahya ini Anda bisa pesan lewat Angin Surga. Di dalam Album CD ini terdapat 6 lagu country Indonesia dan 6 lagu Country Barat.
Kembali
Hosted by www.Geocities.ws

1