Rumah Adat Karo

Beri Komentar & Saran Anda Tentang Halaman Ini

Ke halaman depanTentang KamiLayanan KamiHubungi KamiEmail GratisRuang NgobrolMilis TanahkaroDownload ProgramLinks

 

Kadis PKT Karo:
Dam Nodi MbalMbal Petarum Guna Stok Air Musim Kemarau

Dikutip dari Harian Berita Sore, 24 April 2001

T.KARO (Berita)

Pembangunan 'DAM' Nodi MbalMbal Petarum di Dusun Rambah Galunggung Kecamatan Lau Balang Kabupaten Karo ungkap Kepala Dinas Perhutanan dan Konservasi Tanah (PKT), Ir Rura Silindung Ginting merupakan suatu usaha untuk stok dan tempat penyimpanan air hujan pada musim kemarau bagi kepentingan masyarakat daerah tersebut. 

Upaya pemerintah Kabupaten Karo dengan menggunakan Dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2000 sebesar Rp 80 juta digunakan untuk pembangunan 'DAM' pengendali pada kawasan (lokasi) seluas 2.000 haktare serta telah selesai dikerjakan oleh Kelompok Tani Penghijau Lau Biru sebagai pelaksana proyek. 

Hal dimaksud dinyatakan Kepala Dinas PKT Karo, Ir Rura Silindung Ginting ketika dikonfirmasi Berita Jumat petang (20/4) seraya menerangkan. 

Dibangunnya proyek itu bertujuan untuk mempersiapkan lokasi persediaan air bagi kebutuhan masyarakat sekitar DAM saat musim kemarau juga untuk kebutuhan hewan ternak plus penyediaan air tanah, menahan erosi pada musim penghujan serta dapat difungsikan sebagai daerah rekreasi kolam pancing dengan sistem Silvo Fishery, Silvo Pastor masingmasing Kehutanan Perikanan, Kehutanan Peternakan sebut Rura. 

Kenyataan itu juga dipersiapkan sebagai upaya penyediaan daging dari daerah Kabupaten Karo untuk daerah lain ungkapnya seraya meningatkan, walau potensi seperti itu masih perlu untuk ditingkatkan, yang jelas lokasi dimaksud juga diperuntuk (sekitarnya) sebagai tempat pengembalaan ternak dan sudah selesai dikerjakan Kelompok Tani Penghijauan Lau Biru 100%. 

Lebih jauh diutarakannya, sistem ini boleh juga disebut sebagai teknik pemanenan air hujan yang merupakan cara menampung serta memanfaatkan air hujan dengan optimal serta menghindari kehilangan air sampai sekecil mungkin ucap Rura Silindung dengan memaparkan DAM, Kolam atau Danau buatan yang dibangun berfaedah dimana pada musim penghujan air dapat disimpan demi kebutuhan di musim kemarau. 

Berbicara tentang pemanenan air ungkap Rura menerangkan, bisa juga dengan teknik membangun sebuah ebung disamping berfungsi sbagai pemanenan air hujan. 

Limpasan permukaan air juga untuk tempat resapan yang akan mempertinggi kandungan air tanah. (astar) 

Copyright ©2001 Sibayak.Org
Tanah Karo Simalem Home Page

Hosted by www.Geocities.ws

1