|
PERTOLONGAN
PERTAMA PADA KECELAKAAN
oleh
: MPA CAKRAWALA
Kegitan petualangan alam bebas seperti panjat tebing, penjelajahan
rimba, caving (susur gua) maupun arung jeram tidak jarang harus
menerima resiko seperti kecelekaan , maka oleh karena itu sangat
di perlukan bagi seorang petualang alam untuk mempelajari dan juga
menguasai PPPK. Pengertian PPPK adalah memberikan
pertolongan, perawatan dan pengobatan yang sifatnya darurat serta
di laksanankan secara cepat dan tepat.
Tujuan PPPK
-
Menyelamatkan
jiwa korban.
-
Meringankan
penderitaan korban. serta mencegah agar cidera tidak
semakin parah.
-
Mempertahankan
daya tahan hingga pertolongan Intensif lebih jauh dapat
di berikan.
Hal hal penting yang harus di perhatikan oleh penolong
-
Usahakan
tetap tenang.
-
Perhatikan
pernapasan dan pendarahan korban (bila ada)
-
Perhatikan
keadaan sekitar korban.
-
Jangan
terburu buru memindahkan korban.
-
Sadarkan
korban untuk tidak putus asa.
-
kumpulkan
keterangan kondisi korban selengkapnya.
-
Bila
keadaan sudah lebih aman segera kirim korban ke petugas
terdekat.
Prinsip PPPK
-
Penolong
mengamankan diri sendiri terlebih dahulu sebelum
bertindak.
-
Amankan
korban dari gangguan sekitar tempat kejadian, sehingga
bebas dari bahaya
-
Tandai
tempat kejadian sehingga orang lain tahu bahwa di tempat
tersebut ada kecelakaan atau bahaya.
-
Usahakan
segera menghubungi tim medis terdekat.
-
Lakukan
tindakan PPPK yang tepat terhadap korban.
Gangguan umum adalah tergangunya fungsi tubuh akibat suatu
kecelakaan.
Macam
gangguan umum tersebut adalah:
A.
Lena atau Collapse.
Terjadinya akibat kurangnya darah yang mengalir ke otak.
- Gejala gejala yang timbul
-
Gejala
subjektif, gejala yang dirasakan oleh penderita yaitu pusing ,
mual, mata berkunang kunang.
-
Gejala
obyektif, gejala yang dilihat oleh si penolong yaiutu muka
pucat, keringat dingin, denyut nadi melemah dan nafas tidak
teratur.
- Cara pertolongannya.
-
Baringkan
penderita dengan kepala lebih rendah dari bagian tubuh dari
yang lainnya.
-
Longgarkan
segala yang menahan tubuhnya untuk memudahkan pernafasannya.
-
Usahakan
agar korban mendapat udara segar.
-
Usahakan
agar tubuh korban tetap hangat.
B.
Shock
Shock adalah suatu keadaan yang timbul di mana sistem peredaran
tubuh terganggu sehingga tidak dapat berfunsi. Alat alat tubuh
akan kehilangan cairan dari zat zat yang diperlukan. akibatnya
fungsi alat alat itupun terganggu.
-Tanda tandanya
-
Kesadaran
penderita menurun.
-
Nadi
berdenyut lebih cepat kemudian melemah dan melambat.
-
Penderita
merasa mual (mau muntah).
-
Kulit
penderita dingin, lembab dan pucat.
-
Nafas
pendek dan kadang kadang tidak teratur.
-
Mata
penderita nampak hampa, pupil melebar, tidak becahaya.
- Pertolongan pada umumnya sebgai berikut :
-
Baringkan
tubuh korban dengan kepala lebih rendah dari bagian tubuh
lainnya, terkecuali jika ternyata terdapat geger otak atau
patah tulang kepala.
-
Tariklah
lidah korban keluar, bersihkan mulut dan hidungnya dari
sumbatan
-
Selimuti
tubuhnya.
-
Hentikan
pendarahan (bila ada).
-
Apa
bila ada tulang yang patah, pasanglah bidai (penyannga)
sebelum ia di bawa kerumah sakit.
Sebenarnya pertolongan terhadap shock harus di sesuaikan dengan
penyebabnya karena shock dapat di sebabkan oleh berbagai hal.
Macam macam penyebab shock antara lain : Ketakutan, Keracunan obat,
Alergi Dan lainnya. :)
|