|
Dikutip
dari Harian SIB,
08 November 2001
|
Kabanjahe (SIB)
Tingkat pelanggaran dan kecelakaan lalu-lintas di Kabupaten Karo cukup tinggi. Hal ini dikatakan Kapolres Tanah Karo AKBP Drs Misik Natari melalui Kasatlantas Iptu Simon Keliat kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (5/11).
Menurut Kasatlantas Iptu Simon Keliat, selain korban harta benda juga merenggut jiwa seperti terjadi baru-baru ini di Berastagi truk bermuatan puluhan ton kayu menimpa Sibayak Transport yang menewaskan 10 orang, dan 9 luka-luka. Untuk mengantisipasi hal itu sekaligus untuk mengurangi pelanggaran dan kecelakaan lalu-lintas tersebut, pihaknya bekerja sama dengan aparat terkait menerapkan alternatif terbaik.
Lebih lanjut ia menambahkan, salah satu penyebab tingginya kecelakaan disebabkan minimnya rambu-rambu lalu lintas. Berkaitan dengan hal itu, pihaknya telah mengusulkan kepada Pemerintah Kabupaten sebagai instansi yang berwenang untuk pengadaan rambu-rambu lalu lintas agar merealisasikannya, dalam waktu dekat.
Selain itu Iptu Simon Keliat juga mengatakan kondisi jalan dan banyaknya kendaraan yang ada di Bumi Turang juga merupakan faktor penyebab kesemrautan lalu-luntas khususnya di Kabanjahe dan Berastagi. Ia mengharapkan kepada para pengemudi bus angkutan umum agar selalu mematuhi batas angkut penumpang sesuai dengan ketentuan dan jangan sekali-kali mengijinkan penumpang naik di atas atap bus. Karena selain menyalahi aturan, juga dapat membahayakan penumpang itu sendiri. Khususnya untuk Kota Kabanjahe, Kasatlantas juga meminta agar trayek angkutan itu dibenahi sehingga tidak tertumpuk pada satu jalur yang mengakibatkan terganggu arus lalu-lintas.
(C6/o)
|