#20
October 2000 Edition
Tim Redaksi:
Robertus Wahendro Adi, Stefanus Djoni, Heru Wibawa (photography)
  
Sekapur Sirih
Kriiing�.. begitulah bunyinya.
Weker jaman sekarang mungkin berbeda nadanya, namun tetap sama gunanya, untuk membangunkan si empunya.

Nah, kalo pagi menjelang dan si Weker ini berteriak lantang, apa yang kamu lakukan? Dengan mata setengah memejam tangan menjangkau, matilah Weker si pengacau mimpi memukau. Kasihan��
Dan selanjutnya kala mentari meninggi, tersadarlah diri, harus berlari, mengambil handuk, cepat mandi, dan lalu pergi.

Begitulah sebagian kisah hidup orang sibuk masa kini. Semuanya serba cepat, pulang kerja sudah capai sehingga Weker secanggih apapun mungkin sudah tidak ada lagi guna fungsinya.

Bagaimana dengan kehidupanmu? 
Kewajiban hidup seringkali memaksa kita untuk bersibuk-sibuk ria bahkan makan pun sering dikorbankan. Serba-serbi �tips� e-bulletin kali ini ingin mencoba membantu teman-teman menyiasati kehidupan sibuk sehari-hari. Makan, itu kebutuhan yang penting, bukan? Terkadang makanan yang dibeli di luar (foodcourt dsb, red) tidak sesuai dengan selera kita, selain lebih mahal tentunya. Sedangkan untuk memasak sendiri di rumah, sudah tidak ada waktu lagi karena membutuhkan waktu yang relatif lama. 

Tips yang dipersembahkan kali ini, adalah bagaimana kita bisa memasak sesuai dengan selera kita dengan waktu yang relatif cepat, sehingga kita tidak kehilangan waktu terlalu banyak. Tips ini dibawakan oleh Grace Debby, yang sudah terkenal sebagai �hobist� dan jagoan masak mudika. 

Grace Debby? Wah, mengingat nama itu, e-bulletin juga ingin mempersembahkan profile teman kita ini, yang sempat share sebagian pengalaman hidupnya ketika ditemui oleh redaksi.

Adalagi persembahan lain, sebuah artikel yang diambil dari cerita seorang teman dari dunia cyber, �Wanna Push A Mountain?�, semoga memberikan tambahan semangat yang menghidupkan dalam pelayanan kepada Tuhan. Artikel ini juga dipadukan dengan kilasan info tentang liku-liku kehidupan Gereja awal, dimana kehidupan itu tidaklah mudah dijalani begitu saja. Jika kita menyadari, kehidupan sibuk sekarang pun yang dalam bentuk lain juga sangat mempengaruhi kehidupan iman Gereja. Tantangan bagi kita semua.

Jangan lupa juga membaca reportase kegiatan mudika satu bulan ini dalam Kilas Balik Mudika.

Akhirnya redaksi mengucapkan selamat menikmati.
Semoga Tuhan memberkati.

(Redaksi)
 


MENU
*
Sekapur Sirih
Kilasan Info 
Utama: Grace Debby "Belajar Terus"
Wanna Push A Mountain?
Kilas Balik
Jangan Lupa
Serba-serbi
Yang Segera Tambah Umur

*

 

Kilasan Info
 
 

       Beberapa Tanggal dan Kejadian Penting dalam Sejarah Gereja
(setelah wafatnya Kristus)

33 M Peristiwa Pantekosta pertama, turunnya Roh Kudus ke atas para rasul. Santo Petrus berkhotbah di Yerusalem; 3000 orang dibaptis menjadi komunitas Kristen yang pertama. Santo Stefanus, deakon, dirajam dengan batu sampai mati di Yerusalem. Dia dihormati sebagai martir Kristen yang pertama.

34 M Santo Paulus, yang sebelumnya dikenal sebagai Saulus, penindas umat Kristen, bertobat dan dibaptis. Setelah tiga tahun hidup sendirian di gurun, dia bergabung dengan kelompok para Rasul. Dia melakukan tiga perjalanan misionaris utama dan dikenal sebagai Rasul bagi kaum non-Yahudi. Dia dipenjarakan dua kali di Roma dan dipenggal disana antara tahun 64-67.

39 M Kornelius, orang Yunani, dan keluarganya dibaptis oleh Santo Petrus, sebuah kejadian penting yang melambangkan misi Gereja kepada segenap manusia.

42 M Penindasan umat Kristen di Palestina terjadi pada pemerintahan raja Herodes Agrippa. Santo Yakobus bin Zebedeus, rasul pertama yang terbunuh menjadi martir, dipenggal kepalanya pada tahun 44. Santo Petrus dipenjarakan untuk beberapa waktu.
Banyak umat Kristen melarikan diri ke Antiokia, menandakan awal dari penyebaran Kristen melampaui batas-batas wilayah Palestina. Di Antiokia, para pengikut Kristus untuk pertama kalinya disebut dengan sebutan Kristen.

49 M Umat Kristen di Roma, yang waktu itu dianggap sebagai bagian dari sekte Yahudi, sangat terpukul oleh dekrit yang dikeluarkan oleh kaisar Claudius yang isinya melarang ibadat Yahudi di sana.

51 M Konsili Yerusalem, dimana semua Rasul hadir dibawah pimpinan Santo Petrus, menyatakan bahwa sunat, aturan makanan, dan berbagai peraturan hukum Musa tidak diharuskan bagi kaum non-Yahudi yang menjadi Kristen. Dekrit yang penting ini
dikeluarkan sebagai reaksi atas kaum Yahudi-Kristen yang memaksa bahwa umat Kristen harus mengikuti aturan hukum Musa untuk diselamatkan.

64 M Penindasan dimulai di Roma dibawah caesar Nero, dimana sang caesar memulai kebakaran yang menghanguskan setengah kota Roma, lantas memfitnah umat Kristen.

64 - 67 M Santo Petrus wafat sebagai martir di kota Roma selama penindasan oleh Nero. Dia mendirikan keuskupan di sana dan menghabiskan tahun-tahun terakhirnya disana setelah berkhotbah di Yerusalem, mendirikan keuskupan di Antiokia, dan memimpin Konsili Yerusalem.

70 Penghancuran kota Yerusalem oleh Titus

88 - 97 Masa jabatan Paus Santo Clement I, penerus ketiga setelah Petrus sebagai Uskup Roma. Beliau adalah salah satu Bapa Apostolik Gereja. Surat Pertama kepada umat di Korintus, ditulis oleh Gereja di Roma kepada Gereja di Korintus, untuk menyelesaikan persengketaan penyingkiran Uskup yang sah di Korintus. Caesar Domitian menindas umat Kristen, terutama di kota Roma.

100 Wafatnya Santo Yohanes, Rasul dan Evangelis, menandai berakhirnya jaman Para Rasul dan generasi pertama Gereja. Pada akhir abad tersebut, Antiokia, Alexandria, Efesus di Timur, dan Roma di Barat, semuanya telah merupakan pusat populasi Kristen dan pengaruh Kristen.

107 Santo Ignatius dari Antiokia menjadi martir di Roma. Dia adalah penulis Kristen pertama yang menggunakan kata "Gereja Katolik"

112 Caesar Trajan, dalam jawabannya terhadap Pliny, gubernur wilayah Bithynia, memerintahkannya untuk tidak mengejar umat Kristen, tetapi menghukum mereka jika mereka menolak untuk menghormati dewa-dewa Romawi di hadapan umum. Jawaban resmi
ini menjadi standar perlakuan magistrat Romawi dalam berurusan dengan umat Kristen.

117-138 Penindasan dibawah kaisar Hadrian. Banyak dari Kisah-kisah para martir berasal dari periode ini.

125 Penyebaran ajaran Gnostikisme, suatu kombinasi dari ajaran filosofi Plato dan agama- agama misterius dari Timur. Para pengikutnya mengaku bahwa prinsip-prinsip pengetahuan yang rahasia memberikan pemahaman yang lebih mendalam dibandingkan dengan wahyu Ilahi dan iman. Salah satu tema Gnostik, menyangkal ke-Allah-an Yesus, sementara yang lainnya menyangkal kemanusiaan Yesus, dan menganggapnya hanya penampilan belaka. (Docetisme, Fantasiaisme)

144 Pengucilan Marcion, uskup dan penyeleweng ajaran iman, yang mengaku bahwa Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru sama sekali bertolak belakang dan tidak berhubungan sama sekali, dan bahwa tidak ada hubungan antara Allah orang Yahudi dan Allah orang Kristen, dan bahwa Kanon Alkitab hanya terdiri dari sebagian Injil Lukas dan 10 surat-surat Santo Paulus. Marcionisme berhasil diatasi oleh Roma pada tahun 200 dan dikutuk oleh konsili di Roma pada tahun 260, tetapi penyelewengan ini masih muncul hingga beberapa abad di wilayah Timur dan masih punya pengikut hingga Abad Pertengahan.

155 Santo Polycarp, Uskup Smyrna dan murid Santo Yohanes Penginjil, wafat sebagai martir.

156 Mulai munculnya Montanisme, semacam ekstrimisme religius. Ajaran-ajarannya terutama adalah kedatangan Yesus yang kedua kalinya, penyangkalan terhadap kekudusan Gereja dan kuasa untuk mengampuni dosa, dan moralitas religius yang berlebihan. Penyelewengan ini yang dipimpin oleh Montanus dari Phrygia dan yang lain-lain, dikutuk oleh Paus Santo Zephyrinus(199-217)

161-180 Masa pemerintahan Marcus Aurelius. Penindasan olehnya yang dimulai setelah terjadinya bencana-bencana alam, lebih kejam dibanding para pendahulunya.

165 Santo Justinus, salah satu penulis penting Gereja perdana, menjadi martir di Roma.

180 Santo Irenaeus, Uskup Lyons dan salah satu teolog besar masa itu, menulis Adversus Haereses (Melawan Para Penyeleweng/kaum heretiks). Dia menyatakan bahwa ajaran dan tradisi oleh Tahta Roma adalah standar bagi kepercayaan Kristen.

196 Kontroversi menyangkut tanggal perayaan Paskah - hari Minggu, menurut tradisi Barat, atau tanggal 14 dari bulan Nisan (dalam kalender Yahudi), tidak peduli hari apa, sesuai praktek di Timur. Kontroversi ini tidak selesai pada saat itu. Didache, berisi rekaman
penting kepercayaan Kristen, praktek ibadat dan pemerintahan, pada abad pertama. Bahasa Latin diperkenalkan sebagai salah satu bahasa liturgi di Barat. Bahasa-bahasa liturgi lainnya adalah Aram dan Yunani. Sekolah Katekis Alexandria, didirikan di pertengahan
abad kedua, memperluas pengaruhnya menyangkut pelajaran doktrin dan instruksi dan interpretasi/penafsiran Alkitab.

sumber : http://www.gerejakatolik.net/info/kronologi.htm

<menu>
 

 

Utama

Grace Debby:

Belajar Terus

Pokoknya Pe De�� ungkapan khas seorang gadis bersuara alto dengan senyum dan wajah cerianya. Grace Debby Suhaedy, nama lengkapnya, bekerja sebagai Web Designer di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang investment.

Sore ini, di tengah lalu lalang penghuni S�pore, aku berdiri dan menanti temanku itu. Tak lama kemudian muncullah doi dari tangga eskalator dengan stelan krem dan celana kain coklat membawa tas tangan hitam. Seperti biasa, senyumnya tak lupa dimunculkan.

Sudah berapa lama?� tanyanya yang kujawab dengan iseng bahwa aku sudah menantinya sejak kemarin. Hahaha�.. memang kami sudah biasa bercanda ria, kadangkala juga saling menyela. Selama satu tahun lebih aku telah mengenalnya dan kami sering bersama-sama dalam kegiatan-kegiatan Mudika KKIS.

Kami berjalan keluar Rafles Place MRT Station menuju Lau Pa Sat untuk makan malam. Perbincangan demi perbincangan mengalir dengan asiknya. Grace memang enak untuk diajak ngobrol. Penggemar Steamed Chicken Rice dan segala macam sup ini bercerita banyak hal tentang dunia kerja. Maklum, baru beberapa bulan bekerja pasti banyak pengalaman yang berkesan. Bekerja itu berbeda dengan sekolah, begitu katanya. Dunia kerja lebih enak, di sini ada berbagai hal yang bisa dipelajari: ketemu teman baru, berhubungan dengan banyak orang, lingkungan profesional, dsb.

Dulu ketika gua di NTU, rasanya stress sekali. Berr..rat� Grace mengawali ceritanya. �Pokoknya gua nggak mau riset lagi. Kerjaan nggak jelas, trus banyak banget, pokoknya males deh. Itu bukan dunia gua kali ya.�

Memang, berpindah �haluan� bukanlah hal yang mudah. Grace yang dulu lulus dari Teknik Sipil UI melanjutkan studi dengan beasiswa master by research di School of Civil and Structural Engineering, NTU. Meski dengan jurusan yang sama, dunia risetnya adalah sesuatu yang berhubungan dengan teknologi informasi. �Jadi sama sekali baru� lanjutnya, �Dulu sering ngantuk-ngantuk kalo kerja (riset, red), nggak jelas sih

Sekarang gimana?
Sekarang apa yang gua lakukan itu jelas. Kalo loe kerja ya, loe bakal tau apa yang mau loe lakukan� jawabnya. �Jadi semangat nih hidup gue

Ketika dulu mau lulus dari NTU dan lagi �hobi-hobi�nya ngelamar kerja, si Ahli Masak Mudika ini pernah diterima di suatu perusahaan supplier. Namun entah mengapa penerimaan itu tidak jadi sehingga membuatnya 'down' selama seminggu. Tampaknya berkat Tuhan senantiasa berlimpah, buktinya Grace akhirnya diterima di perusahaan yang sekarang ini. Diputuskannya juga untuk terus menggeluti bidangnya sekarang ini yang notabene tidak berhubungan dengan Teknik Sipil.

Di tempat kerjanya yang baru, Grace belajar Cold Fusion dan database programming. Selama 2 bulan ini dia juga menilai kolega-koleganya se-kantor yang sudah punya pengalaman 2 atau 3 tahun. �Dan ternyata gue juga nggak jauh ketinggalan dibanding mereka� katanya bangga sambil menikmati Chicken Rice.

Tampaknya ini yang memacu Grace untuk senantiasa belajar. Prinsipnya: �Belajar terus�. Menurutnya kalau kita belajar terus menerus, lama-lama kita akan ahli. Grace juga pengen belajar hal-hal yang lain, belajar finance contohnya, kalo ada kesempatan kenapa enggak?

Dalam hal bahasa, si Rambut Pendek Seleher ini mengaku punya kesulitan. Tetapi seperti prinsipnya tadi, dia memaksakan diri untuk bisa belajar bahasa, khususnya English. Dari berbagai pengalaman, kalau tidak dipaksa dia nggak bakalan bisa. Maka sekarang Grace mengusahakan dirinya untuk banyak membaca dan �listening�. Setiap ada kesempatan untuk melakukan itu, dia akan melakukannya. Lingkungan sekitar sangat mempengaruhi dalam proses belajarnya ini. Banyak sekali kemajuan-kemajuan yang sudah diperolehnya. Kalo dulu punya kesulitan mendengarkan Channel News Asia, sekarang sudah tidak lagi. Tampaknya prinsip belajar terus yang diterapkannya telah membuahkan hasil.

S ejak kelas 3 SMP, Grace Debby sudah bergabung dengan Legio Maria. Legio semakin membuatnya rajin berdoa. Dan di dalam berdoa, Tuhan senantiasa dekat dengannya. �Semakin kita rajin berdoa, semangat hidup kita meningkat.� Tidak heran bahwa Grace Debby sekarang menjabat sebagai salah seorang perwira Legio Maria Bunda Rahmat Ilahi KKIS. Di dalam Legio juga, kepekaan sosial semakin meningkat : Melalui sharing teman-teman tiap minggu dan melalui kunjungan-kunjungan yang dilakukan.

Pernah dulu Grace meninggalkan Legio. Waktu itu dikarenakan kepindahan rumahnya di Jakarta. Dalam perjalanan seterusnya, dia semakin jarang berdoa dan tidak begitu bersemangat ke gereja. Puji Tuhan, sekarang tidak lagi, itu juga dikarenakan adanya Legio Maria di sini. Grace semakin menghayati makna Ekaristi, terutama sekali saat menyambut Tubuh Kristus dalam komuni. �Rajin berdoa� itulah kunci yang selalu ditekankannya.

Gadis kelahiran Medan ini mengaku tidak begitu suka jalan-jalan. Kalaupun jalan-jalan, palingan itu untuk sekedar berhaha-hihi sebentar, bersosialisasi dengan teman-teman. Selalu berusaha untuk mencintai orang lain dan �tersenyum� adalah resep hidupnya.

Gue itu orangnya ekspresif dan sensitif� akunya. �Kalau lagi ceria, bisa ngakaknya minta ampun. Tapi kalo sedih, ya nangis. Bahkan kalau lihat film yang sedihnya sedikit aja, gue bisa nangis. Trus kalau lihat orang sedih, gue bisa lebih sedih lho dari orang itu. Pokoknya gitu deh

Itulah Grace Debby. Sosok berbintang Aquarius, lahir 30 Januari 1974, yang punya kemampuan untuk me-manage orang dan dulu pernah punya cita-cita menjadi guru, masih berjalan menelusuri masa-masa mudanya. Belajar dan Belajar. Tak lupa berdoa dengan semangat hidup yang senantiasa menyala.

Percakapan dan makan malam kami diakhiri dengan perpisahan di Raffles Place MRT station. Malam ini, Grace melanjutkan perjalanan ke Mount Elizabeth Hospital menjenguk seorang teman yang baru saja melahirkan. Sakit batuk yang belum sembuh benar tidak menjadi halangan baginya menjalankan tugas Legio. Salut Grace! (rwa)

<menu>


A Simple Story from Cyberspace :

Wanna Push A Mountain?

A man was sleeping at night in his cabin when suddenly his room filled with light, and the Savior appeared. The Lord told the man he had work for him to do, and showed him a large rock in front of his cabin.

The Lord explained that the man was to push against the rock with all his might.

This the man did, day after day. For many years he toiled from sun up to sun down, his shoulders set squarely against the cold, massive surface of the unmoving rock, pushing with all his might. Each night the man returned to his cabin sore, and worn out, feeling that his whole day had been spent in vain.

Since the man was showing signs of discouragement, the Adversary decided to enter the picture by placing thoughts into the man's weary mind: "You have been pushing against that rock for a long time, and it hasn't budged. Why kill yourself over this? You are never going to move it." Thus, giving the man the impression that the task was impossible and that he was a failure. These thoughts discouraged and disheartened the man.

"Why kill myself over this?" he thought. "I'll just put in my time, giving just the minimum effort; and that will be good enough." And that is what he planned to do, until one day he decided to make it a matter of prayer and take his troubled thoughts to the Lord.

"Lord," he said, "I have labored long and hard in your service, putting all my strength to do that which you have asked. Yet, after all this time, I have not even budged that rock by half a millimeter."

"What is wrong? Why am I failing?"

The Lord responded compassionately, "My friend, when I asked you to serve me and you accepted, I told you that your task was to push against the rock with all your strength, which you have done. Never once did I mention to you that I expected you to move it. Your task was to push. And now you come to me with your strength spent, thinking that you have failed. But is that really so? Look at yourself. Your arms are strong and muscled, your back is sinewy and brown, your hands are calloused from constant pressure, and your legs have become massive and hard. Through opposition you have grown much, and your abilities now surpass that which you used to have. Yet you haven't moved the rock. But your calling was to be obedient and to push and to exercise your faith and trust in My wisdom."

"This you have done. I, my friend, will now move the rock."

At many times, when we hear a word from God, we tend to use our own intellect to decipher what He wants, when actually what God wants is just simple obedience and faith in Him . . . .

By all means, exercise the faith that moves mountains, but know that it is still God who moves the mountains.

When everything seems to go wrong . . . just P.U.S.H.!

When the job gets you down . . . just P.U.S.H.!

When people don't react the way you think they should . . . just P.U.S.H.!

When your money looks "gone" and the bills are due . . . just P.U.S.H.!

When people just don't understand you . . . Just P.U.S.H.!

P.U.S.H - Pray Until Something Happens!!!!!

God Bless!

<menu>
 

 
 

Kilas Balik

Workshop Menulis
Minggu, 8 dan 15 Oktober 2000

Bagi sebagian orang, menulis bukanlah hal yang sulit, tetapi bagi sebagian besar lain menulis merupakan suatu hal yang tidak gampang. Pekerjaan ini bukan hanya sekedar monopoli sekretaris, jurnalis, novelis, cerpenis, essais maupun profesionalis sejenis, namun juga pekerjaan sehari-hari yang biasa kita lakukan: menulis surat, menulis laporan, chatting icq, dsb.

Hari minggu, 8 dan 15 oktober kemarin, bertempat di Church of St. Bernadette's Parish Centre, Mudika KKIS mengadakan acara Workshop Menulis. Isinya adalah perbincangan sekaligus pelatihan tentang menulis yang dibawakan oleh Ignatius Haryanto.

Hari, demikian nama panggilannya, lulus dari FISIP jurusan Ilmu Komunikasi UI tahun 1994 adalah seorang penulis profesional, juga seorang wartawan, sudah berpengalaman dalam menulis berbagai media massa dan buku.


Materi-materi yang disampaikan dalam acara itu adalah motivasi menulis, teknik dasar menulis, pencarian ide dan penuangannya dalam bentuk tulisan serta pengkritikan suatu tulisan. Metode penyampaian materi cukup menarik. Di samping berdiskusi, Hari bercerita banyak tentang pengalamannya. Tentang temannya, novelis Ayu Utami yang secara tidak terduga sukses dengan Saman-nya; tentang Romo Mangun yang terhitung hampir dua minggu sekali menulis dan tulisan-tulisan kerasnya menentang pemerintahan orde baru; tentang pengalamannya me�ngasong� (istilah para penulis indo dalam men�jual� hasil tulisan mereka); tentang pengalaman melakukan wawancara; tentang penulis Harry Potter; tentang Pramoedya Ananta Toer dan tetraloginya, dsb. Bahkan dukanya pun ada, sempat ditolak oleh suatu media massa�.. k�sian, nggak ding� itu dulu, waktu dia masih pemula.

Tak mau ketinggalan mudikans juga berbagi pengalaman tentang tulis menulis. Tidak dinyana ternyata Anna pernah punya tulisan yang dimuat di majalah Bobo. Stephan pernah nulis tentang science di suatu majalah, Simon pergi ke Mesir gara-gara The fingerprint of Gods, Heru cerita tentang mind mapping dari buku Use Your Head nya Tony Buzan, Hendro tak ketinggalan pengalaman nulis di e-bulletin. :-)
 


Hari juga mengambil contoh bagaimana membuat tulisan tentang service di sebuah bank. Ini menjawab pertanyaan Anna. Dia menjelaskan bahwa dari hal kecil kita bisa menulis sesuatu yang besar dan profesional. Hal kecil yang dimaksud adalah hal-hal dalam keseharian yang seringkali lewat dari pengamatan banyak orang. Misalnya tentang seorang anak kecil yang menabung di bank.

Praktek menulis pertama workshop yang dilakukan adalah penulisan sebuah profile dan mengadakan interview. Peserta membacakan hasil tulisannya, dan ternyata menurut Hari, kita-kita sudah cukup bagus dalam penuturannya �Jadi, untuk apa bikin workshop?� begitu komentarnya. Namun kemudian Hari menjelaskan panjang lebar tentang teknik-teknik interview sekaligus menilai apa yang kurang dalam tulisan-tulisan mudikans.

Dua pertemuan yang telah terlaksana ternyata masih terasa sangat kurang dalam membahas seluk-beluk dan liku-liku tulis-menulis. Ya sudah, acara menulis dilanjutkan pada hari Minggu nanti tanggal 29 Oktober jam 11.00 di classroom 4 lantai 3 Parish Centre, Church of St Bernadette. Bagi mudikan yang belum sempat ikutan, silahkan hadir pada pertemuan terakhir ini, soalnya sehabis itu, Hari harus berkonsentrasi pada thesisnya, sehingga November nanti dia akan lulus jadi Master dari NUS. Kita doakan semoga sukses.

Paduan Suara Mudika Beriring Gitar
Minggu, 22 Oktober

Bila suatu saat kamu mendengar denting gitar dalam sebuah misa di gereja St Bernadette, boleh dipastikan itu adalah mudikan yang sedang koor. Langkah baru yang sedang dicoba: mempersembahkan lagu-lagu paduan suara dengan iringan gitar.

Minggu keempat bulan Oktober kemarin, denting gitar mengiringi lagu pembukaan misa Bahasa Indonesia KKIS, "Saudara, Mari Semua". Nada-nada khas gitar yang dinamis renyah memberi warna hidup pada lagu yang bernuansa gembira itu. Duet gitar Andri - Paul sangat serasi dengan lagu itu.

"Praise Her with A Flower" yang dinyanyikan oleh Bambang dan Fenny berbackground paduan suara mudika melantun mengiringi suasana persembahan. Pas deh, bernuansa teduh romantic. Sedangkan untuk mengiringi kekhidmatan menyambut tubuh Kristus dalam komuni, duet soprano - altois Felis - Juwita dengan merdu menyanyikan "As A Deer" yang semakin menambah dalam nuansa penghayatan kerinduan akan Tuhan, Sang Sumber Hidup.

Lagu penutup adalah "Nafas Iman" yang kemudian disusul tambahan "If", yang keduanya juga ditemani oleh tarian-tarian jemari Andri - Paul menggetarkan dawai-dawai gitar akustik mereka. Hmmm....kapan lagi ya kita coba dengan alat musik dan aransemen lagu yang lebih kaya? Semakin kaya kreatif akan semakin menampakkan ciri khas mudikans yang dinamis. Tentunya bukan untuk jor-joran, bagus-bagusan performance, tetapi lebih kepada ekspresi penuh pribadi yang ingin memberi pelayanan kepada Tuhan, memberikan nuansa hikmat bagi umat yang ingin bersujud penuh hayat.

Vivat Koor Mudika !

<menu>
 

 
 
Jangan Lupa:

Jangan lupa.........Legio Maria
Jam 11.00 tiap minggu ke-2 dan ke-4
Jam 15.00 tiap minggu ke-1,3 dan 5
Tempat: Classroom 4, Parish Centre Level 3, Church of St. Bernadette.
Selengkapnya hubungi Sunny <[email protected]>

Jangan lupa............................mudika ada pendalaman iman.
Tiap hari minggu ke-1, 3 dan ke-5 setiap bulan. Tempatnya di Gereja St. Bernadette, jam 11:00
selengkapnya hubungi Kurniawan <[email protected]>
(Sie Rohani)

Jangan Lupa .......................tiap hari Jumat ada koor.
Tempatnya di ruang koor (choir room) Gereja St. Bernadette, jamnya 19:30.
Kalo bingung, bisa nanya Reni <[email protected]>
(Sie Koor)

Jangan Lupa ........................olahraga biar badan tetap fit dan sehat.
Ada tennis tiap Sabtu ke-2 dan 4, jam 17:00 - 20:00.
Ada badminton tiap Minggu ke-1, 3 dan 5 jam 15:00.
Ada basket tiap Sabtu ke-1, 3 dan 5 jam 08:00.
jangan lupa juga hubungi Heri <[email protected]>
biar nggak tersesat. dan ketinggalan bus. 
(Sie OR )

Jangan Lupa ..........................mudika selalu asyik kegiatannya.
Termasuk yang udah lewat, mau tau ????
Klik aja di sini:
http://members.xoom.com/mudikakkis/news/index.htm
 

<menu>

 

 
Serba-serbi

TIPS : MEMASAK CEPAT

Bagi kalangan orang kerja, memasak adalah sesutu pekerjaan yang sangat menghabiskan waktu. Sebenarnya hal ini tidak selalu benar. Memasaknya sendiri tidak memakan waktu yang banyak, melainkan persiapan untuk memasaknya yang perlu waktu khusus. Oleh karena itu, ada beberapa tips yang mungkin berguna bagi temen-temen. (ini sih sesuai dengan pengalaman gue lho�)

BEBERAPA PERSIAPAN YANG PERLU DIPERHATIKAN
A. Persiapan bumbu-bumbu masak:

  • Bawang putih. 

  • Beli bawang putih yang sudah di blender dan dibungkus dalam plastik. Bisa ditemui di beberapa supermarket seperti NTUC dan Cold Storage. 
  • Bawang merah.

  • Pilih bawang merah yang besar, sehingga menghemat waktu mengupas dan mengirisnya.
  • Cabe dan bumbu-bumbu lainnya

  • Pergunakan blender kalau ingin membuat bumbu atau cabe. Mengulek (istilahnya orang jawa) sangat menghabiskan waktu. Kalau bisa, sekali menggiling sebaiknya dalam jumlah yang cukup banyak dan untuk persediaan beberapa lama. Bumbu ini kemudian disimpan di dalam freezer (kulkas yang atas). Bumbu, cabe dsb tidak akan tahan lama disimpan di kulkas bawah. Mudah sekali berjamur. Bagi yang bekerja dan ingin memasak pada malam harinya, turunkan bumbu ini dari freezer ke bagian kulkas yang bawah di pagi harinya sehingga pada malam harinya, bumbu ini sudah tidak membeku lagi. Ini tidak berlaku bagi yang mempunyai microwave.
B. Persiapan bahan material:
  • Daging

  • Beli daging yang sudah dibersihkan / dipotong sesuai dengan ukuran / boneless (tergantung jenis masakan). 
  • Sayuran

  • Pilihlah sayuran yang segar semua sehingga sayuran tersebut tidak perlu dipilih lagi dan dapat dipotong dengan gunting masak. Untuk sayuran, tidak direkomendasikan untuk disimpan lama di dalam kulkas

    Bersambung......

    (Grace Debby)

<menu>
 
Yang Segera Tambah Umur

1-Nov Iva Tio
3-Nov Evelyne Satyadi
3-Nov Undi Gunawan
4-Nov Buntono 
5-Nov Felicia
6-Nov Agus Sani
6-Nov Yuliana Anie 
6-Nov Angel Seniharja
8-Nov Willy 
8-Nov Gleen Candra Wijaya
8-Nov Vendy M 
11-Nov Michael Rusli 
12-Nov Michael Budhiawan 
12-Nov Monique S E Basuki
14-Nov Candy Racheline 
15-Nov Elsa 
16-Nov Eduard Simon Siauw
17-Nov Kevin Hermanto 
19-Nov Christie Ng 
20-Nov Randy Mandrawan Jusuf
21-Nov Merry Wong 
22-Nov Matias Wellianto 
22-Nov Helga Herawati
24-Nov Darmaja T
24-Nov Fransiska Devi Soemantri
24-Nov Robertus Wahendro Adi 
27-Nov Inge Hastuti Sari
28-Nov Arlene
28-Nov Natalia Oey Sioe Ling
30-Nov Bambang Budi Kusuma
30-Nov Sandy Atmodjo
30-Nov Andreas

Happy Birthday to you!!

<menu>



Any question and suggestion??
E-mail [email protected]

Back to Bulletin Index
Back to Main Page
 

©Mudika-KKIS 1998-2000. All rights reserved.


Hosted by www.Geocities.ws

1