|
Berastagi, (Analisa)
Mobil tangki BK 8888 EW mengangkut 5 ton minyak tanah untuk distribusi Tanah Karo milik agen Braka Wijaya dibajak orang tak dikenal di Jalan Medan-Belawan, Selasa (24/4). Supir mobil tangki kemudian dipaksa orang tak dikenal itu, memindahkan minyak yang dibawa ke salah satu tempat disediakan, setelah tangki kosong supir disuruh meninggalkan lokasi kembali ke Berastagi.
Braka Wijaya agen minyak tanah di Tanah Karo ketika ditemui wartawan membenarkan kasus pembajakan mobil tangki milikny di Jalan MedanBelawan. Ia mengetahui kejadian, setelah supir K Purba (35) melapor kepadanya.
Kasus pembajakan ini akan dilaporkannya kepada PT Pertamina yang menangani penyaluran minyak tanah di daerah ini. Atas pembajakan itu, para pengecer minyak tanah di Tanah Karo kecewa karena tidak dapat menyalurkan minyak kepada konsumen (pelanggan) di desa desa.
Namun, begitu tidak mempengaruhi para pemakai minyak tanah, karena beberapa pengecer masih mempunyai stok penjualan. Mengantisipasi jangan sampai ada pembajakan lagi, Braka Wijaya minta perlindungan kepada petugas poldasu untuk mengawal mobil tangki miliknya.
Menurut Braka Wijaya, sejak Juni 2000 hingga sekarang sudah enam kali mobil tangki miliknya dibajak orang tak dikenal.
(sri)
|