
Cairan mani menetap relatif lama
dalam vagina, padahal selaput lendir vagina cukup rapuh. Kesempatan masuknya
HIV atau virus lainnya ke dalam aliran darah pun jadi lebih besar. Gonore
dan klamidia serta beberapa penyakit kelamin lain dapat menyebabkan limfosit
CD 4 (limfosit T Helper) berkumpul
di daerah lokasi terinfeksi untuk melawan infeksi.
Sedangkan CD 4 adalah sasaran utama
HIV, itu yang menyebabkan orang berpenyakit Gonore dan klamidia lebih mudahtertular
HIV.
Program officer Ford Foundation
yang menangani kesehatan reproduksi, gender dan hak-hak wanita ini, menemukan
satu dari sepuluh perempuan - bahkan dari kalangan ibu rumah tangga biasa
positif terinfeksi klamidia.
"Klamidia itu hampir sama dengan
gonore. Tapi kenapa kita tidak pernah tahu tentang fakta itu?. Karena dalam
cacatan di puskemas, tidak ada penyakit kelamin lain selain gonore dan
sifili,"jelasnya. Klamida, sebenarnya disebabkan oleh bakteri. Biasanya
menyerang saluran kencing atau organ-organ reproduksi. Pada wanita, menyebabkan
infeksi di mulut rahim, sedangkan pada pria, menyebabkan infeksi di urethra(bagian
dalam penis). Sebanyak 75 persen penderitanya, tidak mendapatkan gejala
penyakit ini. Kalaupun muncul gejala, pada wanita, hanya berupa keputihan.
Penyakit menular seksual (PMS) yang satu ini, dapat menular atau ditularkan
pasangan.
Bayi yang lahir dari ibu yang tertular
klamidia, dapat terkena infeksi mata( pneumonia).
Bila tidak di obati, organ reprodusi
dan perut bagian bawah akan terasa sakit, juga tejadi PID( radang panggul),
Selain itu, keluar cairan yang tidak biasa dari vagina atau penis, terasa
panas pada saat buang air kecil serta terasa sakit saat berhubungen intim.
Saat ini, klamidia sudah dapat
diobati hingga tuntas. Namun, bila infeksi klamidia yang terjadi cukup
parah, atau tertular berulang-ulang, bisa menimbulkan kemandulan.
Itu sebabnya, seringkali wanita
pekerja seks komersial yang beberapa kali tertular PMS ini, tidak memerlukan
obat atau alat pencegah kehamilan karena sudah menjadi mandul.
Untuk mencegah klamidia, perhatikan
selalu kebersihan organ intim, setia dengan satu pasangan yang "Bersih"dari
penyakit tersebut, dan lakukan hubungan seks dengan menggunakan kondom.