Meski serius sinetron, tapi urusan bernyanyi Denada jalan terus. Untuk urusan tarik suara, idola Denada tidak jauh-jauh, jaitu Emilia Contessa dan Dangdut. "Saya bangga menjadi anak Emilia Contessa. Tapi Emilia ya Emilia, penyanyi hebat. Saya hanya seorang Denada. Jangan harapkan saya tampil sehebat Mama, " katanya. Dan terus tentang adanya cerita bahwa Denada diam diam suka Dangdut?. Bahkan, akunya, ia semangat jika mendengar alunan musik identik dengan pukulan gendang ini. Denada, putri penyanyi senior Emilia Contessa ini sempat menjadi host sebuah tayangan dangdut, Digoyang.
"Nggak nyangka, sih, kalau aku dipilih. Tapi, aku senang karena memang sebenarnya aku suka musik dangdut, " tuturnya saat dijumpai di sela syuting di Hotel Bumi Wiyata, Depok. Bahkan, kelahiran Jakarta, 19 Desember 1978 ini sering 'tak tahan' berjoget jika mendengar alunan musik dangdut. Karena itulah, di tayangan tersebut ia memang tidak sekadar menjadi pembawa acara, tetapi juga ikut bergoyang bersama peserta dan bintang tamu lainnya. Denada jago joget memang bukan sesuatu hal yang mengherankan karena sudah lama ia dikenal jago jaipongan. Bahkan, saat kuliah di Australia - yang kini sedang cuti panjang - ia sering kali memenuhi undangan atau permintaan masyarakat Indonesia di negeri Kanguru itu untuk menari jaipongan. "Lumayanlah, bayarannya bisa untuk nembah-nambahin biaya hidup, setelah penghasilan dari kerja menjadi pelayanrestoran," ungkap Denada.