Zoogeografi Kebun Binatang Surabaya


Pengantar Materi

 

            Biogeografi adalah merupakan suatu ilmu yang mempelajari persebaran makhluk hidup di dunia, terbagi atas dua yaitu Fitogeografi dan Zoogeografi. Fitogeografi adalah ilmu yang mempelajari tentang persebaran tumbuhan di dunia, sedangkan Zoogeografi adalah ilmu yang mempelajari tentang persebaran hewan di dunia.

 

Maksud dan Tujuan Laporan

 

            Adapun maksud dari penyusunan laporan ini adalah untuk mengetahui persebaran hewan yang ada di kebun Binatang Surabaya dengan yang ada di dunia maupun di Indonesia, dimana persebaran di Indonesia dengan ciri khas daerah Oriental di bagian barat dan daerah Australian di bagian timur serta Peralihan di bagian tengan.

            Sedangkan Tujuan dari penyusunan laporan ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas dan persyaratan untuk dapat mengikuti Evaluasi Belajar Tahap Akhir di SMU Negeri 3 Surabaya.

 

Metode Pengumpulan Data

 

            Dalam menyusun laporan pengamatan ini, kami memperoleh data melalui berbagai macam metode penelitian, yaitu :

a. Studi Kepustakaan

            Yaitu suatu usaha untuk memperoleh informasi melalui buku-buku atau literatur dari buku-buku yang sudah diakui kebenarannya. Melalui metode ini kami memperoleh teori-teori yang mendasar dalam setiap pembahasan.

b. Studi Lapangan

            Dalam studi lapangan ini kami menggunakan teknik pengumpulan data, yaitu :

1. Observasi

            Dalam hal ini, kami mengadakan observasi ke Kebun Binatang Surabaya.

2. Interview

            Dalam hal ini, kami mengadakan interview kepada beberapa pihak yang kami anggap perlu.

3. Questionaire

            Dalam hal ini, kami telah memberikan angket isian yang diberikan kepada anggota kami sendiri.

4. Dokumentasi

            Dalam hal ini, kami telah mendokumentasikan apa yang telah kami amati.

 

Sistematika Laporan

 

            Untuk mempermudah dalam memahami isi laporan pengamatan ini, maka kami sengaja menyajikannya dengan membagi ke dalam beberapa bab, yaitu :

BAB  1 : Berisi tentang Pendahuluan, Pengantar Materi, Maksud dan Tujuan Laporan, Metode Pengumpulan Data, Sistematika Laopran dan Sekilas Tentang Kebun Binatang Surabaya.

BAB 2 : Berisi tentang Hasil Pengamatan, yaitu merupakan poko daripada laporan ini.

BAB 3 : Berisi Penutup, Kesimpulan, Saran-saran.

 

Sekilas Tentang Kebun Binatang Surabaya

 

            Kebun Binatang Surabaya didirikan pada 31 Agustus 1916 oleh Mr. H. F. Komer seorang jurnalis dari Belanda dimana lokasi pertama adalah di Kaliondo. 28 September 1917 Kebun Binatang Surabaya dipindah ke Jalan Grudo. April 1918 merupakan pertamakalinya Kebun Binatang Surabaya dibuka untuk umum. Pada tahun 1920, J. V. A. Stoomtrain menawarkan lahan di Darmo seluas 30.500 Meter persegi. Pada tahun 1939 luas Kebun Binatang Surabaya meningkat menjadi 15 Hektar. Pada 15 Januari 1953, Kebun Binatang Surabaya dipegang oleh Pemerintah Republik Indonesia hingga sekarang.

 

Lanjut :

Hewan Jenis Australia

Hewan Jenis Ethiopia

Hewan Jenis Nearktik

Hewan Jenis Neotropik

Hewan Jenis Palearktik

Hewan Jenis Oiental

Hewan Indonesia Bagian Barat

Hewan Indonesia Bagian Timur

Hewan Indonesia Peralihan


Teamworks :

1.           Andhini Syuhni A. (4)

2.           Hendra Priya K. (16)

3.           Meti Indrianingrum (21)

4.           Mikail Budi Suryanto (22)  [Ketua]

5.           Reddy Satrio (32)

6.           Ummu Farikha (42)

 


Kembali ke MainPage

Hosted by www.Geocities.ws

1