Angin Surga
      Terminal Musik Indonesia

Membawa : Anang Hermansyah, " Amy Sharp Award Mestinya Independen,"

Penyanyi Anang Hermansyah kecewa berat dengan penyelenggara Anugrah Musik Indonesia (AMI) Sharp, baru-baru ini.
Dimata suami Krisdayanti ini, anugrah bagi insan musik yang berlangsung setahun sekali itu tidak profesional.
Anang mengatakan itu, karena saat ini nuansa bisnis Ami Sharp Award lebih kental ketimbang misi awalnya, memajukan dunia musik di tanah air. Penyelenggaraan AMI Sharp belakangan memang kerap dikritik, terutama oleh para musisi. Hal yang dipermasalahkan, antara lain imej Sharp Award yang seakan menghaki acara anugrah tersebut. " Kesannya anugrah ini milik Sharp. Embel-embel Sharp dibelakang AMI itu yang jadi soal, karena nantinya terkesan anugrah ini milik Sharp. Padahal ini milik kita semua para insan musik.
Jadi, nuansa bisnis kental sekali, " ujar Anang menambahkan.
 

  xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

Selanjutnya Anang menginginkan perhelatan bagi insan musik itu dikembalikan seperti semula, yakni AMI saja, tanpa embel-embel Sharp di belakangnya. Selain itu ia juga menginginkan penilaian yang lebih independen. " Soal sponsor, kan bisa siapa saja," terang Anang.
Rumor yang berkembang di kalangan insan musik sekarang, AMI Sharp tidak independen lagi, antara lain karena karena setiap perusahaan rekaman jika ingin artisnya memenangkan penghargaan maka harus menyiapkan uang pelicin kepada penyelenggara AMI Sharp.

Selain itu, benyaknya kritik pedas yang ditujukan terhadap penyelenggara AMI Sharp, memunculkan gagasan baru untuk membentuk wadah yang siap menyaingi Sharp. Sekelompok wartawan musik se Jakarta misalnya berencana membuat acara serupa. Namanya pun sudah disiapkan, yakni Kado Musik Indonesia (KMI). Anang termasuk yang mendukung digelarnya acara KMI.
" Kalau wartawan yang membuat, saya percaya penilainnya lebih independen. Dan itu sangat memacu para musisi membuat prestasi musik Indonesia. Kalau AMI Sharp Award terus berbangga dengan gayanya yang tidak profesional seperti sekarang, maka jangan harap persaingan meraih prestasi musik Indonesia bisa sehat, " ujar Anang kemudian.
 

 Home

 
 
 

Hosted by www.Geocities.ws

1