Angin
Surga
Terminal Musik Indonesia
Membawa : Bandung Demam Bung Karno
Dalam dua pekan terakhir masyarakat Kota Bandung dilanda
demam Bung Karno. Antusiasme masyarakat terhadap presiden pertama itu bisa
dilihat dari membludaknya pengunjung pameran 100 tahun Bung Karno di Jalan
Cikapundung. Pameran itu sendiri sudah berlangsung 4 hari. Di beberapa
ruas jalan di Bandung misalnya dikawasan Antapani, gambar Bung Karno dalam
bentuk balibo berukuran panjang 3 meter dan lebar 2 meter diletakan di
sisi jalan.
Tidak hanya itu, sejumlah cendera mata bergambar Bung
Karno, mulai dari patung, uang kertas, kaus, foto sampai buku Soekarno
laris terjual. Dari jumlah cendera mata itu, patung-patung Bung Karno berukuran
30 cm paling mencolok dibeli pengunjung. Dadang, pedagang patung, menyebut
selama empat hari pameran jumlah patung terjual hampir seratus buah.
Harga patung sekitar Rp 100.00 perbuahyang dijual dalam
berbagai bentuk, patung berdiri maupun duduk. Patung itu cukup ekspresionis
menggambarkan watak seorang pemimpin bangsa yang dicintai rakyatnya. Tampak
mimik Bung Karno yang pembrani divisualkan dalam patung saat berpidato.
Dadang mengatakan, ia membeli patung-patung itu dari seorang seniman di
Bandung yang kemudian dijualnya kembali. " Mumpung seratus tahun, sekalian
kita jualan. Lagi pula bapak dan Aki(kakek) saya penggemar Bung Karno,"
katanya.
Setelah dari Bandung, Dadang dan teman-temannya akan
boyongan ke Jakarta karena ibu kota penggemar Bung Karno cukup banyak.
Sedangkan uang kertas Rp 1.000 bergambar Bung Karno cetakan
1964 berwarna hijau dan merah juga diserbu pengunjung. Walaupun harga uang
kertas itu sendiri sekitar Rp 75.000 per lembar, tidak menyurutkan
minat masyarakat Bandung untuk memilikinya.
" Hitung-hitung sebagai penambah koleksi Bung Karno,"
ujar Asep dari Cimahi.
Agusliman (75) warga Bandung yang tinggal di Kawasan
Cipangeran mengakui, jika Kota Bandung tak bisa dipisahkan dari perjuangan
Bung Karno. " Aktivitas politik dan perjuangan Bung Karno sebagian besar
dilakukan dari Bandung, makanya Bung Karno sangat dikenali masyarakat sini.
Apalagi beliau juga kuliah di ITB," katanya.
" Air mata ini selalu meleleh jika melihat Bung Karno,
kapan kita punya pemimpin seperti beliau yang berani berkorban untuk bangsa
dan negaranya. Bung Karno sangat mencintai Indonesia," tukas Agusliman
terisak.
Kembali
info : Kompas