|
Kabanjahe (SIB)
Grosir sembako (sembilan bahan pokok) merek Gunantaras di Jalan Kapten Bangsi Sembiring di Kabanjahe, jadi sasaran 7 perampok. Salah seorang dari mereka adalah oknum TNI-AD. Peristiwa yang menggemparkan warga kota dingin itu terjadi sekira pukul 23.00 WIB Senin ketika pengusaha toko grosir sembako itu, Chandra mulai menutup tokonya.
Chandra yang dibantu seorang karyawannya, ketika akan menutup toko tersebut didatangi sekira 5 orang tamu tak diundang seraya mengancam dengan senjata tajam. Kelima tersangka yang masing-masing Mis (45), Jup (30), Sih (38), Man (35) dan Yam (41) menyeret korban ke bagian sisi meja dan mengikat serta menyumpal mulutnya. Penjahat memaksa korban menyerahkan uang dan sejumlah barang berharga lainnya di toko itu. Korban digimbal sehingga babak belur akibat melawan dan semula tidak bersedia menyerahkan uang. Akhirnya dengan ancaman klewang, penjahat memperoleh uang kontan sekitar Rp25 juta dan sejumlah rokok yang ditaksir senilai Rp10 juta.
Peristiwa yang terjadi begitu cepat akhirnya dibongkar pihak kepolisian. Perampokan ternyata direncanakan dengan "Skenario" karyawan Chandra sendiri berinitial LM (37) penduduk Desa Sumbul, Kabanjahe. Biasanya mereka akan menutup toko dan menghitung uang sekira pukul 23.00 WIB. LM disebut memberitahu rekannya untuk melakukan perampokan. Sewaktu perampokan, tersangka LM yang masih berada di toko, tidak digimbal oleh tersangka lainnya. Sedangkan tersangka Serma TNI-AD SD anggota Kodim 0205/TK berjaga-jaga di luar saat rekannya melakukan penjarahan.
Polisi ketika menerima laporan korban Chandra juga melihat ada keanehan pada karyawan Chandra bernama LM, sehingga dilakukan pemeriksaan. Ternyata kuat dugaan LM terlibat menjadi tersangka. Polisi mengembangkan penyidikan dan berhasil membongkar sindikat tersebut serta menciduk tersangka lainnya sekira 20 jam setelah peristiwa pada Selasa (30/01) malam di tempat terpisah. Tersangka Mis diciduk di kediamannya Desa Jaranguda Berastagi, Jup Sih, Man dan Yam di Desa Jati, Dalam dan Ganjang Kecamatan Sei Bamban Deli Serdang. Sedangkan Serma SD ditangkap POM di Desa Tigapanah, Tanah Karo kini meringkuk di tahanan POM Kabanjahe. Enam tersangka lainnya ditahan di Mapolres Tanah Karo.
Kapolres Tanah Karo Drs Darmono didampingi Kasat Serse Efendy Sinaga, kepada wartawan di ruang kerjanya, Kamis (01/02) membenarkan peristiwa perampokan tersebut dan tersangka telah ditangkap dan ditahan.
(D5/B-4/n)
|