○ 

○ 

○ 

Ertutur
Buku Tamu
Chatting
Forum
Milis Tanah Karo
Milis Berastagi
Milis Kristen Karo
Milis Permata GBKP

 Karo Perspektif
 
 
 

Web GBKP (Deutsch)
Web Portal Karo
Web Berastagi
Web Channel #karo Dalnet

Arsip Berita
Cuaca Kota-kota di Sumut
Daftar Alamat Hotel
Tokoh-tokoh Masyarakat Karo
Artis-artis Top Karo
PESIKAPI
Acara dan Hiburan

Gallery Takasima


Isi Buku Tamu
Lihat 50 Tamu Terakhir
Arsip Buku Tamu 1
Arsip Buku Tamu 2
Arsip Buku Tamu s/d Mei
Arsip Buku Tamu s/d Juli

Home | Index Berita | Forum | Chat | Ertutur | Buku Tamu | Saran


 

Ketua Komisi B DPRD Karo Sion Ginting:
Gedung DPRD Karo Tidak akan Dibangun Sebelum Kasus Pembakarannya Diungkap 

Dikutip dari Harian SIB, 17 Oktober 2001

 

Medan (SIB)

 

Ketua Komisi B DPRD Karo Sion Ginting mengatakan gedung wakil rakyat yang dibakar OTK (orang tak dikenal) tahun lalu tidak akan dibangun kembali sebelum pelakunya diungkap pihak yang berwajib. Polisi diminta segera mengusut tuntas kasus tersebut untuk mencegah kejadian serupa dilakukan pada bangunan yang melayani kepentingan simbol publik.

Hal itu dikemukakan Sion Ginting pada acara dialog dengan Forum Intelektual Peduli Karo (FORINPEKA), Selasa (16/10) di Ruang Sidang Kampus FISIP USU Medan. "Telah ada kesepakatan di antara sesama anggota dewan bahwa gedung rakyat tersebut tidak akan dibangun sebelum pelakunya ditangkap," ujarnya.

"Dalam analisa saya, ada kepentingan hitam yang bermain dalam pembakaran gedung yang menjadi simbol rakyat tersebut. Jadi bisa jadi untuk menggolkan suatu kepentingan orang akan mudah saja membakar bangunan milik umum,"jelasnya.

Untuk itu, ia meminta kasus tersebut diusut tuntas supaya jangan jadi preseden buruk bagi pengembangan demokrasi dan pembangunan di ‘Bumi Turang’. Dengan tegas Ketua Komisi B DPRD Karo dari Fraksi DIP ini menolak keterlibatan partainya dalam pembakaran tersebut.

"Banyak rumor berkembang di masyarakat bahwa PDIP terlibat. Itu tak benar, sejauh ini tak satu pun anggota PDIP mengaku mengetahui pembakaran itu," kata Ginting. Ketika ditanya tentang kemungkinan pelakunya, penduduk Desa Muliarayat Merek itu menduga keterlibatan mafia judi dalam kasus pembakaran tersebut.

Sinyalemen Ginting tentang keterlibatan mafia judi tersebut berdasarkan beberapa indikasi. Antara lain omset judi waktu itu mencapai Rp 500 juta setiap malam, yang harus diselamatkan kesinambungannya. Keanehan yang perlu ditelusuri, mengapa pihak berwajib mengaku tidak tahu menahu, padahal telah dianggarkan Rp 18 juta untuk pengamanan gedung dewan.

Menurut Ginting, akar semua persoalan yang sekarang mengemuka di Tanah Karo adalah pembakaran gedung dewan tersebut. "Saya pesimis masalah-masalah lain seperti, judi, pupuk palsu, KUT dan perambahan hutan dapat selesai jika persoalan ini dibiarkan mengambang," tandasnya.

Turut hadir dalam acara tersebut, antara lain Juru Bicara Forinpeka Drs Bengkel Ginting MSi, Kepala Laboratorium Otonomi Daerah Drs Robinson Sembiring MSi, Drs Anthonius Sitepu MSi, Drs Rasudyn Ginting MSi, Drs Abdi Sitepu MSi, Dosen Senior Dra Nurlela Ketaren, Dra Sabariah Bangun MSi, dan Antropolog Dra Seri Alam Sembiring MSi. (C2/k) 



© 2001 Sibayak Web Development, Inc.

Tanah Karo Simalem Home Page
 
Hosted by www.Geocities.ws

1