Kilas Balik
29 Juli 2000
Maen basket di St. Bernadette
Kali ini ibu ketua mudika kita pun, Erni, tidak mau ketinggalan untuk
berpartisipasi aktif maen basket di gereja St. Bernadette... Yang biasanya
cuma 5 - 8 orang mudikans saja yang ikutan maen basket, kali ini lebih dari
20 orang yg ikutan loch... ada Philip, Eveline, Wahyu, Hermanto, David (ada
beberapa orang), Barani, Hermawan, Reza, dan masih banyak lagi mudikans
yang jarang muncul - datang bermain.
Saking serunya, semua mudikans enggan berhenti maen - udah satu babak
masih pengen terus maen sampe sekitar jam 11-an. Baru kali ini terlihat
para mudikans begitu antusias ikutan maen basket !!! Makanya, ada
usulan juga kalo dibuat pertandingan persahabatan dengan muda-mudi dari
gereja Kristen laennya....
18 Agustus 2000
Misa kudus � Pesta 25 tahun Imamat Mgr. Batubara
Nyanyi dan makan� itu adalah kesenangan mudikans!!! :o) Apalagi kalo
ada suguhan dinner bersama disusul dengan misa kudus� tentu saja mudikans
pasti pada datang�
Jam setengah delapan sudah banyak mudikans yang datang di rumah tante
Yosephine dan dengan serius berlatih lagu �Many Gifts One Spirit� juga
lagu-lagu tematis lainnya. Kali ini, tidak perlu ditanya lagi � mudikans
datang on time karena hidangan makan malam akan disajikan pada saat pembukaan
(ini hipotesa Kurniawan, kalo acara pertamanya makan malam, sudah pasti mudika
on-time...) ;-b
Setelah makan malam bersama, misa diawali pada jam 8.30pm oleh Mgr.
Batubara dengan ujud ulang tahun ke-25 imamat beliau. Misa ucapan syukur ini
dipersembahkan pula buat dua orang mudikans yang berulang tahun, Dicky
dan Ferdinand.
Mengakhiri acara misa, Dicky dan Ferdinand serta Mgr. Batubara meniup
lilin berkat dan kemudian membagikan tart kepada semua yang hadir... Suatu
pesta misa syukur dan indah buat semua yang hadir... kalo mo liat yang hadir,
bisa melihatnya di photo galery... :o)
20 Agustus 2000
Badminton di Somerset
Tentu kalian sudah mendengar kalo mudikans diundang pertandingan persahabatan
oleh muda-mudi dari gereja Kristen di Singapura bukan ?!? Nah, respon dari
mudikans sungguh-sungguh besar sekali... ini terbukti dengan puluhan mudikans
yang cinta olahraga datang ke Somerset untuk latihan, sekaligus pra kualifikasi
pertandingan pada tanggal 16 September 2000 mendatang.
Rasanya dua lapangan badminton masih kurang dech menampung antusias
mudikans yang menggebu-gebu tersebut... dan rasanya tidak perlu dipertanyakan
lagi donk kalo di pertandingan persabahatan nanti kita mengumpulkan point
terbanyak... ;-b
Buat para pecinta badminton dan volley, segera mendaftar ke saudara
Heri Liem atau Reza Samakoen buat mengikuti pertandingan persahabatan nanti...
Cepetan loch karena akan ada seleksi pemain dan bagi yang belom beruntung
terpilih, menjadi supporter mereka pun tidak kalah menariknya, karena
bisa memanfaatkan kesempatan itu untuk kenalan dengan cewek-cowok dari
gereja laennya.... :-b
03-06 Agustus 2000
Retreat mudika KKIS, St. Francis Xavier Retreat Centre, Hougang
Akhirnya setelah sekian lama kita menunggu-nunggu, datang juga hari
pertama mudikans mengikuti Retreat 2000.
Retret dibuka dengan misa kudus
di gereja St. Bernadette dipimpin langsung oleh Romo Ismartono, SJ selaku
pembimbing. Kemudian mulai hari Jumat malam menginap di St. Francis Xavier
Retreat Centre sampai Minggu siang jam 13:00.
Tema �Spiritualitas Hidup Manusia Modern� sangatlah tepat untuk diambil
dalam retret kali ini. Pas dengan lingkungan yang sedang dihadapi oleh
mudikans dan kebutuhan untuk bisa tumbuh dan berkembang pada masa modern
sekarang ini.
Retret ini juga dihadiri oleh Ibu Bernadette atau sering dipanggil Mbak
Bernie, dosen psikologi UI, yang cukup apik membawakan materi tentang
fenomena-fenomena dalam dunia modern; juga bagaimana sebuah komunitas iman
(faith community) sangat diperlukan untuk membangun sisi lain kebutuhan
manusia yang sempat terkikis oleh ekses-ekses perekonomian global yang semakin
menggejala di akhir abad ini. Komunitas iman akan menguatkan kita menghadapi
tantangan-tantangan globalisasi yang semakin membawa manusia kepada gaya hidup
konsumtif dan peng�hilang�an martabat manusia sebagai manusia.
Sudah sifat mudikans untuk tidak tahan melihat orang mengintip
kamera... ;-p Simon sebagai juru foto menjadi orang terfavorit, karena
selalu dikerubuti banyak mudikans yang ingin bergaya di depannya......
walhasil, empat roll film habis ludes.

Ada banyak hal yang bisa didapat dari retret kita kali ini, dan walaupun
berbeda-beda tiap peserta, most of all, mudikans semakin akrab dan dekat
satu sama lain. Salah satu buktinya, waktu acara terakhir, pada bercucuranlah
air mata dan bergetaranlah hati oleh kehangatan pelukan sebagai ungkapan
kasih :�I give all my heart to you� di antara mudikans.
Juga retret itu sempat dihadiri oleh bapak-bapak dan ibu-ibu KKIS yang
sangat amat mendukung dan memotivasi peserta. Brother John Wong tak
lupa juga berkunjung dan ngobrol dengan kita-kita.
Eh, ada lagi yang bikin berkesan. Makanannya booo, yummy, abis masakan ala
Indo...... empat jempol deh buat tante Margareta yang udah masakin. :-)
Waduh, banyak banget deh yang bisa diceritain waktu retret itu. Abis
berkesan banget sich...!!! Tak lupa juga terima kasih buat semuanya yang
telah berperan serta menyukseskan retret kita.
Ngomong-ngomong, kapan kita retret lagi....???? *^_^*
20 Agustus 2000
Follow-up Retret
Retret Mudika 2000 ternyata tidak hanya
berhenti dengan selesainya acara
di St. Francis Xavier Retreat Centre. Follow-up diselenggarakan di gereja
St. Bernadette untuk semakin menghayati makna retret yang sebenarnya. Dari
sharing beberapa teman, banyak hal dan bentuk yang sudah dan akan dilaksanakan
sebagai perwujudan ketergerakan hati dan implementasi nyata dalam kehidupan
sehari-hari.
Ada yang menjadi lebih bersemangat untuk sharing dan memberi dengan banyak
cara, ada yang mengunjungi dan membantu anak-anak panti asuhan, orang sakit,
dll. Salah satu wujud nyata yang langsung sudah dijalani oleh beberapa
rekan mudika adalah dengan mengunjungi penampungan anak-anak Chen Su Lan
Methodist Children�s Home Singapore.
Latihan Koor Rutin
Tarik nafas......buang........ssssssss..............
Begitulah kira kira latihan pernafasan koor mudika beberapa waktu yang
lalu, ada tambahan latihan vokal di koor mudika. Gimana caranya ambil nafas
pake diafragma, trus gimana cara ngeluarin suara yg benar... pokoknya latihan
koornya jadi makin asyik..........
Cuma kayaknya inventaris mudika mesti nambah.......mesti siap-siap tabung
oksigen waktu buang nafas sampai 20 hitungan, banyak yg hampir kehabisan
nafas........
Tujuan latihan vokal ini, biar koor kita bisa semakin bagus kualitasnya.
Latihan akan bisa lebih berhasil, kalau selalu diawali dengan latihan
vokal ini, atau istilah kerennya "Vokal Isi"; artinya vokal kita bener-bener
disiapin untuk nyanyi dan juga kita lebih konsentrasi, saat latihan ataupun
saat pentas........
Jadi mulai sekarang, setiap latihan koor bakalan ada 10-15 menit vokal
isi dulu (kalau bisa sih waktu nyanyi di gereja, datengnya juga lebih awal,
biar bisa vokal isi dulu..........)
Mudah-mudahan koor mudika bisa semakin bagus kualitasnya
(dan kuantitasnya juga........biar banyak terus yang dateng)
VIVA KOOR MUDIKA...................
20 Agustus 2000
Legio Maria
Info terbaru beredar di mudika bahwa hari Minggu 20 Agustus adalah pertemuan
pertama Legio Maria. Dan dengan begitu, lahirlah satu kelompok karya baru
dalam tubuh mudika kita. Dengan bantuan doa Bunda Maria, Tuhan telah
mengijinkan terbentuknya kelompok ini. Semoga Tuhan selalu melindungi dalam
setiap gerak langkahnya, berjuang bersama Bunda Maria dalam kehidupan dunia
sekarang ini, menginjak �kepala ular� lambang setan dan kejahatan.
Teman-teman yang tertarik untuk ikutan, bisa menghubungi pengurus mudika.
(Reporter: Djoni, Simon, Dicky, Hendro dkk.)
<menu>
|