|
Dikutip
dari Harian Analisa,
17 Januari 2002 |
Berastagi, (Analisa)
Wakapolsekta Berastagi Ipda HM Saragih bersama Kanit Serse Ipda H Panggabean melakukan pelacakan ke hotel-hotel berbintang di daerah itu, untuk mendapatkan informasi atas penculikan terhadap Chin Chin, Christina alias Phing Phing dan Lim Ju Mi atau Lim Ju Kiok, Rabu (16/1).
Pelacakan dilakukan Wakapolsekta bersama Kanit Serse Polsek Berastagi itu, setelah membaca berita Analisa di halaman I terbitan kemarin, "Sekeluarga Warga Medan Diculik OTK Saat Nikmati Tahun Baru di Berastagi."
Namun, setelah menghubungi seluruh hotel berbintang di Berastagi, sejak 31 Desember 2001 sampai 4 Januari 2002 tak ada terdaftar tamu bernama Chin Chin, Christina alias Phing Phing, Lim Ju Mi atau Lim Ju Kiok sebagaimana diberitakan.
Di Hotel GM Panggabean, Kanit Serse Ipda H Panggabean menemukan daftar tamu bernama Vina Vensari (29) bersama 3 wanita Tionghoa terdiri atas dua orang nenek diperkirakan berusia 60 tahun dan seorang lagi berusia 13 tahun (didaftar hanya VV saja).
Mereka masuk ke Hotel tersebut tanggal 31 Desem-ber 2001 membuking kamar No.7 untuk menginap selama 4 hari dan 1 vila untuk tamunya yang akan datang dari Malaysia dengan biaya Rp.5 juta.
Mereka datang ke Berastagi mencarter mobil Opel Blazer dari salah satu rental di Medan, kata Kasir Hotel GM Panggabean Risna beru Pasaribu kepada Kanit Serse Ipda H Panggabean.
Menurut Rio Simanjuntak, Staf FO Hotel GM Panggabean, setelah selama empat hari menginap, Vina Vensari mengaku tak ada uang dan ia menunggu temannya datang dari Singapura. Mereka bersedia membuat perjanjian untuk membayarnya di hadapan petugas polisi.
Mereka minta diantar ke Polsekta Berastagi dan Jumat (4/1) sekitar pukul 10.00 WIB mereka di antar pegawai hotel, tapi setelah sampai di halaman Mapolsekta Berastagi Vina Vensari sekeluarga ditinggalkan oleh pengantarnya dan sejak itulah mereka tak kembali lagi ke hotel.
Kapolsekta Berastagi AKP Drs M Harahap ketika dihubungi Analisa melalui telepon mengatakan, belum ada menerima laporan tentang adanya penculikan satu keluarga warga Medan atau dari pihak hotel sendiri tak melapor. Karena hotel GM Panggabean masuk kawasan hukum Polsek Simpang Empat.
TAK BENAR
Kapolsek mengatakan, dia dibohongi Vina Vensari sekeluarga, Jumat (4/1) pukul 14.00 WIB. Ketika itu, Vina Vensari datang kepadanya melaporkan di salah satu hotel temannya menginap ada dilakukan transaksi penjualan sabu-sabu.
"Tapi ketika itu, pembicaraan Vina Vensari ngelantur sehingga saya tak percaya. Kalau benar Vina Vensari sekeluarga itu yang dimaksud diculik OTK di Berastagi sudah pasti tak benar, mereka penipu", kata Kapolsekta.
Vina Vensari sekeluarga meninggalkan mobil carterannya di hotel. Ketika akan melapor ke Polsekta Berastagi, mereka mengatakan memilih berjalan kaki saja sambil mengenakan pakaian tidur.
Padahal, jarak Polsekta Berastagi dengan Hotel GM Panggabean sekitar 1 kilometer. Guna pengusutan selanjutnya, Kanit Serse Polsekta Berastagi berhasil menemukan barang bukti berupa surat keterangan Vina Vensari dari Kelurahan Sidorejo Medan, sebuah buku catatan harian dan barang-barang serta pakaian masih ditinggalkan di hotel.
(sri)
|