Angin Surga
Terminal Musik Indonesia
Membawa : Perhargaan MTV Indonesia 2001, Chrisye & Krisdayanti Langganan Menang
Chrisye menjadi langganan penemira anugerah MTV. Laiknya King of MTV Indonesia, penyanyi papan atas ini, berulang menyabet kemenangan untuk Penghargaan MTV Indonesia. Untuk 2001 ini, lagu Merpati Putihnya Chrisye terpilih sebagai video klip terfavorit untuk penyanyi pria.
Sedangkan diva MTV Indonesia, sebut saja demikian, Krisdayantiu. Seperti Chrisye, ia berulang memenangkan penghargaan MTV Indonesia. Di tahun ini, Krisdayanti melalui tembang Mencintaimu merai video klip terfavorit bagi penyanyi perempuan. Berlangsung pada sabtu malam di komplek Gelora Bung Karno Jakarta, perhelatan Penghargaan MTV ini, berlangsung semarak. Selain model penyiaran taping(rekaman) yang dinilai sebagian penonton menjemukan karena adanya jeda, perhelatan itu sedikit memicu kontroversi dengan terpilihnya Shanty sebagai penyanyi pendatang baru terfavorit melalui tembang Jatuh Cinta.
Kontroversi ini mengingat Shanty masih tercatat sebagai VJ MTV sehingga muncul spekulasi adanya 'permainan orang dalam'. Shanti pun tak mengetahui mengapa dirinya terpilih. Mengaku dirinya belakangan sibuk menyanyi, anugerah itu dinilai beban. Ini terutama lantaran ia masih VJ MTV. " Mudah-mudahan ini nggak ada permainan di dalam. Ini kan viewer choise," katanya. Kembali terpilihnya Chrisye memang dapat ditebak. Penyanyi legendaris ini menyisihkan penyanyi papan atas lainnya, seperti Katon Bagaskar, Iwan Fals, Indra Lesmana. Denagn anugerah tahun ini, Chrisye tercatat telah tiga kali menerima penghargaan MTV Indonesia. Sebelumnya, tembangnya Kala Cinta Menggoda meraih Moonman Award (1998). Begitupun tembang Cintaku pada 1997.
Krisdayanti
Sama seperti Chrisye, Krisdayanti pun pada 1998 mendapat penghargaan melalui tembang  Menghitung Hari. " Saya tak sangka kepilih lagi. Soalnya sudah pernah mendapat penghargaan ini sebelumnya," ujarnya. Terpilih kedua penyanyi papan atas itu beralasan. Pemberian anugerah MTV Indonesia bedasarkan pengumpulan suara pemirsa (viewer choice). Pemilihan model seperti ini memang diharapkan dapat memunculkan jumlah penggemar terbanyak, berdasarkan orisinalitaslangsung dari pemirsa. Di sisi lain, kembalinay terpilihnya kedua penyanyi itu, menunjukan fanatisme penggemarnya.

Kendati demikian, pilihan model seperti itu, tetap mengandung kelemahan. Sustradara video klip Yose Purnomo, misalkan, menilai model penilain itu bisa bias. Ini mengingat tak semua penggemar mengirimkan suara. Ia mencontohkan penggemar grup musik seperti Slank diperkirakan enggan bersibuk ria mengirimkan suaranya. Dengan demikian, bagi Yose, penghargaan MTV bukan berkaitan pada mutu.
Menanggapi hal itu, Comunication Executive MTV SEA Indonesia Muthia Farida menyatakan, panitia telah berusaha keras menjaring suara pemirsa seluasnya. Ini melalui website, email, faksimil dan sarana komunikasi tulis lainnya. "Kalau secara lisan, ya nggak bisa karena nggak bisa dipertanggungjawabkan,"
Penerimaan suara masuk dilakukan sejak 15 juni lalu dan hingga kini terkumpul sebanyaknya lebih dari 70 ribu suara masuk. MTV sendiri untuk menentukan siapa pemenang tidak campur tangan karena itu pilihan penonton.
Kembali
Hosted by www.Geocities.ws

1