Tetapi, jauh-jauh hari, seorang paranormal meramal jalinan asmara Desy - Budjana tak akan langgeng. Penyebabnya bukan cuma karena beda agama, tetapi karena Budjana menyadari tak mau dijadikan sekedar " pelabuhan persinggahan ". Desy kemudian menertawai ramalan itu. Cinta, katanya datang dari hati yang tulus. Dari hati yang tulus pula dia mencintai Budjana. " Dia bukan pelabuhan persinggahan," ujar Desy seraya menambahkan, hubungan dengan Budjana berjalan ibarat air, mengalir begitu saja. Lancar dan harmonis.
Makanya, sekembalinya berhaji, wartawan tak kaget lagi ketika memergoki Desy menggandeng mesra pinggang Budjana. Sementara tangan kanan pemuda berdarah Bali itu lengket di pundak janda cantik ini. Wartawanpun menebak, Budjanalah yang akan memperistri Desy nantinya. Ternyata tebakan itu meleset. Buktinya, Desy dan Budjana secara terpisah sama-sama mengaku sudah mengakhiri percintaan mereka. Alasannya, seperti diutarakan Desy karena mereka beda agama. " Mulanya, memang Desy berharap Budjana lambat laun akan mengikuti agamanya. Ternyata Budjana tetap pada keyakinannya sebagai pemeluk Hindu. Akhirnya mereka berpisah baik-baik. Itu alasannya. Kini Desy sendiri lagi," uajr Buddy Ace, juru bicara Desy.