|
1. Orang yang mazhlum (teraniaya) boleh menceritakan dan mengadukan
kezaliman orang yang menzhaliminya kepada seorang penguasa atau hakim atau
kepada orang yang berwenang memutuskan suatu perkara dalam rangka menuntut
haknya.
2. Meminta bantuan untuk menyingkirkan kemungkaran dan agar orang yang
berbuat maksiat kembali ke jalan yang benar. Pembolehan ini dalam rangka
isti'anah (minta tolong) untuk mencegah kemungkaran dan mengembalikan
orang yang bermaksiat ke jalan yang hak. Selain itu ini juga merupakan
kewajiban manusia untuk ber-amar ma'ruf nahi munkar. Setiap muslim harus
saling bantu membantu menegakkan kebenaran dan meluruskan jalan
orang-orang yang menyimpang dari hukum-hukum Allah, hingga nyata garis
perbedaan antara yang haq dan yang bathil.
3. Istifta' (meminta fatwa) akan sesuatu hal. Walaupun kita diperbolehkan
menceritakan keburukan seseorang untuk meminta fatwa, untuk lebih
berhati-hati, ada baiknya kita hanya menyebutkan keburukan orang lain
sesuai yang ingin kita adukan, tidak lebih.
4. Memperingatkan kaum muslimin dari beberapa kejahatan cth: Apabila kita
melihat seorang penuntut ilmu agama belajar kepada seseorang yang fasik
atau ahli bid'ah dan kita khawatir terhadap bahaya yang akan menimpanya.
Maka kita wajib menasehati dengan cara menjelaskan sifat dan keadaan guru
tersebut dengan tujuan untuk kebaikan semata.
5. Menceritakan kepada khalayak tentang seseorang yang berbuat fasik atau
bid'ah seperti, minum-minuman keras, menyita harta orang secara paksa,
memungut pajak liar atau perkara-perkara bathil lainnya. Ketika
menceritakan keburukan itu kita tidak boleh menambah-nambahinya dan
sepanjang niat kita dalam melakukan hal itu hanya untuk kebaikan
6. Bila seseorang telah dikenal dengan julukan si pincang, si pendek, si
bisu, si buta, atau sebagainya, maka kita boleh memanggilnya dengan
julukan di atas agar orang lain langsung mengerti. Tetapi jika tujuannya
untuk menghina, maka haram hukumnya. Jika ia mempunyai nama lain yang
lebih baik, maka lebih baik memanggilnya dengan nama lain tersebut.
kemuka
depan
|