Rumah Adat Karo

Ke halaman depanTentang KamiLayanan KamiHubungi KamiEmail GratisRuang NgobrolMilis TanahkaroDownload ProgramLinks

 

Garda Banper Laksanakan Lintas Medan Gerilya
Perjuangan Bung Karno di Tanah Karo 

Dikutip dari Harian SIB, 24 Juli 2001

 

Medan (SIB) 

Mengenang lintas route medan gerilya yang ditelusuri para laskar rakyat Tentara Keamanan Rakyat (TKR) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) mempertahankan tanah air Indonesia sekaligus merebut kemerdekaan Indonesia, Gerakan Pemuda Banteng Perjuangan (Garda Banper) Sumatera Utara akan melaksanakan kegiatan lintas gerilya di Tanah Karo. Kegiatan yang akan diikuti pelajar, mahasiswa, pemuda dan masyarakat umum sengaja dilaksanakan di Tanah Karo ini karena daerah bumi turang tersebut menyimpan catatan emas sejarah perjuangan bangsa. Hal ini ditegaskan Sekretaris Panitia Drs Sabdan Tabero kepada SIB, Minggu di Medan.

Dikatakan Drs Sabdan Tabero yang juga Wakil Ketua DPD Garda Banper Sumut, kegiatan rute gerilya yang akan dilaksanakan 12 Agustus 2001 ini berkaitan dengan ulang tahun kemerdekaan RI ke-56, 17 Agustus 2001 sekaligus ulangtahun Garda Banper Sumut ke-2 merupakan momentum kembali menyampaikan sikap tegas kepda seluruh lapisan masyarakat untuk tetap memperjuangkan kesatuan dan persatuan bangsa. Kegiatan yang bertema "Dengan jiwa dan semangat Proklamasi ‘45 kita tumbuh-kembangkan kesadaran berbangsa dan bernegara dalam wujud Trisakti Kemerdekaan" bertujuan mensosialisasikan ajaran dan perjuangan Bung Karno yang baru diperingati dalam pelaksanaan "Satu abad Bung Karno" baru-baru ini di seluruh Indonesia.

Lintas gerilya yang mengambil rute dari Penatapen; (perbatasan Kabupaten Deli Serdang dan Kabupaten Tanah Karo), Desa Doulu, Desa Raja Berneh, Desa Lau Gumba (rumah tawanan Bung Karo) dan berakhir di Open Stage Berastagi, merupakan tempat kegiatan sejarah Bung Karno maupun para pejuang kemerdekaan yang momental dikenang dan direnungkan sekaligus diimplementasikan dalam hidup berbangsa, bernegara di tengah-tengah masyarakat.

Berkaitan dengan even tersebut, DPD Garda Banper Sumut telah mengintruksikan kepada cabang-cabang di Sumut untuk melaksanakan kegiatan sosial di daerah masing-masing. Seperti kegiatan bakti sosial, olahraga, seni dan budaya yang dilaksanakan 15 Juli 2001 sampai 10 Agustus 2001. Sedangkan puncak perayaan 12 Agustus 2001 dirayakan di Open Stage Berastagi dengan berbagai kegiatan, seperti lucky draw, hiburan rakyat dan tanggal 16 Agustus 2001 akan diserahkan bantuan kepada pengungsi Aceh di Binjai dan Medan, tegas Kahumas panitia Drs Alexander Hr Ginting.

Audensi
Sehubungan dengan rencana kegiatan tersebut, panitia Ketua Ebdi Zuhri Bruttu, Sekretaris : Drs Sabdan Tabero, Wakil Ketua: R Jusuf T BBA, Muh Salam Sembiring, Lancar Siahaan, Bones S SE, Sinarta B ST, Monang Harianja BSc, H Hartati Harefa telah audensi dengan Pjs Eks Kanwil Depdiknas Sumut Drs H Abd Muin Harahap didampingi Drs H Karsito, Parlindungan Sinaga SH, Selasa (17/7) di Medan. Dalam pertemuan tersebut, Abd Muin Harahap cukup mendukung kegiatan tersebut dan kesiapannya melepas peserta lintas gerilya tersebut. Katanya lagi, agar kegiatan tersebut bergaung nasionalis, pihaknya siap mensosialisasikan ke SMU di Tanah Karo. (Rel/A15/l) 

Copyright ©2001 Sibayak.Org
Tanah Karo Simalem Home Page

Hosted by www.Geocities.ws

1