WAHYU 5
KEKAFIRAN
Awaslah! Kamu ini adalah orang-orang (yang melanggar larangan), kamu sahajalah yang suka (dan percayakan mereka, sedang mereka tidak suka
kepada kamu. Kamu juga beriman kepada
segala Kitab Allah (sedang mereka tidak
beriman kepada Al-Quran). (Ali Imran : 119)
Orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak
sekali-kali akan
bersetuju atau suka kepadamu (wahai Muhammad) sehingga engkau menurut agama mereka (yang telah terpesong itu). Katakanlah (kepada mereka): "Sesungguhnya petunjuk Allah (agama Islam itulah
petunjuk yang benar".
Dan demi sesungguhnya jika engkau menurut
kehendak hawa nafsu mereka sesudah
datangnya (wahyu yang memberi) pengetahuan kepadamu (tentang kebenaran), maka tiadalah engkau akan peroleh
dari Allah (sesuatupun)
yang dapat mengawal dan memberi pertolongan
kepada mu. (Al-Baqarah :
120)
Dan mereka
(orang-orang kafir itu) sentiasa memerangi
kamu hingga mereka (mahu) memalingkan
kamu dari agama kamu kalau mereka
sanggup (melakukan yang demikian); dan sesiapa di antara
kamu yang murtad (berpaling tadah) dari agamanya (agama Islam), lalu ia mati
sedang ia tetap kafir, maka
orang-orang yang demikian, rosak binasalah amal usahanya (yang baik) di dunia
dan di akhirat,
dan mereka itulah ahli neraka,
kekal mereka di dalamnya (selama-lamanya).
(Al-Baqarah : 217)
Sesungguhnya orang-orang kafir yang selalu membelanjakan harta mereka untuk menghalangi
(manusia) dari jalan Allah, maka mereka tetap membelanjakannya
kemudian (harta yang dibelanjakan) itu menyebabkan penyesalan kepada mereka, tambahan pula mereka dikalahkan. Dan (ingatlah) orang-orang kafir itu (akhirnya)
dihimpunkan dalam neraka jahanam. (Al-Anfaal :
36)
Mereka sentiasa berusaha hendak memadamkan cahaya Allah (agama
Islam) dengan mulut mereka, sedang Allah tetap menyempurnakan cahayaNya, sekalipun orang-orang kafir tidak suka (akan yang demikian). (As-Saff : 8)
Jangan sekali-kali engkau (wahai Muhammad) terpedaya oleh usaha gerakan orang-orang
yang kafir di dalam negeri (yang membawa keuntungan-keuntungan kepada mereka). (Semuanya) itu hanyalah kesenangan
yang sedikit, (akhirnya akan lenyap),
kemudian tempat kembali mereka neraka Jahannam: dan itulah seburuk-buruk
tempat ketetapan. (Ali Imran :
196-197)
Tidakkah engkau mengetahui (Wahai Muhammad) bahawa Kami telah
menghantarkan Syaitan-syaitan
kepada orang-orang kafir, untuk menggalakkan
mereka mengerjakan perbuatan kufur dan maksiat dengan
bersungguh-sungguh? (Maryam : 83)
Mereka menjadikan pendita-pendita dan ahli-ahli agama mereka sebagai pendidik-pendidik selain dari Allah, dan juga (mereka
mempertuhankan) Al-Masih ibni Maryam, padahal
mereka tidak diperintahkan melainkan untuk menyembah Tuhan Yang Maha Esa; tiada Tuhan
(yang berhak disembah) melainkan Dia. Maha Suci Allah dari apa yang mereka
sekutukan. (At-Taubah : 31)
Kedegilan Orang Kafir
Dan apabila
dikatakan kepada mereka" Turutlah akan apa yang telah
diturunkan oleh Allah"
mereka menjawab: "(Tidak), bahkan kami (hanya) menurut
apa yang kami dapati datuk nenek
kami melakukannya". Patutkah (mereka menurutnya) sekalipun datuk neneknya itu tidak faham
sesuatu (apa
pun tentang perkara-perkara
agama), dan tidak pula mendapat petunjuk hidayah (dari Allah)? (Al-Baqarah :
170)
Dan apabila
dikatakan kepada mereka: "Marilah menurut kepada apa yang telah diturunkan oleh Allah (Al-Quran), dan kepada
RasulNya (yang menyampaikannya)",
mereka menjawab: "Cukuplah bagi kami
apa yang kami dapati datuk nenek
kami mengerjakannya". Adakah (mereka akan menurut
juga) sekalipun datuk nenek mereka
tidak mengetahui apa-apa dan tidak
pula mendapat hidayah petunjuk? (Al-Maidah : 104)
Rasul itu berkata: "Adakah (kamu akan menurut
juga mereka) walaupun aku membawa
kepada kamu agama yang lebih jelas hidayah
petunjuknya daripada jalan agama yang kamu dapati datuk nenek
kamu menurutnya?" Mereka menjawab: "Sesungguhnya kami tetap mengingkari apa yang kamu diutuskan
membawanya". (Al-Zuhruf : 24)
Atau adakah engkau menyangka bahawa kebanyakan mereka mendengar atau memahami (apa yang engkau
sampaikan kepada mereka)? Mereka hanyalah seperti binatang ternak, bahkan (bawaan) mereka lebih sesat
lagi. (Al-Furqan : 44)