|
Berastagi
(Waspada)
Puluhan finalis Putri Sumatera 2001, bersama rombongan mengunjungi pabrik pengolahan marquisa Pyramid Unta, Berastagi Jumat (6/4). Bagi pengusaha dan karyawan pabrik Pyramid Unta, kunjungan para finalis utusan dari berbagai daera di Sumut tersebut dinilai suatu kehormatan, karena tidak biasanya pabrik tersebut dikunjungi, terlebih sebagai finalis Putri Sumatera.
''Umumnya yang berkunjung ke pabrik ini adalah tamu pemerintah daerah dan orang yang berkaitan dengan masalah pertanian. Namun kali ini yang datang adalah orang-orang yang berkaitan dengan kecantikan. Tentunya itu merupakan kehormatan tersendiri bagi kami,'' ujar Drs Linggem Sinuhaji, manajer pabrik marquisa Pyramid Unta Berastagi.
Pimpinan rombongan Muhammad Hidayat, menyebutkan, mereka memilih berkunjung ke pabrik itu karena minuman jus marquisa Pyramid Unta Berastagi cukup dikenal, namun pabrik pengolahannya belum pernah mereka dikunjungi, sehingga dia merasa perlu melihat secara langsung proses pengolahannya.
Suwandi Onggo, Dirut Pyramid Unta, memberikan penjelasan seputar proses produksi minuman tersebut. Setelah mendapat penjelasan dari pimpinan perusahaan tersebut, rombongan finalis Putri Sumatera berkesampatan melihat langsung proses pembuatan jus yang cukup diminati masyarakat itu.
Disebutkan, proses minuman jus tersebut cukup simpel, namun harus mengutamakan kebersihan agar tidak terkena bakteri. Jus tersebut sangat sensitif terhadap air mentah dan bila bercampur maka sarinya akan cepat membusuk dan dalam waktu singkat tempat penyimpanan akan meledak.
Minuman jus produksi Pyramid Unta tidak saja dipasarkan dalam negeri, tapi telah menembus pasaran luar negeri seperti Malaysia, Singapura dan Inggris. Saat ini, pihak perusahaan tengah menjajaki pasaran Amerika.
(a25)
|