Terminal    Musik    Indonesia
Membawa : Iis Dahlia, Gue Nggak Gila Seks
Menjadi janda ternyata tidak membuat wanita berkumis tipis Iis Dahlia bingung menghilangkan hasrat seksualnya. Walau dorongan itu sering timbul meledak-ledak, dengan kegiatan yang dilakukan semua keinginan tersebut dapat diredam. Iis memang tidak memungkiri sebagai wanita normal, keinginan itu tentu pasti ada. Tapi dengan kesibukan yang ada sekarang, wanita kelahiran Indramayu 29 mei 1972 ini mengaku bisa menekan keinginan tersebut seminim mungkin.

" Gue terlalu sibuk kalau harus memikirkan keinginan seks gue. Lagi pula buat apa dipikirkan. Toh gue tetap nggak akan mungkin mendapatkan keinginan itu sekarang. Pokoknya saat ini gue belum membutuhkan pelampiasan hasrat gue," tuturnya lagi seraya menyebutkan satu persatu bentuk kesibukannya. Ya, sejak menjanda tahun lalu, ibu seorang anak ini meningkatkan jadwal kesibukannya. Selain menerima banyak tawaran iklan, dia juga akhirnya menjadi presenter acara musik dangdut di TPI.

Tidak cuma itu, beberapa produser bahkan menawari menjadi pemain sinetron bernafaskan musik dangdut. " Tapi khusus untuk main sinetron, gue belum bisa ngambil keputusan. Pasalnya, itu tadi, gue terikat dengan seabrek kesibukan. Ternyata banyak kesibukan itu juga musingin lho......." ujarnya lagi seraya menambahkan bahwa gara-gara menumpuknya jadwal kegiatannya itu, dia sering menjadi plin-plan. Tidak bisa mengambil keputusan cepat dan tepat. Tapi, benarkah kegiatan menumpuk itu bisa menenangkan Iis dari godaan seks?

Ditanya begitu, lagi-lagi dia cuma tertawa. Namun dia akhirnya mengaku lagi bahwa sebagai wanita normal, keinginan untuk melakukan seks itu selalu muncul di saat menjelang tidur. " Tapi melakukan seks dengan siapa? nah kalau godaan itu datang, umumnya gue buru-buru mandi, lalu sembahyang. Beres deh....."
Pernah nggak mencoba untuk mendapat kepuasan dengan menggunakan alat bantu? Pertanyaan itu ternyata membuat mata perempuan berleher jenjang ini membelalak. " Wah kalau yang kayak gitu sama sekali nggak ada dalam pikiran gue. Lagian gue ini bukan tipe wanita yang gila seks tau!" lanjutnya sambil tertawa.
Hari pertama puasa, Iis Dahlia (29) berbuka di lokasi shooting di Puncak, Jawa Barat. Cuaca mendung bahkan hujan deras sepanjang Sabtu (17/11) siang membuat rasa lapar dan dahaga menjadi lebih ringan dijalani. Hujan membuat jalannya kesibukan tidak leluasa lagi. Iis bisa istirahat tidur siang. "Puasa itu untuk dinikmati. Lapar dan haus ya tentu saja, namanya juga puasa, tapi kalau sudah diniatkan ringan saja menjalaninya," katanya. Meski begitu bulan ini dia memilih satu kegiatan shooting saja. Program acara "Padamu Aku Bersimpuh" di RCTI yang kejar tayang membuatnya memutuskan berkonsentrasipada satu kegiatan dulu, tambahnya. Meski begitu Iis mengaku tetap memilih istirahat malam dirumahnya, di bilangan Cibubur, supaya tetap bisa dekat-dekat dengan anaknya Salsabilla Juwita(3).

"Hari pertama saya makan sahur dengan bihun goreng, tahu, dan pepes ikan pindang. Saya tidak terlalu menuntut dengan menu makanan. Saya serahkan semuanya dengan bibi di rumah. Dia tidak terlalu repot menyiapkan makanan, karena dimasakkan apa saja saya mau," tutur Iis berkisah. Tentu yang segera diingat jika puasa adalah harapan tibanya mudik lebaran. Pulang mudik, katanya, tetap kesempatan yang dirindukan, meskipun sesungguhnya dia juga sering pulang. Sebulan atau dua bulan sekali Iis mengaku pulang ke rumah orangtuanya. "Perjalanan pulang ke Indramayu cuma 3,5 jam. Tapi tetap ada yang menyenangkan kalau mudik, karena ketemu dengan orangtua, kakak, uak, bibi. Senang sekali," kata wanita yang membiarkan kumis tumbuh diatas bibirnya ini.
Hosted by www.Geocities.ws

1