Ubah Kebiasaan Kecil, Dapat Untung Besar


Tak perlu muluk-muluk menjaga kesehatan. Rutin melakukan beberapa kebiasaan kecil langsung terasa manfaatnya bagi kesehatan!
Agar lebih sehat, Anda perlu diet super sehat dan program olah raga ketat dibawah bimbingan personal trainer? Tidak juga. Banyak kebiasaan kecil dalam kehidupan sehari-hari yang tanpa Anda sadari bermanfaat sangat besar bagi kesehatan. Hanya saja, kita sering meremehkan kebiasaan-kebiasaan itu. Padahal kalau cukup tekun dan rutin menjalankannya, efeknya cukup luar biasa. Mau tahu kebiasaan apa sajakah itu? Mari simak bersama!

Tidur lebih lama – mengurangi berat badan

Menurut penelitian di University of Chicago, tidur sejam lebih awal dari biasanya dapat membantu mengurangi berat badan. Masalahnya kalau kita kurang tidur, kemampuan tubuh memanfaatkan insulin sebagai pembakar glukosa, menurun. Akibatnya glukosa tertumpuk menjadi lemak. Risiko Anda kelebihan lemak semakin tinggi jika tidur kurang dari enam jam semalam. Lama tidur yang iIdea adalah tujuh sampai delapan jam semalam.

Konsumsi makanan yang bervariasi – menjaga kesehatan jangka panjang

“Biasanya kita makan dengan pola yang sama. Sekitar sembilan puluh persen dari waktu makan, dihabiskan untuk makan makanan yang sama,” jelas Ian Marber, penulis buku The Food Doctor In The City (Collins & Brown). “Variasikan makanan bergizi tinggi dalam menu diet, ini menjamin Anda mendapat perlindungan maksimal untuk melawan berbagai penyakit seperti kanker dan jantung. Perbaiki pola makan dengan makan setidaknya satu menu baru setiap bulan. Bisa berupa buah, sayur, biji-bijian atau daging. Kalau perlu rajin-rajinlah baca buku masak untuk mendapat ide baru mengolah dan menyajikan berbagai jenis makanan.”

Loncat-loncat – memperkuat tulang

Menurut National Osteoporosis Society (NOS), generasi usia 20 dan 30-an sekarang berisiko lebih tinggi terkena osteoporosis akibat penipisan tulang, ketimbang generasi sebelumnya. Loncat-loncat di tempat dapat mengurangi risiko tulang rapuh di kemudian hari. Tumbukan yang berulang-ulang merangsang pembentukan tulang baru dan menyebabkan urat yang menempel menarik tulang sehingga membuatnya semakin padat. (Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs www.nos.org.uk).

‘Berdiri’pada bahu – menjaga kesehatan kulit

Cara ini memperbaiki kondisi kulit dan rambut dengan merangsang sistem peredaran darah, jelas Stella Weller, penulis buku Yoga Therapy (Thorsons). Berbaringlah di lantai, bengkokkan lutut ke arah dada secara bergantian. Luruskan salah satu kaki hingga posisi vertikal sambil mengangkat pinggul. Tahan pinggul dengan tangan. Angkat dagu sampai menyentuh dada. Tahan posisi ini selama dua menit, dan bernapaslah seperti biasa.

Konsumsi vitamin C – menjaga kesehatan mata

Jika sebagian besar waktu kerja Anda dihabiskan di depan komputer, Anda perlu mengkonsumsi banyak vitamin C. Vitamin ini dapat menjaga kemudaan mata dan melindungi sel-selnya dari kerusakan akibat sinar ultraviolet. Cara termudah untuk mendapat asupan vitamin C adalah dengan mengkonsumsi jambu biji, paprika merah, pepaya, mangga, nenas atau stroberi yang bisa dibeli di toko-toko swalayan terkemuka. Bisa dimakan bulat-bulat atau dibuat smoothie (sejenis jus yang dicampur susu).

Makan buah apel – menetralisir pengaruh polusi
“Buah apel mengandung pectin, zat yang membantu mengeluarkan racun dari sistem pencernaan,” jelas Marber. Makan sedikitnya sebuah apel setiap hari jika Anda bekerja atau tinggal di daerah yang polusinya tinggi. (Untuk keterangan lebih lanjut, lihat situs www.thefooddoctor.co.uk).

Minum teh – meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Jika Anda termasuk ‘pecandu’ cappuccino atau café latte, coba gantikan dengan teh. Anda tetap bisa merasakan nikmatnya kafein, sekaligus mendapatkan keuntungan karena teh berfungsi sebagai antioksidan. Teh memang dapat menjadi pelindung tubuh terhadap unsur radikal bebas yang bersifat merusak. Sejumlah penelitian menunjukkan teh merupakan sumber antioksidan yang kaya dengan flavonoid. Zat ini berperan penting untuk melawan beberapa sel kanker dan penyakit jantung. Secangkir teh mengandung 200 mg flavonoid (ahli gizi menyarankan untuk mengkonsumsi 400 mg zat ini per hari). Minum tiga cangkir teh sehari selama dua minggu lebih akan meningkatkan kadar flavonoid dalam darah sebesar 25%.

Membersihkan gigi dengan dental floss – melindungi jantung

Membersihkan gigi dengan dental floss setiap hari dapat melindungi gusi dari berbagai penyakit. Penelitian menunjukkan perubahan hormon karena kehamilan atau pil kontrasepsi dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit gusi. Bila penyakit gusi tidak diobati, dapat menyebabkan radang dalam tubuh dan memicu masalah kesehatan yang lebih serius, seperti penyakit jantung dan stroke.

Melakukan flossing sangat penting karena 90% penyakit gusi disebabkan oleh bakteri yang tertinggal di sela-sela gigi. Karena itu lakukan setidaknya sekali sehari agar bakteri terusir dan tidak menyebabkan infeksi. Tidak perlu menyediakan waktu khusus untuk melakukannya, Anda bisa lakukan sambil nonton TV atau saat macet di mobil. Kalau tidak tahu cara menggunakan dental floss, tanyakan dokter gigi Anda.

Rajin mencuci tangan – mencegah flu

Mikroorganisme yang menyebabkan demam dan flu menghuni setiap jengkal permukaan tubuh. Bila ada luka yang terbuka di kulit atau selaput lendir mata, bisa menjadi akses bakteri-bakteri iitu untuk masuk ke dalam tubuh dan menyebabkan infeksi. Karena Anda sering tak sadar mengusap hidung dan matanya, maka perlu sering-sering mencuci tangan. Bila perlu siapkan semangkuk air di meja kerja Anda. Udara kering di kantor karena AC dapat membuat selaput lendir lebih kering dan lebih rentan terhadap serangan kuman penyakit.

Mengubah sikap tubuh – menghindari sakit punggung

Jika Anda lebih sering membawa tas di bahu sebelah kanan, seimbangkan dengan sesekali membawanya di bahu sebelah kiri. Tindakan yang berulang-ulang seperti membawa di satu bahu terus-menerus, dapat menyebabkan kelemahan otot dan mengganggu keseimbangan tubuh, hingga mengakibatkan sakit punggung. Atau kalau Anda selalu duduk dengan kaki menyilang, cobalah duduk dengan kedua kaki menapak di lantai (untuk keterangan lebih lanjut silakan tengok situs www.stat.org.uk).

Relaksasi lima belas menit – menurunkan tekanan darah

Coba berlatih relaksasi selama lima belas menit setiap hari, saran Dr. Herbert Benson, profesor Fakultas Kedokteran di Harvard University yang menulis buku Timeless Healing (Simon & Schuster). Penelitian Benson membuktikan relaksasi dapat mengurangi tekanan darah, melancarkan pernapasan dan detak jantung. Untuk jangka panjang, relaksasi baik sekali untuk mencegah stres. Berikut beberapa cara relaksasi yang cukup mudah dilakukan:

  • Pilih sebuah kata dengan konotasi menenangkan, misalnya kata “tenang”,
    ‘rileks’ atau ‘cinta’.
  • Duduk diam di tempat yang tenang.
  • Tutup mata dan kendurkan otot tubuh perlahan-lahan.
  • Tarik napas pelan-pelan, ulangi kata yang tadi Anda pilih dalam hati.
  • Buang jauh-jauh pikiran lain, fokuskan pikiran pada kata tadi sambil mengulanginya terus-menerus.
  • Tetap rileks dan tahan selama lima belas menit.

Bersikap ramah – memperkuat sistem kekebalan tubuh

Menurut para psikolog, bersikap baik akan membuat Anda lebih mudah beradaptasi dengan lingkungan. Keadaan psikologis ini secara tak langsung dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. “Perubahan aktivitas sel otak karena sejumlah aksi mempengaruhi sel-sel lain dalam tubuh,” jelas Dr. Candace Pert, penulis buku Molecules of Emotion (Pocket Books).

Konsumsi protein – meningkatkan energi

“Protein merangsang zat dopamine dalam otak. Zat inilah yang membuat kita tetap waspada,” jelas Debra Waterhouse, penulis buku From Tired to Inspired (Thorsons). Jadi tingkatkan kemampuan otak dengan makan protein saat makan siang, bisa berupa chicken sandwich atau salad tuna

 

Hosted by www.Geocities.ws

1