KEHILANGAN PEKERJAAN
Nanang (31), pengemudi bajaj beropersasi di wilayah Jakarta Pusat, mengatakan, soal penggantian bajaj dengan kancil terserah kepada pemerintah. " Kalau mereka mau ganti, silahkan, tetapi jangan lupa dengan nasib kami. Jangan hanya karena mementingkan diri sendiri, kami yang kecil harus menjadi korban, " Ungkap Nanang.
Dikatakan, Pemda DKI Jakarta harus memperhatikan dan mempertahankan pengemudi bajaj yang lama. Sebab, ada ke khawatiran dari pengemudi bajaj yang sudah lebih dari 10 tahun menggeluti pekerjaan itu, jangan-jangan dengan masuknya kendaraan baru itu, pengemudi lama disingkirkan oleh pengemudi baru.
Mohamad Kasiman (32), pengemudi bajaj di wilayah Jakarta Timur, menjelaskan, pengusaha atau pemilik bajaj dan pemerintah harus memberikan jaminan kepada pengemudi lama bahwa mereka tidak akan kehilangan pekerjaan. " Anak dan istri mau makan apa kalau kami tidak punya pekerjaan," ungkap Kasiman.