|
Dikutip
dari Harian Waspada,
14 Agustus 2001
|
Medan
(Waspada)
Muhammad Taufik Kiemas, suami Presiden
Megawati Soekarnoputri memberikan
sumbangan kepada Karno Sembiring, bekas
pelayan pesanggrahan tempat pengasingan
Bung Karno di Lau Gumba, Berastagi,
Kabupaten Karo.
Sumbangan
sebesar puluhan juta rupiah dalam bentuk
deposito diserahkan Nuah Torong (anggota
DPR-RI) dan Alexander Tore alias Beng
selaku utusan khusus Taufik Kiemas kepada
Karno Sembiring di rumahnya Jl. Kapten
Muslim Gg. Sidomulyo Medan, Senin (13/8).
Turut
menyaksikan pemberian sumbangan pengurus
PDI-Perjuangan Cabang Tanah Karo
masing-masing Riswati anak Karno, Tenang
Torong dan Tampak Tuah Ginting.
Menjawab
pertanyaan wartawan, Karno Sembiring sudah
berusia 90 tahun ini mengatakan, sumbangan
tersebut akan dimanfaatkannya untuk hari
tuanya. Dia mengucapkan terimakasih
sebesar-besarnya kepada Taufik Kiemas dan
tetap berdoa semoga Megawati sukses
menjalankan tugas-tugas negara dan
menyelesaikan permasalahan bangsa
Indonesia.
Menurut
Karno Sembiring, dia melayanai Bung Karno
ketika diasingkan Belanda di pesanggrahan
Lau Gumba, Berastagi tahun 1948. Karno
Sembiring keturunan Jawa karena merantau
ke Tanah Karo mendapat marga Sembiring
mengatakan, dia bekerja di pesanggrahan
tempat Bung Karno ditahan ketika berusia
30 tahun. Hendak
Diracun Karno
Sembiring menceritakan kisah pernah
dialaminya ketika melayani Bung Karno.
Pernah kejadian, orang Belanda yang
menjaga pesanggrahan tersebut menyuruh
Karno Sembiring memberikan cairan sejenis
minyak tanah seolah-olah air agar diminum
Bung Karno, dengan tujuan Bung Karno sakit
dan meninggal di rumah pengasingan. Tetapi
Karno Sembiring tidak mau melaksanakannya,
namun sang Belanda tetap merayu dan
membujuk Karno Sembiring agar selanjutnya
menyerahkan minuman yang sudah diracuni
kepada Bung Karno. Tetapi Karno Sembiring
tetap tidak mau, mengakibatkan Karno
Sembiring didamprat dan diancam akan
diberhentikan dari pekerjaannya. "Itulah
kenangan yang tidak bisa saya lupakan, dan
saya tidak mau, karena Bung Karno adalah
bapak Proklamator Kemerdekaan RI,"
tegasnya bersemangat. Karno
Sembiring sekarang menjalani sisa hidupnya
di rumahnya dengan empat anak sudah
berumahtangga. (m08)
|