Rumah Adat Karo

Beri Komentar & Saran Anda Tentang Halaman Ini

Ke halaman depanTentang KamiLayanan KamiHubungi KamiEmail GratisRuang NgobrolMilis TanahkaroDownload ProgramLinks

 

Kadisbun Karo, Ir. Ramli Sembiring:
Pohon Cengkeh yang Sakit, Diremisi dengan Antibiotika OTC 

Dikutip dari Harian Berita Sore, 04 April 2001

T.KARO (Berita)

Guna menghindari bahaya serangan penyakit Bakteri Pembuluh Kayu Cengkeh (BPKC) hendaknya pohon cengkeh yang sakit segera diremisi dengan Antibiotika OTC ungkap Kepala Dinas Perkebunan (Kadisbun) Karo Ir Ramli Sembiring melalui Berita dalan tindak lanjut membahas serangan penyakit dimaksud Senin petang (2/4). 

Demikian pula halnya dengan pohon yang langsung berbatas antara pohon terserang penyakit serupa segera dilindungi dengan injeksi OTC sebut Ramli Sembiring seraya menerangkan bahwa tingkat serangan ringan terpencarpencar dan terbatas jangkuannya sehingga masih ada peluang guna membendung perluasan daerah serangan. 

Sedangkan pertanaman cengkeh yang bebas serangan penyakit BPKC, dengan Vektor (Hindola spp) diamati dengan seksama dan teratur. Untuk menemukan cara penanggulangan penyakit yang satu ini, kita harus pula melakukan studi khusus lokal yang mendalam serta detil, meneliti alternatif jenis komoditas, perkebunan serta pola tanam cengkeh yang bertujuan untuk menanggulangi penyakit itu. 

Menurut Ramli, semua komponen yang kompatibel seperti insektisida untuk memberantas sektor, antibiotika untuk BPKC, sanitasi kebun, pembersihan pohon demi mengurangi inokulum BPKC sedangkan pemeliharaan kebun guna untuk mengurangi vektor, meningkatkan kesuburan cengkeh maupun pencegahan masuknya BPKC. 

Menjawab pertanyaan Berita Sembiring mengatakan, penelitian dimaksud sudah termasuk pada program ATA71, sejak beberapa tahun terakhir telah diintensifkan dalam dua tahun belakangan. Sedangkan informasi hasil penelitian telah diperoleh bahkan menunjukkan peluang cukup prospektif bagi pemanfaatan musuh alami guna memberantas Hindola spp dimanan dalam habitat alamnya tanaman cengkeh, peluang juga bagi penanggulangan BPKC dengan Isolat/Strain BPKC non patogenik atau rendah Virulensinya dan sering ikut terisolasi dari jaringan pembuluh kayu cengkeh. 

Lebih jauh diterangkannya, musuh alaminya cengkeh, Parasitoid, Predator untuk Hindola spp dan penelitian juga dilakukan meliputi eksplorasi dilapangan secara teratur, berdasarkan informasi kebeberapa kebun atau daerah cengkeh dengan mengumpulkan materi, efikasi tiap organisme di lakukan di Labouratorium sebagai paket pengendalian penyakit BPKC. (astar)

Copyright ©2001 Sibayak.Org
Tanah Karo Simalem Home Page

Hosted by www.Geocities.ws

1