Terminal    Musik    Indonesia
Indonesia Negara Paling Korup di Asia
Political and Economic Risk Consultancy ( PERC) menobatkan Indonesia sebagai negara paling korup di Asia. Penilaian ini didasarkan atas hasil survey periode 2002 lembaga konsultan yang berbasis di Hongkong tersebut. Sebanyak 1000 ekspatriat yang bekerja di berbagai negara Asia memberikan pendapatnya kepada PERC mengenai tindakan korupsi di kawasan ini. Dari hasik jajak pendapat itu, Indonesia mendapat nilai 9,92 sekaligus menjadi negara praktik korupsi  paling buruk. Nilai 9,92 tersebut menunjukkan bahwa praktik korupsi  di Indonesia semakin parah dibandingkan tahun sebelumnya. Bahkan, hasil survei tahun ini menjadi tahun paling buruk sejak 1995. " Sulit dipercaya korupsi di Indonesia jadi semakin parah. Tapi memang itulah yang terjadi," kata PERC dalam pernyataannya diliris di Singapura.

Secara umum, tingkat tindak korupsi di Asia tahun ini mengalami penurunan dibandingkan periode 2001. Beberapa negara menunjukkan kemajuan dalam pemberantasan korupsi, kecuali Indonesia yang justru semakin parah. Masuknya Indonesia sebagai negara yang tidak mengalami kemajuan, praktismenjadi ganjalan untuk menciptakan pandangan bahwa Asia mampu memberantas korupsi. " Adanya negara yang tidak mampu mengatasi korupsi seperti ini menjadikan masalah korupsi di Asia semakin sulit diatasi. Padahal, Asia secara umum sudah menunjukkan perbaikan," Dari sepuluh negara yang masuk peringkat PREC, Singapura, Jepang dan Hong Kong terpilih sebagai negara dengan tingkat korupsi yang paling rendah, sekaligus dikelompokkan pada negara di atas rata-rata. Singapura mendapat nilai 0,90, Jepang 3,25 dan Hong Kong 3,33.  " Dari sejumlah negara yang dinilai, hanya Singapura yang sudah bisa disetarakan dengan negara maju seperti AS, Australia, dan Inggris,"

Di luar negara itu, tiga negara lainnya terpilih sebagai negara dengan tingkat korupsi paling buruk, yaitu Vietnam pada posisi ketiga terburuk dengan nilai 8,25 atau lebih rendah dibandingkan tahun lalu sebesar 9,75. Posisi ke dua diduduki India, dengan nilai 9,17, sekaligus menyandang predikat kedua paling korup. Namun, negara ini  dinilai mampu menurunkan tingkat korupsi karena pada 2001 mendapat nilai 9,25. Setelah India, Indonesia mendapat predikat negara paling korup. Sebab, selain tidak menunjukkan adanya usaha mengurangi tingkat korupsi sejak 1995, nilai yang diperoleh sebesar 9,92 juga merupakan yang terburuk. Posisi Indonesia ini tentu saja sangat jauh dibandingkan dengan negara tetangga serumpun, Malysia. Dengan nilai 5,71, negeri yang dipimpin PM Mahathir Mohammad ini berhasil masuk ke kelompok negara dengan tingkat korupsi paling rendah, dengan menduduki urutan keempat setelah tiga besar Singapura, Jepang dan Hong Kong.

Malaysia juga dinilai berhasil meberantas korupsi karena pada 2001 negara ini masih mendapat nilai 6,0. Peringkat kelima diduduki Korea Selatan yang mendapat nilai 5,75 atau menunjukkan perbaikan dibanding setahun sebelumnya yang mendapat nilai 7,0. Taiwan mendapat nilai 5,83, sekaligus mengalahkan Cina yang mendapat nilai 7,00. Namun, Cina juga dinilai berhasil memberantas korupsi karena tahun lalu mendapat nilai 7,88. Kepada Filipina, PERC memberikan nilai 8,0 dengan komentar bad (buruk) untuk tingkat korupsi yang terjadi. Seperti halnya dengan negara Asia lain, Filipina juga dinilai sukses memberantas korupsi, setelah setahun lalu mendapat nilai 9,0. Alasannya, prestasi ini dicapai setelah Gloria Macapagal Arroyo menjadi presiden menggantikan Joseph Estrada tahun lalu.

Dan inilah hasil survey PREC Periode 2002.
1 Indonesia  9,92
2 India 9,17
3 Vietnam 8,25
4 Filipina     8,0
5 Cina    7,00
6 Taiwan 5,83
7 Korea Selatan 5,75
8 Malaysia 5,71
9 Hong Kong 3,33
10 Jepang 3,25
11 SINGAPURA 0,90

Kembali
Hosted by www.Geocities.ws

1