B I O D A T A


Nama : MUHAMMAD DZAKIY ZAIDAN

Tempat/Tgl Lahir : KUALA KAPUAS, 20 OKTOBER 2001

Alamat : JL. Cilik RIwut No. 66 RT. 01 Desa Pulau Telo Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Indonesia 73516

NIK : 6203012010010009

Agama : Islam

E-mail : [email protected]

Pekerjaan : Mahasiswa

Nama Istansi : Universitas Lambung Mangkurat

Riwayat Pendidikan : MIN SELAT HULU UNIT 2, MTSN SELAT KAPUAS, MAN KAPUAS

Nama Ayah : AKHMAD RIADI

Nama Ibu : BUDHI ANGGRIANI

Pekerjaan Ayah : PNS

Pekerjaan Ibu : PNS

Alamat Orang Tua : JL. Cilik RIwut No. 66 RT. 01 Desa Pulau Telo Kecamatan Selat Kabupaten Kapuas Kalimantan Tengah Indonesia 73516

Format Struktur Document

heading 1

heading 2

heading 3

heading 4

heading 5
heading 6

Format test

Lembar kerja baris 1
lembar kerja baris 2
lembar kerja baris 3

PT Bank Aladin Syariah Tbk (IDX: BANK) (sebelumnya bernama PT Bank Net Indonesia Syariah Tbk) merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang perbankan dan bermarkas di Jakarta, Indonesia. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1994. Pada awalnya, perusahaan bernama Maybank Nusa International yang merupakan patungan usaha antara Maybank dan Bank Nusa Nasional. Kemudian, pada tahun 2000, nama perusahaan berubah menjadi Bank Maybank Indocorp karena pengalihan saham Bank Nusa kepada Menteri Keuangan Republik Indonesia dan Perusahaan Pengelola Aset (sebelumnya Badan Penyehatan Perbankan Nasional). Pada tahun 2010, perusahaan mulai beroperasi dengan prinsip syariah dengan nama baru Bank Maybank Syariah Indonesia. Kemudian, pada tahun 2011, saham milik Menteri Keuangan Republik Indonesia dialihkan kepada PT Prosperindo. Pada Mei 2019, Maybank dan Prosperindo menandatangani Perjanjian Pembelian Saham dengan NTI Global Indonesia dan Berkah Anugerah Abadi, dimana NTI dan Berkah bertindak sebagai pembeli saham.[1][2][3][4] Setelahnya, pada Desember 2019 kepemilikan perusahaan oleh NTI dan Berkah mulai resmi berjalan, ditandai dengan persetujuan akuisisi oleh OJK, dimana masing masing perusahaan memegang 70% dan 30% saham perusahaan, yang dilanjutkan dengan perubahan nama perusahaan pada akhir Desember 2019 dan penandatanganan akta akuisisi oleh kedua pihak pada Januari 2020.[5] NTI dan Berkah adalah dua perusahaan yang tercatat pernah memiliki saham Kioson Komersial Indonesia, sebuah perusahaan teknologi dengan basis mitra UMKM. Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Kioson pernah mengumumkan perubahan nama kedua perusahaan ini, masing masing perusahaan sebelumnya bernama Sinar Mitra Investama dan Seluler Makmur Sejahtera. Dalam pengumuman akuisisi yang ditampilkan di website, kedua investor baru ini memiliki niat untuk memperluas cakupan perbankan dengan sektor UMKM.

Gambar

Gambar 1 Gambar 2 Gambar 3