|
Dikutip
dari Harian Waspada,
08 November 2001
|
BERASTAGI (Waspada)
Kota Berastagi selama empat hari mulai Kamis (8/11) hari ini akan berpesta. Kota tujuan wisata itu menggelar Pesta Mejuah-juah, Pesta Bunga dan Pesta Buah. Pembukaannya langsung dilakukan Gubernur Sumatera Utara HT.Rizal Nurdin di Open Stage Berastagi.
Tiga pesta akbar itu, kata Drs Ngadep Tarigan selaku ketua panitia, adalah even pariwisata yang pelaksanaannya dilaksanakan setiap tahun dengan waktu yang berbeda. "Tiga tahun terakhir ini even yang sudah menjadi kalender Pariwisata Sumut itu terhenti. Penyebabnya akibat krisis moneter yang berkepanjangan," katanya yang saat itu didampingi Kadis Pariwisata T.Karo Maja Wijaya Ginting, SH.
Menurut Kabag Humas Pemkab T.Karo Asli Pinem, SH, Rabu (7/11) even yang diharapkan dapat mengundang wisatawan datang ke kota berhawa dingin itu ditutup tanggal 11 November 2001.
Pesta budaya Mejuah-juah, pesta bunga dan pesta buah itu nantinya dimeriahkan oleh berbagai atraksi budaya, baik berupa perlombaan maupun hiburan khusus untuk pengunjung yang datang ke kota turis Berastagi.
Berbagai perlombaan seperti, lomba pawai, sado hias dan atraksi penunggang kuda serta pameran seni budaya, pameran hasil pertanian Karo, lomba tulis aksara Karo dan lainnya akan memeriahkan tiga pesta itu.
Selain itu ada juga lomba merangkai bunga anggrek, lomba stand pameran, lomba foto obyek wisata dan lomba tanaman hias.
Tiga pesta ini, kata Tarigan, walaupun sekarang dijadikan satu sedang dulunya berbeda waktunya, masih relevan, karena mempunyai keterikatan yang tidak jauh bedanya.
Di Open Stage Pesta Mejuah-juah Berastagi, persiapan menyambut ketiga pesta itu nampak sudah rampung. Di depan jalan masuk open stage berdiri bangunan tempat penerimaan pawai, sedang di dalam lokasi dibangun beberapa stand pameran budaya, bunga-bungaan, buah-buahan dan hasil industri kecil. Untuk acara pembukaan, Pemkab Karo telah menyediakan dua
lokasi.(cpt)
|