#15
May 2000 Edition
  
Sekapur Sirih

Bulan Mei,
Gereja Katolik mempersembahkan bulan Mei ini sebagai Bulan Maria, bulan saat devosi-devosi kepada Bunda Yesus dan Bunda kita itu dilakukan secara intensif.
Dalam perjalanan panjang Gereja, Bunda Maria memegang peranan penting dalam peziarahan menuju pada Kerajaan Allah. Doa-doanya selalu kita mohon dan pemberian rahmat Tuhan selalu kita nantikan melaluinya. 

Bulletin kali ini juga mengangkat tema tentang Bunda Maria; terlebih lagi bahwa salah satu hari pada bulan Mei masyarakat international memberikannya sebagai peringatan kepada kaum ibu.

Ya udah, selamat membaca bulletin. Semoga apa yang dipersembahkan kali ini dapat berguna bagi kita semua.

Salam 

('ndro
  
 
MENU 
* 
Sekapur Sirih 
Kilasan Info  
Utama: "Bunda, Di Manakah Engkau?" 
Selamat Hari Ibu 
Yang Udah Lewat, Yang Lagi Trend, Yang Akan Datang 
Jangan Lupa 
Serba-serbi 
Yang Lagi Tambah Umur

*



Kilasan Info


SEJARAH ROSARIO

Doa Rosario adalah doa yang
terbentuk dari perjalanan sejarah
Gereja Katolik yang panjang.

Doa Rosario bagaikan untaian
mawar indah yang kita
persembahkan dengan penuh cinta
kepada Bunda Maria demi Yesus,
Tuhan kita.

            Penggunaan butiran-butiran untuk doa terdapat di hampir semua tradisi agama. Yang paling tua menurut para ahli sejarah adalah dalam agama Hindu, di mana butir-butir tersebut digunakan untuk  mendaraskan doa-doa atau mantra secara berulang-ulang.

           Dalam sejarah umat Kristiani, butiran doa ini sangat umum digunakan oleh para pertapa padang gurun untuk menghitung jumlah doa-doa mereka. Umumnya mereka menggunakan batu-batu kecil yang dirangkai menjadi satu untaian kalung yang besar. Jumlah butiran yang lazim digunakan pada waktu itu adalah 150 butir karena mereka menggunakannya untuk mendaraskan mazmur. Apa yang dilakukan oleh para pertapa ini kemudian menular juga kepada para awam. Tetapi para awam yang tidak dapat membaca kitab suci menggunakan butir-butir ini untuk mendaraskan doa Pater Noster (Bapa Kami).

           Doa-doa yang digunakan berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. Di daratan Eropa pada abad ke-7, sejalan dengan makin dicintainya devosi pada Bunda Maria, umat awam mulai menggunakan rosario ini untuk mendaraskan 'Salam Maria'. Baru pada abad ke-11, doa 'Bapa Kami' dan 'Salam Maria' digabungkan menjadi satu kesatuan dengan membagi butiran menjadi 15 dekade. Doa Salam Maria didaraskan pada keseluruhan butiran, dan doa 'Bapa Kami' didaraskan pada butir besar yang diletakkan pada pergantian tiap dekade. Inilah bentuk doa Rosario yang paling awal, yang dikenal juga sebagai doa "Mazmur Maria".

           Perkembangan selanjutnya dari doa Rosario ini tidak terlepas dari peran St. Dominikus yang diakui sebagai tokoh penting devosi Rosario. Pada abad ke-12 dan permulaan abad ke-13, dunia kekristenan terutama di Perancis sedang mengalami gempuran hebat dari aliran bidaah Albigensian. St. Dominikus yang merasa terpukul karena kotbah-kotbahnya tidak mampu mengatasi ajaran bidaah tersebut lalu berpaling kepada Bunda Maria.
Dalam penampakkannya, Bunda Maria menganjurkan St. Dominikus untuk menggunakan "Mazmur Maria" dalam kotbah-kotbahnya sebagai alat untuk melawan gerakan bidaan di masa itu.

           Pada abad ke-15, Beato Alan de la Roche mengembangkan lebih jauh doa Rosario ini menjadi bentuk doa yang lebih maju, yaitu dengan menambahkan perenungan misteri kehidupan Yesus pada setiap awal dekade.
Ia membagi ke-15 dekade Rosario itu menjadi 3 bagian, yaitu peristiwa gembira, sedih, dan mulia. Beato ini juga menganjurkan doa Rosario dalam kelompok, karena ia melihat bahwa doa Rosario dalam kelompok sangat membantu menumbuhkan iman Katolik. Penggunaan perenungan misteri rupanya semakin populer karena membuat doa ini tidak terkesan mekanistis dan sekaligus membantu umat awam yang tidak dapat membaca Injil untuk menghayati kehidupan Kristus secara mendalam.

         Pada tahun 1569, Paus Pius V menetapkan secara resmi penggunaan ke-15 misteri sebagaimana yang digunakan sekarang ini.

           Pada perkembangannya, mungkin demi kepraktisan, Rosario mulai dikenal dalam bentuk 50 butir sebagaimana yang dikenal sekarang ini. Tetapi Rosario 150 butir sekarang juga masih cukup populer di beberapa tempat seperti di Irlandia (Celtic), dan di beberapa ordo seperti Fransiskan, Dominikan, serta tentu saja para rahib.

(Sumber: http://www.katolik.org)

<menu>

  
  

Utama 

Cerpen 

Bunda, Di Manakah Engkau?
 
Hari-hari ini begitu berat kujalani. Bagaimana tidak.....banyak hal yang selalu saja membuat masalah. Tugas-tugas kuliah bertumpuk dan belum satupun yang terselesaikan, belum lagi melihat hasil ujian  yang dominan C dan ooops....ada satu D...... cape...cape deh..... 
Udah deh....nggak tau  gimana ngatasinnya. Pengennya sih misuh-misuh aja......maki-maki nggak karuan. 
 
Ngurusin perlengkapan untuk paskahan........ya ampun hampir saja lupa! ....ini satu lagi kerjaan yang musti diberesin......menyesal juga, mengapa aku manut-manut aja waktu kepilih di seksi perlengkapan, padahal sudah terpampang jelas di mata, kerjaannya berat dan banyak. 

Kemarin, Saviro, teman seangkatanku, sempat menjadi sasaran umpatanku. Rasain....aku sudah benci saja sama dia. Mentang-mentang ketua panitia, kerjaannya menyuruh melulu, nggak melihat orang lagi sibuk. Sempat aku merasa bahwa segala-galanya adalah sia-sia dan ingin meninggalkan semuanya, tapi wah...pengecut sekali jika harus lari. Tapi rasanya sudah tidak ada jalan untuk menyelesaikan semua, sementara waktu-waktu semakin menghimpit dengan teraturnya. 

Novena,.....sudah cape rasanya aku mendaraskan Salam Maria, tapi semuanya sia-sia. Keadaan malah semakin buruk, Tita pacarku malah ngamuk-ngamuk karena saat malam minggu semakin jarang saja kukunjungi. Bagaimana tidak, jadwal novena di gereja jatuhnya malam minggu, sementara hari lain nggak sempat ketemu karena rumahku jauh dengan rumah pacarku. Usul ke pastor paroki supaya jadwalnya di pindah, malah diketawain.....sebel.

Rosario....aduh apalagi yang ini. Doanya panjang banget dan bikin ngantuk. 
Terkadang iri juga mendengar cerita teman-teman tentang terkabulnya doa-doa kepada Maria. Nggak tau deh, apakah Bunda Maria selalu milih-milih? Sudah berkali-kali aku mohon, tapi hasilnya tetap nihil. Bahkan sempat ziarah ke Sendang Sono untuk meminta nilai A, tapi tetep sama, nilai C yang di dapat.
Apakah harus ke Lourdes? ke Guadalupe? Waduh...jauh banget....nggak punya ongkos.
Bunda... bunda....di mana sih engkau ? Mengapa doa-doaku seperti bablas, lenyap tidak terdengar di telingamu?............ Adakah salah permintaan atau salah cara meminta? Atau salah tempat........?

Dulu aku legioner, jadi salah satu perwiranya malah, tapi mengapa ?... mengapa tidak ada satu pun doaku terkabul?
dan saat ini.......entahlah....tidak tahu lagi apa yang musti kukerjakan.... masihkah engkau mendengarku, dan mendoakanku? Hmmm.....tak tahulah, di manakah sebenarnya engkau?
..................................................... 
............................ 
Malam ini sangat dingin, tapi yah....selimut ini cukup menghangatkan tubuhku. Jam dinding masih terdengar berdetak-detak, jam 3 pagi. Tak terasa semalam ini tertidur di sofa ruang tamu, tapi untung ada selimut.......hmm... tapi siapa yang memberiku selimut? Jelas aku tidak mengambilnya, karena tadi aku cape banget sepulang dari rumah Tita, dan duduk-duduk sebentar terus tertidur. 

Ibuku, ya pasti dia. Bapak tidak mungkin, karena Bapak pergi dinas ke luar kota. 
Pasti sekarang Ibu sedang tidur, lebih baik aku ke kamar melanjutkan tidurku, sebelum besok pergi ke gereja. 
Melewati kamar Ibu, ternyata pintu masih terbuka. Kulihat Ibu tertidur pulas, tenang. Sementara patung kecil Bunda Maria masih saja tertata rapi di dekat buffet. Aku teringat ketika sebelum tidur Ibu selalu berdoa di depan patung itu. Ibu memang dekat sekali dengan Bunda Maria, meskipun aku sendiri tidak tahu sampai sedekat apa. Ya..ya.... dulu sewaktu kecil, Ibu selalu menasihatkan kepada kami anak-anaknya bahwa Bunda Maria juga Ibu kami, dia juga selalu mendampingi dan mendoakan kami.
 
Ibu masih tertidur pulas, mungkin kecapean setelah seharian bekerja. Setiap pagi ibu selalu menyiapkan sarapanku. Menanak nasi, menggoreng tempe atau telur juga meramu kopi susu. Terkadang juga membelikan nasi pecel ke Lik Yah tetangga sebelah....sedaaaap.....nasi pecel adalah kesukaanku, apalagi lauknya rempeyek kedelai. Dulu sewaktu masih sekolah, Ibu selalu membangunkanku pagi-pagi supaya lekas mandi dan tidak terlambat. Tapi sekarang tidak lagi, karena aku seringkali kuliah siang hari. 
Juga ibu mencuci baju, di rumah kami memang tidak ada mesin cuci. 
Banyak lagi lainnya....tak tersebut..... memasak....menjahitkan baju....sampai pada belanja kebutuhan keluarga dan semacamnya.... 
 
Ibuku bukan wanita karir. Ibuku adalah Sumiati, lulusan SMA, istri seorang pegawai kantor kecamatan Bangunrejo. Sehari-hari membantu keuangan keluarga dengan membuat beras kencur untuk dijual di warung Mak Karto. Ibuku pandai memasak, jadi kami cukup betah makan di rumah daripada makan di luar, apalagi boleh nambah sesuka-sukanya......Ibuku bisa menjahit, meski hanya dengan jarum, benang dan jari-jarinya, jadi kalau celana robek tidak perlu keluar ke penjahit. 

Oh!.....ternyata aku baru menyadarinya. Banyak hal yang telah diberikan Ibu kepadaku. Seorang yang selama ini kuanggap sebagai yang begitu lemah, ternyata kepadanyalah justru aku berlindung dan mendapat perlindungan. Darinyalah aku mencari hidup dan mendapat penghidupan. Kepadanyalah dulu sering aku berlari ke pelukan ketika Bapak marah menghajarku, dan darinyalah aku kemudian tahu bahwa Bapak mencintaiku dan tidak ingin aku menjadi seorang pencuri dan tukang kelahi. 

Ya...ya.... meskipun Ibu hanya jualan beras kencur, tapi dia sudah menciptakan seorang insinyur, yaitu kakakku. Dan dengan dibantu kakakku, Ibuku sedang menciptakan lagi seorang insinyur, yaitu aku. Nantipun Ibu juga menciptakan seorang dokter, yaitu Bela adikku. 

Ibuku, begitu panjang dan berat beban hidup yang engkau jalani. Aku sendiri, anakmu, sekian lama masih belum juga mengerti akan hal-hal yang seharusnya memang dijalani. Sebuah kesederhanaan, tidak pernah tampak oleh mataku meskipun itu telah menyatu di dirimu. Kegigihan, tak pernah aku sadari, meski itu ada di dalam tulang belulangmu. Kepasrahan,......yah..... itulah yang tidak pernah ada padaku. Kerendahan hati, ini yang aku anggap kelemahan dan kekalahan. 

Ibuku, itukah buah kedekatanmu dengan Bunda Maria, bunda Yesus Tuhanku? ............mungkin kalian begitu dekatnya seperti kedekatanmu dengan Lik Yah tetangga sebelah, sering berbincang-bincang tentang harga-harga lombok yang menaik, atau kencur-kencur pasar yang sering membusuk pada musim-musim penghujan. 
Aku tidak tahu apa yang ada di dalam doamu, tapi yakin pasti ada aku di situ. 

Ibuku..........bukan hanya Bunda Maria yang adalah ibuku, tetapi engkau yang juga adalah Bunda Mariaku. 
Aku sendiri telah menghabiskan banyak waktu dan menguras tenaga  mencari-cari dan memohon, tetapi tidak pernah menyadari penampakan Bunda itu yang nyata di dalam dirimu. 
Mungkin engkau tidak sesuci Bunda itu, tetapi keyakinanku, Tuhan kelak akan menyucikanmu. 
Dan biarlah, pada saat ini aku duduk dan bersimpuh sampai aku tertidur di pangkuanmu seperti waktu kecil dulu. 
Kubiarkan setiap doa-doamu membaluti sekujur tubuhku.......... 

Bunda Maria, sekarang aku mulai mengerti mengapa engkau dipilih Allah. Kemurnianmu, ketulusanmu, kesetiaanmu, keberserahan dirimu............dan dengan begitu Tuhan telah mau menguduskanmu, dan melimpahkan anugerah menjadi ibu.

Bunda Maria....Bunda Yesus Tuhanku, engkaupun juga Bundaku......
..............................................................................................................................................
...............................................................................................................................................
Ave Maria, Gratia Plena,...................................
Dominus Tecum, Benedicta tu..............
.................................................................................
........................................................

Singapore, May, 2000
(Bebet)


 
Selamat Hari Ibu

Hai semua,

Pernah kepikir nggak betapa besar perjuangan dan pengorbanan ibu kita selama kita masih ‘nginap’ di dalam kandungan beliau ??
Hmm.... Pasti semua udah tau yach, tapi mungkin ‘cerita’ di bawah ini dapat lebih memperjelas sehingga membuat kita semakin cinta kepada sang ibu... ? :-)

Sejak sel telur dan sel benih pria ketemu dan terjadi pembuahan, maka terbentuklah suatu kehidupan baru. Nah, normalnya janin ini akan tinggal dan berkembang di dalam rahim ibu selama 266 hari. Banyak sekali perubahan yang terjadi pada tubuh sang ibu, begitu juga akan banyak sekali perkembangan yang terjadi pada sang janin.

Perubahan yang nyata terjadi pada ibu, misalnya: karena adanya janin, rahim yang dalam keadaan normal kira2 sebesar telor ayam (30 gram) akan melar menjadi 1000 gram.  Kebayang nggak tuh berapa puluh kali lipat ?? Karena pembesaran rahim ini, maka kandung kencing ibu menjadi terdesak. Akibatnya sang ibu jadi sering bolak balik pengen ke WC (wah, sengsara khan? Apalagi kalo musim dingin..?:-)  ).  Juga karena pembesaran rahim ke arah atas, kadang-kadang paru-paru ikut ketekan, sehingga ibu bisa agak sesak. Demi memenuhi kebutuhan janin, volume darah ibu bertambah 25% lebih banyak dari keadaan normal.  Ini juga menjadi suatu beban buat kerja jantung ibu -- juga sirkulasi darahnya, dan kadang-kadang mengakibatkan timbulnya varises pada ibu. Metabolisme  tubuh ibu juga meningkat sebanyak 15 - 20 %, sehingga ibu hamil memerlukan gizi yg lebih baik. Karena itu, biasanya berat badan ibu hamil akan naik sebanyak 6.5 - 16.5 kg, rata-rata normal sih 12.5 kg. 

Pada saat hamil, produksi salah satu hormon yg disebut MSH (Melanosit Stimulating Hormone) bertambah, hormon ini fungsinya mengatur pigmen di kulit kita.  Akibatnya akan terjadi penimbunan di kulit ibu hamil, di perut - pipi - dahi - hidung, yang disebut sebagai Cloasma Gravidarum. Juga terbentuknya garis-garis putih kebiru-biruan di perut ibu (Striae Lividae and Striae Albicans). Iiih... kan bisa bikin ibunya jadi jelek... ? :-(

Sedangkan si janinnya santai-santai aja berkembang di dalam rahim ibu. Janin mendapat supply nutrisi dan oksigen melalui placenta (ari-ari) yang menghubungkan si janin dengan ibu. Nutrisi dan oksigen ini ditransport oleh darah. Setelah dipakai oleh janin, zat-zat sisanya seperti karbondioksida dan sisa metabolisme akan dikembalikan lagi ke ibu, juga melalui placenta ini. Nah, dengan nutrisi yg cukup ini, janin akan giat membentuk organ2 tubuh, juga membentuk sistem-sistem yg mengatur fungsi tubuh nya untuk survive di luar rahim nanti.

Banyak sekali komplikasi-komplikasi yg mungkin terjadi pada ibu selama masa kehamilan karena perubahan dan perkembangan tersebut di atas...  Pada awal kehamilan, ibu sering terganggu oleh gejala ‘morning sickness’, yaitu mual dan muntah yang biasanya terjadi pada pagi hari. Ini merupakan gejala yg wajar, tetapi ada keadaan kalau muntahnya berlebihan sehingga ibunya harus mendapatkan penanganan medis. Juga ada suata keadaan yang disebut sebagai "Pre-eklamsia dan Eklamsia", yaitu gejala yg terdiri dari tekanan darah ibu menjadi meningkat, badannya jadi bengkak, pusing, sesak dan pada yg berat bisa terjadi kejang-kejang. Akibatnya sang ibu harus di-opname, dan pada kasus-kasus tertentu terpaksa dilakukan terminasi kehamilan baik secara operasi Sectio Caesarrea atau persalinan normal, tergantung kondisi ibu.

Pengorbanan ibu bukan hanya pada masa kehamilan saja, tetapi juga pada masa persalinan dan sesudah persalinan (masa nifas).  Persalinan normal untuk melahirkan anak pertama biasanya memakan waktu selama 14 - 16.5 jam, dihitung dari pecahnya air ketuban. Bayangkan... Ibu harus susah dan menahan sakit untuk selama itu (hii..... serem)

Betapa banyak tenaga yg diperlukan dalam jangka waktu itu untuk melahirkan. Belom lagi perdarahan yg terjadi, normalnya sih 500 ml.  Tetapi kadang-kadang bisa terjadi perdarahan yg sangat banyak, yang bisa berakibat buruk jika tanpa penanganan yg cepat.

Pada masa nifas, saat tubuh ibu berusaha kembali ke keadaan normal, ibu juga rentan terhadap banyak penyakit. Misalnya infeksi yg terjadi akibat persalinan, sebagai akibat dari penanganan tenaga medis yg kurang memperhatikan teknik septis dan aseptis.

Sebenarnya masih banyak lagi hal2 yg mungkin terjadi pada ibu selama dan setelah kehamilan, yang nggak mungkin diuraikan satu per satu di sini... (bisa jadi kuliah kedokteran deh... he...he... :-) ). 

Tetapi sekarang udah lebih jelas 'kan bagaimana kerasnya perjuangan ibu sampai kita sukses lahir ke dunia ini... ??
Belom lagi kasih, perhatian dan pengorbanan yang diberikan selama membesarkan kita.....
Semoga cerita singkat ini, bisa membuat kita semakin menyayangi dan mengasihi ibu kita.....

Selamat Hari Ibu.... :-)

Cindy Anastasia


<menu>

  
  

YaNG uDaH LeWaT 

Kenalan donk........!!! 

Ini judul acara remaja kita kali ini. Dibawain oleh Okky yang super funky. Melalui acara ini kita-kita yang belon kenal bisa jadi kenal dan lebih tahu satu sama lain........tahu  nggak kesukaan Okky, atau kesukaan Mesa? 
makanya untuk yang belom ikutan, acara bulan depan ikutan dong biar kita saling kenal dan tau satu sama lain. 
Bagus lagi kalo kita bisa berteman akrab.......


Sepenggal kisah di Mac Ritchie

Tanggal 1 Mei kemarin, KKIS dengan sukses menggelar acara paskahan bareng di sebuah danau, eh telaga, eh reservoir (apa bedanya sih...?  :-P ) yang namanya MacRitchie. Banyak sekali pengalaman-pengalaman menarik dari peserta maupun panitia yang merupakan campuran dari Oma Opa, Bapak Ibu, Muda-mudi, remaja remaji (eh...apa ya :-P ), trus anak-anak. 
Acaranya adalah model petualangan dari pos ke pos sambil memecahkan teka-teki yang diberikan pada tiap kelompok.

Ada cerita-cerita lucu juga loh......terutama yang anak-anak.......ada panitia yang agak protes nih.....katanya anak-anak indo sekarang udah nggak bisa nyanyi indo....nah lho.......para ortu.....ini gimana ya...hihihi........
ternyata Anna "McBeal" kita nggak kehilangan akal, jadilah mereka maen baris berbaris ala tentara......tapi nggak pake nyanyi....hehehe...lucu deh.....
malah ada yang minta maen sepedaan segala.

"Sek.......sek..sek...hidung pesek....!!" demikianlah salah satu yel-yel kelompok, dan ternyata banyak sekali yang cukup kreatif menciptakan yel, KKIS emang kaya akan orang-orang kreatif. 
Ada juga yang tersesat......wow.....seru.... 

Ada cerita romantisnya juga loh........
mau denger? Ini salah satu hasil cerita dari salah satu panitia:

"........ Ada lagi cerita oma-oma yg pada dateng bareng...berhubung ogut nggak lagi jaga...jadi sekalian gua temenin aja. Rupanya mereka nggak bisa ikutan jalan santainya..maklum..udah oma-oma stamina udah kagak sekuat yg muda-muda. Jadilah kita jalan-jalan seputar danaunya sambil salah satu oma mengenang masa pacarannya di Mc Ritchie 40 taon yg lalu. Sekarang suami udah tiada..tapi meliat Mc Ritchie..jadi terkenang ama masa-masa indah dulu..cie..

Gua yg nemenin jadi ikutan semangat dengerin ceritanya...yah..sambil nyelutuk-nyelutuk iseng deh seperti biasanya...kali-kali dapat ilmu advance..ha.ha.ha.."

Kalo acara sesudah jalan santai.., kita ada cerita nabi Nuh tuh... acaranya sih cukup mengandalkan kepinteran kita ngelucu aja..

Well..cerita nabi Nuh udah dipelesetin abis-abisan tuh...masa Tuhannya aja berfirman gaya betawi, pasangan binatang yg dibawa jadi ngaco semua..mulai dari pasangan buaya, bebek, cecak, kepiting, udang, dll. setelah diamati ternyata mudika kita banyak sekali yg berbakat merayu..cuman kudu dikasih text aja baru keluar bakat terpendamnya..ha.ha.ha....

ok...ok udah ah...cape kalo cerita terus....kagak ada habisnya....abis seru banget sih.....

Oiya, tema acara itu adalah "Satu Tubuh"......ya...ya....kita dalam KKIS ini memang satu tubuh, satu keluarga, menjalin persatuan dalam iman.

(Special thanks: Anna, juga panitia lain yang udah nyumbang cerita)


YaNG LaGi TReND

Wah...wah....kayaknya bulan ini mudika pada adem ayem deh......nggak ada yang ngetrend banget.
Tapi seperti biasanya....gosip-gosip selalu ngetrend di mana pun berada. Nah gosipnya nih.....tiiit....(sensor).. .nggak ah.....berdosa deh kalo ngegosip mulu........

Oiya, tampaknya pengemar olah raga dimudika semakin meningkat deh, terbukti dengan semakin banyaknya yang mulai ikutan bergabung maen Badminton, Tennis, juga Basket.
Ternyata Propeller (Program Pembakaran Lemak sampai Teler) ala Seksi Olahraga cukup digemari.........

Ada lagi, line dance kita di bawah asuhan Tante Meiske, yang merupakan kegiatan rutin paling gress di mudika sudah menampilkan performancenya di ulang tahunnya St. Bernadette.
Kapan ya tampil lagi meramekan suasana? dateng dong berame-rame biar goyangnya makin asik....... 


YaNG aKaN DaTaNG 

Denger-denger nih, sedang dipersiapkan dengan sangat serius untuk retreat bulan Agustus mendatang. Penyelenggaraan retreatnya bukan main-main.
Ikutin terus kabar-kabar mudika.


<menu>

  
  
Jangan Lupa: 

Jangan lupa................Line Dance 
Tiap hari Selasa, minggu ke-1, 3 dan 5 jam 19:30. 
tempatnya di Parish Hall, Gereja St. Bernadette. 
Selengkapnya hubungi Djoni <[email protected]>
 (Sie Acara)       
                         
Jangan lupa............................mudika ada pendalaman iman. 
Tiap hari minggu ke-1, 3 dan ke-5 setiap bulan. Tempatnya di Gereja St. Bernadette, jam 11:00 
selengkapnya hubungi Kurniawan <[email protected]> 
(Sie Rohani) 

Jangan Lupa .......................tiap hari Jumat ada koor. 
Tempatnya di ruang koor (choir room) Gereja St. Bernadette, jamnya 19:30. 
Kalo bingung, bisa nanya Reni <[email protected]> 
(Sie Koor) 

Jangan Lupa ........................olahraga biar badan tetap fit dan sehat. 
Ada tennis tiap Sabtu ke-2 dan 4, jam 17:00 - 20:00.
Ada badminton tiap minggu ke-1, 3 dan 5 jam 15:00. 
jangan lupa juga hubungi Heri <[email protected]> 
biar nggak tersesat. dan ketinggalan bus.  
(Sie OR ) 

Jangan Lupa ..........................mudika selalu asyik kegiatannya.
Termasuk yang udah lewat, mau tau ????
Klik aja di sini:
http://members.xoom.com/mudikakkis/news/PastIndex.htm 


<menu>

  
  

Serba-serbi 

PENYAKIT I

"Dok, belakangan ini saya sering bermimpi, mimpi ini membuat saya tersiksa.
Saya lari kencang sekali kearah pintu. Lalu saya mendorongnya dengan sekuat tenaga
tetapi pintu itu tidak mau terbuka."
"Apakah pintu itu terkunci ?" kata sang Dokter.
"Tidak," jawab si pasien.
"Atau pintu sebuah Benteng ?" kata Dokternya.
"Tidak." jawab si pasien lagi.
"Pintu Otomatis barangkali ?", kata Dokter dengan semakin penasaran.
"Bukan, Dok, pintu itu biasa-biasa saja, cuma ada tulisannya."
"Tulisan apa ?" tanya Dokter dengan keheranannya.
" Tarik."

PENYAKIT II

Suatu sore, seorang laki-laki tua datang ke tempat praktek dokter.
Setelah berbaring di tempat periksa, ia malah tertidur.
"Apa problem Anda ?" tanya dokter.
"Saya tidak punya kamar."

PENYAKIT III

Pasien : Dok, tolonglah sembuhkan penyakit saya.
Saya sering berjalan di waktu tidur.
Dokter : Ini kotak yang bisa menyelesaikan persoalanmu.
Setiap malam, ketika Anda sudah bersiap untuk tidur keluarkan isi
kotak itu dan taburkan di lantai sekeliling tempat tidurmu.
Pasien : Kotak apa ini, Dok? apakah sejenis serbuk penenang?
Dokter : Bukan. Ini kotak paku payung.

UNTUNG RUGI

Seorang pengembang real estate sedang mempromosikan rumah kepada seorang pembeli.
Pengembang : "Rumah ini memiliki beberapa keuntungan dan kerugian."
Pembeli : "Oh ya? saya ingin tahu dulu apa kerugiannya."
Pengembang : "Di sebelah timur rumah ini ada tempat pembuangan sampah,
di sebelah baratnya ada pabrik cuka, terus di sebelah selatannya ada
pabrik karet dan di sebelah utaranya ada tempat penampungan limbah pabrik."
Pembeli : "Kalau begitu, apa dong keuntungannya?"
Pengembang : "Keuntungannya, anda akan selalu tahu dari arah mana angin bertiup."

(Kiriman Andi)


<menu>

  


Yang Lagi Tambah Umur


Bambang Setiadi Liem 20-May
Berliana Ali 15-May
Felisia Miranti 29-May
Finsenlia Andika 20-May
Grace Utama 14-May
Hanny Widjaja 14-May
Hendra 29-May
Hery Yusman 17-May
Inge Meilani 17-May
Kurniawan Kasudarman 20-May
Lanny Kurnianingrum 13-May
Lucyani Vernita 05-May
Mariana Fuddin 12-May
Mario Arianto Sostarto 08-May
Meike Trisnadi 28-May
Meilani Wibowo 28-May
Melani Widjaja 08-May
Melinda 26-May
Merry Lasar 06-May
Nilarosa Munawar 28-May
Ronald Kertamendala 19-May
Sanny Suriaty Sutanto 16-May
Sony Bartholomeus Djuana 28-May
Sulung 05-May
Suria Winarni 05-May
Weily Ngui 18-May
Weni Setiowati 27-May

Andy Budianto Agung 29-Jun
Angela Setia Oetama 01-Jun
Belinda Wibowo 03-Jun
Budhi Kiu 15-Jun
Budi Poedjoharsono 13-Jun
Catur Widi Darwiyono 08-Jun
Ching Ching 15-Jun
Grace Lucyana 11-Jun
Huseng 16-Jun
Irma Felicia Hardjasatya 27-Jun
Irwan Junardi 04-Jun
Juliana YS Simanjuntak (Umi) 16-Jun
Karel 04-Jun
Klemens Eric Suryana 17-Jun
Kristin 27-Jun
Lily 01-Jun
Marzuki Leonardo 12-Jun
Renny 17-Jun
Robby Eka Wijaya 15-Jun
Rosa Koa 24-Jun
Samantha N.D. 05-Jun
Sugita Lilananda 24-Jun
Tri Widi Darmanto 08-Jun
Yovita 07-Jun
Yunni Husein 07-Jun


Happy Birthday to you!!



<menu>




Any question and suggestion??
E-mail [email protected]


Back to Bulletin Index
Back to Main Page

©Mudika-KKIS 1998-2000. All rights reserved.



Hosted by www.Geocities.ws

1